Trending

Lima desa di Sinjai Keciprat Bantuan Program Transformasi Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

MC-SINJAI, 
Perpustakaan Nasional melalui program Transformasi Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tahun 2021 ini akan memberikan bantuan kepada 5  perpustakaan desa di Kabupaten Sinjai yang menjadi percontohan penerima manfaat dari program tersebut.

Bantuan tersebut nantinya berupa sarana dan prasarana penunjang layanan perpustakaan dan pengembangan kompetensi SDM pengelola Perpustakaan Desa.

Adapun Perpustakaan desa yang menerima bantuan diantaranya desa Saohiring Kecamatan Sinjai Tengah,  desa Kalobba dan Sukamaju Kecamatan Tellulimpoe,  desa Polewali Kecamatan Sinjai Selatan dan desa Barania kecamatan Sinjai Barat. 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sinjai Dr. Mansyur saat ditemui di Ruang Kerjanya,  Senin (31/5/21) mengatakan bahwa fasilitas tersebut sebagai motivasi bagi pengembangan perpustakaan desa untuk bertransformasi layanan yang berbasis inklusi sosial serta meningkatkan kemampuan literasi masyarakat.

"terlebih dahullu kita melakukan evaluasi dan verifikasi cikal bakal perpustakaan desa yang ada disana khususnya tempat dan sarana prasarana lainnya seperti jaringan internet, ini yang menjadi acuan Perpustakaan Nasional untuk memberikan bantuan," jelasnya. 

Lebih lanjut Mantan Sekretaris Diskominfo Sinjai ini menuturkan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat peran perpustakaan desa dalam meningkatkan kualitas SDM di lingkuangan sekitar desa sehingga kemampuan literasi meningkat yang berujung peningkatan kreativitas masyarakat dan kesenjangan informasi.

"Bantuan ini juga merupakan upaya dari bapak Bupati Andi Seto Asapa (ASA)  demi untuk memajukan perpustakaan yang ada di desa sekaligus untuk meningkatkan minat literasi di kalangan masyarakat," tandasnya. 

Sebelum bantuan ini disalurkan para pengelola perpustakaan desa diberikan pelatihan agar nantinya mampu mengelola perpustakaan desa dengan baik sehingga program literasi di desa semakin berkembang. 

Pemkab Sinjai Anggarkan Rp 4,4 Milyar Tiap bulan Untuk Kepesertaan BPJS Kesehatan

MC-SINJAI, 
Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, mengenai kesehatan gratis tetap menjadi prioritas utama dalam pemenuhan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.

Sebab, kesehatan gratis ini dituangkan dalam program unggulan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Sinjai Hj Andi Kartini Ottong, yang terintegrasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sinjai, Andi Muh. Idnan, mengemukakan, perhatian Bupati ASA dalam program layanan kesehatan gratis bagi warga Sinjai memang cukup besar.

Hingga periode Mei 2021, jumlah warga Sinjai yang dibiayai Pemkab Sinjai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebanyak 116.696 jiwa. Sedang tanggungan yang bersumber dari APBN sebanyak 92.483 jiwa.

Dengan begitu, besaran anggaran yang dikeluarkan oleh Pemkab Sinjai untuk tanggungan peserta BPJS setiap bulannya yang mencapai Rp4,4 Miliar lebih itu, diharapkan bernilai manfaat dan dirasakan oleh masyarakat Sinjai.

"Ini menyangkut masalah pelayanan kesehatan sehingga Pak Bupati mengharapkan dengan program BPJS dengan asas kegotongroyongan ini, masyarakat Sinjai dapat terlindungi dengan program ini", ungkap Idnan yang ditemui diruang kerjanya, Senin (31/5/2021)

Salah satu kelebihan Pemkab Sinjai dalam cakupan layanan kesehatan gratis ini adalah statusnya yang telah mengantongi Universal Health Coverage (UHC), sehingga memudahkan masyarakat dalam pengurusan BPJS gratis.

"Anggota keluarga yang belum masuk tanggungan dari peserta sebelumnya tidak perlu lagi menunggu 15 hari baru aktif tapi begitu diterbitkan kartunya maka hari itu pula langsung aktif", jelasnya.

Sementara itu, Bupati ASA menyampaikan, program kesehatan gratis memang menjadi program unggulan sejak di awal pemerintahannya.

Tujuannya, memberi kepastian jaminan kesehatan sebagai salah satu kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap warga Sinjai.

"Komitmen kami tidak boleh lagi ada masyarakat miskin yang tidak memiliki BPJS ataupun tidak terlayani di fasilitas kesehatan (Faskes)", tandasnya.

Selain kepesertaan BPJS yang ditanggung pemerintah, Dinsos Sinjai juga mencatat kepesertaan BPJS kesehatan dari Apartur Sipil Negara (ASN) sebanyak 17.963 jiwa, perangkat desa 1.825 jiwa sedang peserta mandiri 14.257 jiwa.

