MC-SINJAI,Ratusan Santriwan Santriwati peserta Pekan Olahraga dan Seni antar
Pondok Pesantren (Pospeda) Kab/Kota Se Sulsel mengikuti pembukaan
Pospeda VII tahun 2016 yang di buka Wagub Sulsel, Arifin Nu'mang di
lapangan Asrama Haji Sudiang, Senin (1/8/16).
Seperti halnya kontingen Kab. Sinjai yang turut andil pada kegiatan tersebut dengan mengikutkan peserta sebanyak 24 orang pada 5 (lima) cabang lomba mengikuti acara pembukaan yang diawali defile peserta yang turut di saksikan Kakan Kemenag, Kasubag TU dan Kasi P.D Pontren.
Para atlet yang bermukim di Pondok Pesantren Kab. Sinjai tersebut dengan semangat dan sportifitas yang di embannya akan berlaga selama 3 hari didampingi para official masing- masing lomba.
Kakan Kemenag, H. Mudarak pada kesempatan tersebut mengharapkan seluruh peserta tetap menjaga nama baik Kab. Sinjai dengan tetap menganut sikap santun, sportif, indah dan religius saat bertanding, harapnya.
"Mari kita petik hikmah yang disampaikan oleh Ka Kanwil bahwa sudah saatnya lembagPondok Pesantren memberikan kiprah yang luas, tidak hanya pada pemenuhan tafaqquh fiddin tetapi juga mendidik para santri menjadi manusia yang memiliki akidah serta kuat fisik dan mentalnya" ungkap Mudarak.(Zakaria Ridwan)
Seperti halnya kontingen Kab. Sinjai yang turut andil pada kegiatan tersebut dengan mengikutkan peserta sebanyak 24 orang pada 5 (lima) cabang lomba mengikuti acara pembukaan yang diawali defile peserta yang turut di saksikan Kakan Kemenag, Kasubag TU dan Kasi P.D Pontren.
Para atlet yang bermukim di Pondok Pesantren Kab. Sinjai tersebut dengan semangat dan sportifitas yang di embannya akan berlaga selama 3 hari didampingi para official masing- masing lomba.
Kakan Kemenag, H. Mudarak pada kesempatan tersebut mengharapkan seluruh peserta tetap menjaga nama baik Kab. Sinjai dengan tetap menganut sikap santun, sportif, indah dan religius saat bertanding, harapnya.
"Mari kita petik hikmah yang disampaikan oleh Ka Kanwil bahwa sudah saatnya lembagPondok Pesantren memberikan kiprah yang luas, tidak hanya pada pemenuhan tafaqquh fiddin tetapi juga mendidik para santri menjadi manusia yang memiliki akidah serta kuat fisik dan mentalnya" ungkap Mudarak.(Zakaria Ridwan)


Tidak ada komentar :
Posting Komentar