Musim Tanam April-September, Pupuk di Sinjai Aman

MC-SINJAI, 
Para petani di Kabupaten Sinjai kini melakukan pertanaman padi untuk musim tanam April-September. Dinas Tanaman Pangan,  Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Sinjai pun menjamin ketersediaan pupuk bagi para petani di Bumi Panrita Kitta. 

Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertanian Dinas TPHP Sinjai Hj. Surianti saat ditemui mengatakan bahwa ketersedian pupuk subsidi maupun non subsidi untuk musim tanam  saat ini mencukupi.

"Dengan alokasi pupuk bersubsidi yang kita punya, ketersediaan pupuk petani aman untuk musim tanam April-September pada potensi lahan seluas 16.332 hektar sawah,” katanya saat ditemui di Ruang Kwrjanya,  Senin (31/5/21).

Ia mengungkapkan ketersediaan pupuk di produsen gudang PT Pupuk Kaltim untuk pupuk urea subsidi sebanyak 1.403 ton sedangkan untuk pupuk urea non subsidi ada 52 ton. 

"Untuk pupuk urea yang ada di gudang sebanyak 1.403 ton sedangkan kebutuhan petani untuk luas tanam 16 ribu hektar itu sebanyak 800 ton,  jadi kita masih berlebih, " jelasnya. 

Sementara yang berada di gudang PT. Petrokimia Gresik,  stok pupuk NPK phonska 220,5 ton, pupuk SP -36 sebanyak 220,5 ton,  jenis ZA ada 193,7 ton dan organik 149, 41 ton. Adapun jenis NPK plus non subsidi sebanyak 73,6 ton. 

Lebih lanjut dikatakan,  enam kecamatan di Sinjai yaiu Sinjai Utara,  Bulupoddo,  Sinjai Timur,  Sinjai Tengah,  Tellulimpoe san Sinjai Selatan melakukan penanaman secara serentak, sementara untuk dua kecamatan lainnya yaitu Sinjai Borong dan Sinjai Barat mengalami perlambatan musim tanam. 

"Di Dua kecamatan itu masih ada yang panen saat ini sehingfa satu bulan kedepan baru mulai menanam kembali sehingga jika ada kekurangan pupuk khususnya jenis NPK, kita lakukan realokasi antar kecamatan sehingga kuota untuk dua kecamatan tersebut kita alihkan sementara kuotanya untuk kecamatan lain yang membutuhkan, "ujarnya. 

Surianti berharap kepada para petani untuk bijak menggylunakan pola pemupukan yang berimbang sesuai rekomendasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) RI. 

"Jadi dalam penanaman padi pupuk yang digunakan tidak hanya gunakan pupuk urea tetapi juga digunakan jenis ZA dan NPK, dimana pola tanam untuk satu hektar menggunakan pupuk urea 50 kg,  jenis ZA 100 kg dan NPK 275 kg,  dengan 3 jenis pupuk ini bisa meningkatkan produksi pertanian  kita, " tutupnya.

Hari Lahir Pancasila, Warga Diminta Kibarkan Bendera Merah Putih

MC-SINJAI, 
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menghimbau masyarakat dan instansi perkantoran untuk mengibarkan bendera merah putih selama sehari untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila pada 1 Juni 2021 besok.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Poltik (Kesbangpol) Sinjai, Andi Akbar Juhamran mengatakan, peringatan Harlah Pancasila tahun 2021 tetap berpedoman pada 
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dalam menyambut peringatan ini, Pemkab Sinjai kata Akbar hari ini menghimbau kepada seluruh OPD, dan sekolah untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti dalam rangka bulan bakti pancasila.

"Hari ini yang kita laksanakan kerja bakti dalam rangka bulan bakti hari lahir pancasila, selanjutnya menyampaikan seluruh masyarakat melalui radio suara bersatu untuk menaikkan bendera merah putih besok seharian penuh," ungkap Akbar di Ruang Kerjanya, Senin (31/5/2021).

Akbar juga menginformasikan bahwa upacara Harlah Pancasila itu dapat diikuti dengan menyaksikan siaran langsung dalam jaringan (daring) di akun Youtube BPIP RI.

"Upacara Harlah Pancasila akan diikuti Pemda Sinjai secara virtual dari Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai dengan memakai baju adat," katanya.

Akbar berharap melalui momentum Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Selasa 1 Juni besok, harus dimaknai dengan upaya membangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

"Semangat hari lahir pancasila kita tetap sama-sama menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan dan senantiasa berpedoman dengan nilai-nilai dari pada pancasila sebagai pandangan hidup kita," ujarnya.

Momentum Hari Lansia, Bupati Sinjai Ajak Lansia Basmi Penularan Covid-19

MC-SINJAI, 
Hari ini,  Sabtu (29/5/21) diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang ke 25 tahun. Peringatan HLUN pada tahun ini memiliki nuansa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena sejak tahun 2020 lalu negara kita dilanda pandemi Corona Virus Deases (Covid-19).

Tema kegiatan peringatan HLUN tahun ini adalah “Lanjut Usia Bahagia Bersama Keluarga”. Maksud dari tema tersebut adalah bahwa keluarga merupakan lembaga terkecil yang menjadi tempat persemaian cinta kasih bagi setiap orang. Dari kondisi tersebut, maka orang tua yang menjadi penjuru bagi generasi muda sekaligus panutan.

Terkait hal tersebut,  tak lupa Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA)  mengucapkan selamat hari Lansia kepada seluruh lansia di Indonesia terkhusus yang ada di Kabupaten Sinjai. 

Menurutnya,  para insan lanjut usia harus tetap semangat dalam menjalani hidup dan tetap konsisten dalam menggali potensi yang ada dalam diri para lanjut usia sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk pembangunan Kabupaten Sinjai yang lebih baik. 

"Para insan lanjut usia harus menjadi mentor untuk generasi muda. Tularkan ilmu-ilmu yang dimiliki kepada kaum muda sehingga mereka dapat meneruskan tonggak estafet pembangunan,“ pinta Bupati.

Selaku Kepala Daerah,  ASA berharap potensi yang ada pada lansia akan menjadi media efektif dalam rangka upaya peningkatan bidang kesejahteraan bagi masyarakat lanjut usia di Kabupaten Sinjai. 

Di tengah upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19, Bupati ASA mengharapkan para lansia mensukseskan program vaksinasi yang saat ini gencar dilakukan khususnya di kalangan lansia. 

"Kami apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para lansia yang sudah mengikuti vaksinasi dan tentunya kami berharap yang belum di vaksin,  jangan khawatir dan ragu karena ini untuk kekebalan tubuh dari Covid-19. Apalagi realisasi vaksinasi untuk lansia di Sinjai saat ini masih rendah, " harapnya.

Bupati Sinjai dan DjPb Sulsel Teken MoU, Upaya Peningkatan Pengelolaan Keuangan Lebih Baik

MC-SINJAI, 
Bertempat di Gedung Keuangan Negara II, menjadi titik awal membangun kerjasama dalam pengelolaan keuangan negara baik APBN maupun APBD di wilayah Kabupaten Sinjai. 

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerjasama antara Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan dengan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), Jumat (28/5/21).

Penandatangan MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Selatan ke Sinjai pada tanggal 21 s.d. 22 April 2021.

Dalam pertemuan ini tercetus suatu ide terbaik untuk bersama melakukan upaya peningkatan pengelolaan keuangan baik APBN maupun APBD mulai dari pelaksanaan anggaran hingga pelaporan keuangan. 

MoU kerjasama ini akan digunakan sebagai dasar dalam melakukan langkah-langkah kongkrit mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih baik. 

Dikatakan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Syaiful, MoU merupakan titik awal bagi Kementerian Keuangan yang dalam hal ini Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan dalam memberikan dukungan kepada Kabupaten Sinjai, baik dukungan data maupun percepatan penyaluran Dana Transfer khususnya DAK Fisik dan Dana Desa serta pendampingan peningkatan kualitas laporan pemda.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga akan memberikan perhatian penuh bagi percepatan penyaluran Dana Transfer dengan menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan. 

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga mendukung target Kanwil dalam penyusunan Laporan Statistik Keuangan Pemerintah sebagai kerangka pengambilan kebijakan fiskal dan makro ekonomi melalui penyampaian LKPD secara tepat waktu dalam setiap periode pelaporan”. 

Di tengah pandemi covid, UMKM harus mendapat dukungan dari semua pihak sehingga mampu bertahan. Oleh karena itu, Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Selatan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah salah satunya melalui penyaluran KUR dan Pembiayaan Ultra Mikro. 

Sampai dengan 27 Mei 2021, di Kabupaten Sinjai telah tersalur dana KUR sebesar Rp203,7 miliar untuk 5.458 pelaku UMKM dan Pembiayaan UMi sebesar Rp769 juta untuk 192 pelaku usaha mikro.

Masih dalam kerangka penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, program lain yang mendukung penciptaan kesempatan kerja adalah program padat karya yang disisipkan dalam pokok kebijakan DAK Fisik dalam rangka PC-PEN. Kemudian, prioritas penggunaan Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta earmarked 8% untuk kegiatan penanganan Covid-19.

Sampai dengan 27 Mei 2021 Kabupaten Sinjai telah menyalurkan Dana Desa Rp27,17 Milyar atau 37,21% dari pagu Rp73,03 Miliyar untuk 67 Desa dan DAK Fisik sebesar Rp12,86 Milyar atau 5,49% dari pagu Rp234,17 Milyar.

Perkembangan realisasi DAK Fisik, Dana Desa dan Dana BOS dapat diakses oleh Bapak Bupati beserta jajaran Pemda dan Masyarakat pada Aplikasi MINASATA (Aplikasi Monitoring Dana Desa dan Transfer Daerah), sebuah aplikasi berbasis android yang dapat didownload secara gratis pada Google Play Store.

 "Untuk info ter-update dalam rangka monev dak fisik dan dana desa, telah disiapkan sistem aplikasi yang diberi nama "Minasata" yang berbasis android. Dipersilahkan untuk dimanfaatkan guna mendorong percepatan penyaluran dak fisik dan dana desa", pungkasnya.

Mantap, Sinjai Raih Predikat WTP dari BPK Sulsel

MC-SINJAI, 
Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 kembali diberikan Badan Pemeriksa Keuangan  (BPKP) Republik Indonesia kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Raihan opini WTP ini terungkap dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Tahun 2020 yang dilaksanakan secara daring atau virtual oleh BPK Perwakilan Sulawesi Selatan yang diikuti jajaran Pemkab Sinjai di Ballroom Karaeng Hotel Teraskita Kota Makassar, Jumat (28/5/2021)

Atas opini WTP yang diperoleh Pemkab Sinjai, Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), yang mengikuti langsung penyerahan LHP LKPD ini, menanggapinya dengan sangat bersyukur. 

Pasalnya raihan ini, kata Bupati ASA merupakan bukti bahwa pengelolaan keuangan dibawah kepemimpinannya sangat baik. Apalagi, raihan Opini WTP ini adalah yang ke-5.

"Kami bersyukur kabupaten Sinjai mendapatkan WTP kembali tahun ini untuk yang ke 5 kalinya", ucapnya.

Menurut Bupati ASA, tahun 2020 adalah tahun yang penuh dengan tantangan karena pandemi Covid-19. Banyak perubahan yang harus dilakukan seperti refocusing, perubahan mekanisme dan percepatan pengadaan barang dan jasa untuk penanganan Covid-19.

Namun berkat kerja keras seluruh pihak, jelas Bupati ASA, pengelolaan keuangan tahun 2020 Pemkab Sinjai kembali mendapat pengakuan dari BPK.

 "Dengan banyaknya tantangan Pemkab Sinjai bisa beradaptasi dengan cepat dengan seluruh perubahan perubahan yang ada. Alhamdulillah kita masih bisa mendapatkan WTP", sambungnya.

Tak lupa, Bupati ASA menyampaikan ucapan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Sinjai, sehingga WTP yang ke-5 kalinya kembali bisa diraih.

Turut hadir dalam penyerahan LHP LKPD tahun 2020, Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal, Wakil Bupati Sinjai, Hj Andi Kartini Ottong yang juga ketua tim tindaklanjut, Sekda Sinjai Drs Akbar, Asisten Administrasi Umum Haerani Dahlan.

Selain itu hadir Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, Tamzil Binawan, Inspektur Inspektorat Sinjai, Andi Adeha Syamsuri, Kepala Bappeda Irwan Suaib, Kepala BPKAD Hj Ratnawati Arif, Kepala Bapenda Asdar Amal Darmawan. 

Secara Virtual, Pemkab Sinjai Ikuti Rakor Perizinan Berusaha Sistem OSS

MC-SINJAI, 
Pemerintah Kabupaten Sinjai mengikuti rapat koordinasi virtual via zoom meeting dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau online single submission (OSS).

Dalam rapat ini Bupati Sinjai yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab,  A. Ilham Abubakar didampingi para Staf Ahli Bupati,  Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sinjai Lukman Dahlan dan Pelaksana Tugas Kabag Perekonomian Setdakab A. Tenri Rawe mengikuti rapat ini bertempat di Kantor Bupati Sinjai,  Jumat (28/5/21).

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, untuk memberikan kepastian hukum dalam berusaha dan meningkatkan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha di daerah, maka dikeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah sebagai aturan turunan dari UU Cipta Kerja.

Lanjutnya, Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2021, Pelaku usaha melakukan pendaftaran untuk kegiatan berusaha dengan menginput data melalui sistem Online Single Submission (OSS). OSS merupakan sistem Layanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik (PBTSE).

"Dengan sistem online yang dilaksanakan oleh Kementerian lembaga pusat, di tingkat provinsi maupun kabupaten, perizinan berusaha merupakan bagian dari transformasi ekonomi dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19," jelasnya. 

Selain Menko Perekonomian, Rakor OSS ini juga menghadirkan narasumber Mendagri, Tito Karnavian dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Usai mengikuti rapat, Kepala DPMPTSP Sinjai Lukman Dahlan mengatakan bahwa pelaksnaan perizinan berusaha berbasis risiko mulai diterapkan pada tanggal 2 juli 2021 melalui OSS menjadi kewajiban seluruh pemerintah daerah. 

Dari hasil rapat tersebut lanjut,  Lukman, dijelaskan beberapa hal yang harus dilakukan Pemerintah Daerah terutama penyesuaian perubahan peraturan perundang-undangan dalam rangka menyesuaikan pelaksanaan perizinan berusaha berbasis risiko. 

"Pada intinya Pemkab Sinjai siap mengikuti program ini dan dalam sebulan ini kita akan mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Kementerian Investasi dan Kemendagri terutama kesiapan kita untuk mengikuti semua perubahan dengan adanya aplikasi OSS," tandasnya. 

Melalui program ini, masyarakat bisa mengakses pelayanan perizinan berusaha secara online sehingga pelayanan akan lebih mudah,  simpel dan ringkas. 

"Tujuannya agar masyarakat lebih cepat membuka usahanya, mendorong investasi,  bisa membuka lapangan kerja,  meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan ekonomi daerah, " tutup Lukman.

Melalui Home Care dan Home Visit, Pelayanan Kesehatan Cukup Di Rumah sS

MC-SINJAI, 
Meski pandemi Covid-19 belum berakhir,  Sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Sinjai dibawah kendali Bupati Andi Seto Asapa (ASA) tetap dilaksanakan. 

Salah satunya adalah program home care dan home visit yang merupakan program prioritas di bidang kesehatan. Program ini telah berjalan sejak awal kepemimpinan Bupati ASA dan Wakil Bupati Hj. A. Kartini Ottong. Program ini terbukti sangat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sinjai H. Mahyuddin saat ditemui, Kamis (27/5/21) menerangkan bahwa pandemi Covid-19 tidak berpengaruh terhadap capaian program unggulan Pemerintah Daerah khususnya di bidang kesehatan. 

Bahkan menurutnya,  dimasa pandemi ini program home care dan home visit semakin digiatkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Melalui home care kata Mahyuddin, pelayanan kesehatan dilakukan di rumah atau melalui door to door sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang berobat ke tempat pelayanan kesehatan. 

Demikian juga home visit,  para petugas kesehatan memberikan edukasi dan penyuluhan yang mengarah pada upaya promotif dan preventif.

"Di pandemi Covid-19  teman-teman di Puskesmas tetap melaksanakan tugasnya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,  bahkan kita makin giat melakukan dengan memberikan edukasi dari rumah ke rumah terkait bagaimana menekan penyebaran Covid-19," jelasnya. 

Berdasarkan data yang disampaikan, pada tahun 2020 lalu angka kunjungan home care mencapai 4 ribu lebih sedangkan angka kunjungan home visit mencapai sekitar 5 ribu lebih. 

Sementara untuk tahun 2021 ini, dari pelayanan yang dilakukan oleh 16 Puskesmas, periode Januari hingga Maret, kunjungan home care sebanyak 1.266 dan kunjungan home visit sebanyak 2.946 kunjungan. 

Terkait hal ini,  Bupati ASA mengatakan bahwa pelayanan kesehatan melalui program home care dan home visit direalisasikan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat apalagi di tengah pandemi saat ini dimana mobilitas masyarakat masih terbatas. 

"Pandemi Covid-19 menyebabkan ketakutan pasien datang ke fasilitas pelayanan kesehatan, meski demikian pasien tak perlu khawatir dengan kebutuhan layanan medis karena ada petugas kesehatan secara rutin berkunjung ke rumah-rumah warga melalui program home care dan home visit, namun kami harap tetap patuhi protokol kesehatan dan menjadi contoh di tengah masyarakat," imbaunya. 

20 Km Ruas Jalan di Sinjai Tahun Ini Diperbaiki

MC-SINJAI,
Pandemi Covid-19 tak menjadi penghalang bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) dalam membuka akses perekonomian warga hingga ke pelosok.

Di tahun ketiga pemerintahannya, Bupati ASA kembali akan menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan. Totalnya sebanyak 15 ruas jalan yang tersebar di enam kecamatan, dengan  panjang 20,80 Kilometer (Km).

Bahkan hingga awal mei 2021, sejumlah ruas jalan yang masuk dalam perencanaan telah tuntas atau rampung dikerjakan melalui Dinas PUPR Sinjai.

Pembangunan infrastruktur ini merupakan komitmen Pemkab Sinjai dalam meningkatkan infrastruktur jalan di Bumi Panrita Kitta. 

Mengingat keberadaan infrastruktur yang memadai seperti halnya jalan menjadi kunci dalam memajukan perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Sinjai.

Menurut Bupati ASA, pembangunan infrastruktur yang digenjot sejak awal pemerintahanya ini akan berdampak positif bagi masyarakat, sebab taraf hidup dan perekonomian masyarakat tentu akan meningkat dengan akses yang lancar.

"Pembangunan infrastruktur ini sudah menjadi prioritas. Hal itu tentu akan berdampak pada ekonomi masyarakat karena potensi pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan akan mudah untuk diangkut melalui akses yang baru nanti", kata Bupati ASA, Kamis (27/5/2021)

Peningkatan infrastruktur jalan kata Bupati ASA, tidak lain untuk membuka daerah terisolir dan memperlancar akses transportasi dalam menggerakkan roda perekonomian warga itu sendiri.

“Jadi tujuannya memang bagaimana kita membuka daerah terisolir, menghubungkan antara satu daerah ke daerah lain seperti antara Kecamatan, desa hingga antar Kabupaten”, tandas ASA yang juga putra Mantan Bupati Sinjai periode 2003-2013 Andi Rudiyanto Asapa. 

Dari data dinas PUPR Sinjai, 15 ruas jalan yang dikerjakan tahun ini diantaranya ruas jalan gunung perak-Balakia Sinjai Barat 0,250 Km, ruang Kompang-Pattongko Sinjai Tengah 0,180 Km yang bersumber dari Dana Alokasi Daerah (DAK).

Selanjutnya, ruas Tobeni-Biroro 2,95 Km, ruas Kolasa-Lengkese 2,09 Km, ruas Passahakue-Maccini 1,65 Km, masing-masing di Kecamatan Sinjai Timur. Ruas Babara-Macconggi  2,05 Km, ruas Lita-litae-Gofa 1,17 Km di Kecamatan Sinjai Selatan.

Kemudian ruas Barambang air terjun sepanjang 1 Km, ruas Karumassing-Bonto Katute 3,100 Km, dan ruas Barambang air terjun 0,830 Km di Sinjai Borong.

Sedangkan yang telah rampung dikerjakan, diantaranya ruas Balle-Bulu Tanah Sinjai Utara 1,45 Km, ruas Bulu Lasiai 1,650 Km, ruas Bulu Bicara 1,450 Km, ruas Jalan Flamboyan 0,70 Km, ruas Jalan Hasanuddin 1 0,280 Km di Kecamatan Sinjai Utara yang bersumber dari Dana Infrastruktur Daerah (DID).

Selain infrastruktur jalan, 1 buah jembatan di Kecamatan Sinjai Borong akan terwujud tahun ini. Jembatan yang akan dibangun itu bernama Jembatan Samaenre.

Capaian Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Ini Upaya Dinkes Sinjai

MC-SINJAI, 
Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai terus menggenjot proses vaksinasi covid-19 dengan target utama para kaum lanjut usia atau lansia. 

Berdasarkan data saat ini, capaian vaksinasi bagi para lansia di Sinjai baru mencapai 1,2 % dari target penerima 22.255 jiwa.

“Dari target 22.255 sasaran lansia sampai saat ini baru mencapai 1,2 % atau 273 orang yang sudah divaksinasi,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P ) Dinkes Sinjai, Akhriani saat ditemui di Ruang Kerjanya,  Kamis (27/5/21).

Ia menjelaskan, pemberian vaksin menyasar kepada tiga kategori di antaranya tenaga kesehatan, pelayan publik dan masyarakat. Vaksinasi untuk tenaga kesehatan sudah mencapai 113% atau 1.982 orang,  sementara untuk pelayan publik, baru mencapai 47,8 % atau 9.041 orang yang sudah divaksin. 

Diakuinya perkembangan vaksinasi untuk tahap kedua khususnya para lansia memang angkanya belum menggembirakan sampai saat ini.

Menurut Akhirani, rendahnya cakupan vaksinasi khususnya terhadap lansia karena beberapa faktor, di antaranya kekhawatiran lansia menderita penyakit lanjutan setelah mengikuti vaksinasi.

Meski demikian pihaknya gencar melakukan sosialisasi melalui seluruh Puskesmas yang ada termasuk merancang strategis untuk melakukan percepatan vaksinasi bagi para lansia. 

"Kami telah sampaikan ke seluruh Puskesmas untuk vaksinasi lansia ini kiranya agar setiap aparat desa ditargetkan minimal membawa 5 orang lansia untuk ikut vaksinasi, " jelasnya. 

Bukan hanya itu,  upaya yang juga akan ditempuh yakni,  pihknya akan membuka hotline pendaftaran melalui website pemerintah daerah yang dikhususkan untuk kalangan lansia. 

"Semoga dengan dukungan dan upaya yang dilakukan secara bersama-sama ini bisa menjangkau lebih banyak lagi lansia-lansia di Sinjai agar mau mengikuti vaksinasi ini," harapnya. 

Tidak hanya lansia yang menjadi prioritas utama, namun guru juga mejadi sasaran utama saat ini dalam rangka rencana pembelajaran tatap muka di Sinjai. 

Diskominfo Sinjai Sosialisasikan Perbup Terkait Pelaksanaan TIK

MC-SINJAI, 
Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, terus mendorong dan mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pelayanan kepada masyarakat.

Salah satunya Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang disosialisasikan melalui Peraturan Bupati Sinjai Nomor 32 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi dan Komunikasi Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai.

Sosialisasi yang digelar secara daring (dalam jaringan), Kamis pagi (27/5/2021), diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga pemerintah kecamatan.

Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, Tamzil Binawan, mengatakan, sosialisasi Perbub ini adalah salah satu dari sekian banyak kegiatan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang TIK yang dilakukan secara rutin oleh Diskominfo dan Persandian Sinjai.

Penyelenggaraan kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk keterbukaan informasi publik sebagaimana amanat dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan mendukung mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik, sebagaimana mandat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Sebagaimana harapan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), kata Tamzil bahwa optimalisasi pelayanan publik menjadi hal yang sangat penting agar pembangunan berjalan dengan lancar dan masyarakat semakin sejahtera.

"Kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah terkhusus pada pemanfaatan TIK sangat diharapkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sehari-hari di setiap instansi sehingga semakin optimal dan tujuannya tercapai", ungkap Tamzil saat membuka sisialisasi ini.

Memang kata Tamzil, pesatnya kemajuan TIK serta meluasnya perkembangan infrastruktur informasi global telah merubah pola dan cara kegiatan pemerintahan. Bahkan telah menjadi paradigma global yang dominan.

Perbub tersebut upaya Pemkab Sinjaidalam mendukung Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang SPBE yang menjadi pedoman bagi kementerian, lembaga, daerah dan instansi dalam meningkatan pelayanan publik dengan berbagai indikator yang sangat jelas dan terukur.

Persiapan STQ Tingkat Provinsi, Kafilah Sinjai Ikuti TC

MC-SINJAI, 
Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar pemusatan latihan/Training Center (TC)  kepada para kafilah dalam rangka menjelang kegiatan Seleksi Tilawatil Qur`an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulsel ke-XXXII di Kabupaten Sidrap yang akan digelar pada tanggal 3-7 Juni  2021.

Pelatihan ini dipusatkan di Hotel Srikandi Sinjai  selama dua hari dari tanggal 26 hingga 27 Mei 2021 dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Sinjai, Akbar Mukmin. 

Ketua Panitia Pelaksana Muh. Riza mengatakan bahwa peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 20 orang yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri dengan mengikuti seluruh jenis lomba. 

"Dalam STQ nantinya cabang lomba yang kita ikuti terdiri dari cabang tilawah anak-anak dan dewasa,  hifdzil qur'an golongan 1, 5, 10, 20, dan 30 juz,  tafsir bahasa arab,  serta cabang hadis golongan 100 dan 500 hadis, " sebutnya. 

Adapun selaku narasumbsr dalam pelatihan ini kata Riza,  sebanyak 5 orang yang berasal dari 2 orang dewan hakim STQ Provinsi Sulsel dan 3 orang dewan hakim STQ Kabupaten Sinjai. 

Mewakili Bupati Sinjai dalam sambutannya Sekda Sinjai Akbar  mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan untuk Kafilah STQ yang akan berlaga di Kabupaten Sidrap. 

Ia berharap, melalui TC ini menjadi sarana persiapan yang mampu melahirkan kafilah terbaik dan mampu menghadirkan prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Sinjai.

“Melalui TC ini para peserta kafilah nantinya untuk mengikuti dengan serius, dapat mencermati dan memahami ilmu-ilmu yang diberikan oleh narasumber, sehingga dapat bsrprestasi pada saat STQ tingkat Provinsi nantinya,” harapnya.

Pembukaan pelatihan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Sinjai Drs. H. Abd. Hafid,  Pelaksana Tugas Kabag Kesra Setdakab Sinjai Abd. Azis Amin, para kafilah, panitia dan offisial. 

Mudahkan Pelayanan Izin Melalu Inovasi 'Jempol Sehati'

MC-SINJAI, 
Upaya penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas dan berintegritas terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). 

Salah satunya dengan melahirkan inovasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Inovasi Jempol Sehati (Jemput Online Sehat, Aman dan Pasti) misalnya. 

Inovasi ini telah mengantarkan Kabupaten Sinjai merebut juara dua tingkat Nasional dalam lomba inovasi daerah New Normal Covid-19 yang digelar pada tahun 2020 lalu.

Menurut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Lukman Dahlan 
inovasi yang dilahirkan Pemerintah Kabupaten Sinjai tak lain untuk memberikan kemudahan pelayanan perizinan. 

"Jadi Kami menyiapkan alternatif aplikasi online, dimana masyarakat boleh mendaftar izin secara online dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi Simpelmi di Play Store," ungkap Lukman, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (24/5/2021).

Bagi masyarakat kata Lukman, dapat mengajukan permohonan secara online kemudian, pihaknya menurunkan Tim Survey dan Tim Teknis untuk menjemput berkas, sekaligus melakukan survey dan peninjauan lokasi. Jika memenuhi syarat, proses penerbitan izin dilakukan secara cepat, mudah dan pasti.

"Setelah diproses dan selesai maka diantar lagi kepada pemohon, memang diera digital ini saatnya kita memudahkan masyarakat agar tidak perluh jauh-jauh dan tidak perlu mengeluarkan biaya, tidak perlu repot untuk datang di kantor PTSP, cukup dengan mendaftar secara online," ujarnya.

Mantan Kabag Hukum Setdakab ini membeberkan bahwa, apa yang diterapkan dalam mendekatkan pelayanan bagi masyarakat merupakan bagian dari pencapaian visi dan misi Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA).

"Bupati bersama Wakil Bupati memiliki komitmen untuk mendorong pelayanan publik yang semakin baik, sehingga bagaimana kita membuat inovasi untuk memudahkan masyarakat, bagaimana ada upaya-upaya percepatan berusaha di masyarakat sehingga izin tidak menjadi persoalan," kata Lukman. 

Bupati Sinjai Sambut Baik Rencana Tes Urine Bagi Calon Kepala Desa

MC-SINJAI, 
Pemerintah Kabupaten Sinjai rencananya akan menggelar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak bagi 54 Desa tersebar di berbagai kecamatan pada bulan Oktober 2021 mendatang. 

Rangkaiaan persiapaan tahapan Pilkades saat ini telah dipersiapkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)  Kabupaten Sinjai. 

Pelaksanaan Pilkades serentak yang akan digelar ini nampaknya juga mendapat perhatiaan serius dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK)  Sinjai didasarkan atas keprihatinannya dengan fenomena bahaya narkoba yang sudah sangat meresahkan dan membahayakan masyarakat Sinjai saat ini.

Kepala Pelaksana Harian ( Kalakhar) Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sinjai Kompol Syarifuddin, Selasa (25/5/21) mengatakan pihaknya mengusulkan agar dalam tahapan pelaksanaan pilkades, Pemkab juga menyertakan persyaratan bagi setiap calon kades yang akan maju memiliki komitmen dan bebas dari narkotika. 

Hal itu sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi bahaya narkotika yang terus menjadi ancaman nyata dan telah masuk ke berbagai lini kalangan. 

Apalagi kata dia, peredaran narkotika saat ini cenderung sudah tidak lagi mengenal ruang dan waktu. Fenomena di kota ataupun di desa sama saja, peredarannya juga dinilai telah merasuki semua kalangan.

"Kami sudah melakukan pertemuan dengan Bapak Bupati Sinjai beberapa waktu lalu untuk mengusulkan calon Kepala Desa harus tes urine dan Alhamdulillah ini direspon baik oleh beliau sehingga kedepan kita lakukan MoU (penandatanganan kesepakatan) dengan dinas PMD Sinjai, " jelasnya. 

Menurut Wakapolres Sinjai ini, tes narkotika itu penting dilakukan sebagai wujud integritas dan  komitmen pemberantasan narkotika para kandidat yang nantinya akan menjadi ujung tombak di tingkat Desa. 

Terkait hal tersebut,  Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA)  mendukung penuh usulan dari BNK Sinjai dalam rangka menciptakan aparatur desa yang bersih dari penyalahgunaan obat berbahaya tersebut. 

"Tentunya Pemda sangat mendukung program ini sehingga kedepannya seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Sinjai selain memiliki interitas kinerja yang baik juga harus betul-betul terbebas dari narkoba,” jelas Bupati ASA.

Selain itu, upaya ini juga mendukung Pemerintah Daerah yang memiliki komitmen dalam membasmi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Bumi Panrita Kitta.

"Saya  berharap tidak ada Kepala Desa yang nantinya tersangkut narkoba, penerapan aturan ini (tes urine bagi calon kades) juga sebagai salah satu upaya untuk mencari calon pemimpin (kades) yang punya integritas tinggi, termasuk bebas dari narkoba. Sehingga jangan hanya calon kepala daerah saja yang di tes narkoba, tetapi calon Kades juga harus," tukasnya.  

Dinkes Sinjai Harap Capaian Program TB Ditingkatkan

MC-SINJAI, 
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai menggelar pertemuan koordinasi Investigasi Kontak Tuberkulosis (TBC). Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan Hotel Rofina, Selasa (24/5/2021) pagi.

Koordinasi ini diikuti oleh pengelola program TBC, laboran, dan kader kesehatan perwakilan masing-masing puskesmas. 

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik pertemuan ini dilaksanakan karena selama dengan adanya pandemi Covid-19 target ditahun 2020 mengalami penurunan.

"Mungkin karena masyarakat takut untuk datang ketempat pelayanan, sehingga untuk penemuan kasus ini kita sangat berkurang," ungkapnya.

Sekaitan dengan hal itu, dr. Emmy ingin meningkatkan kembali capaian-capaian program TB. Itulah sebabnya, pertemuan yang digelar itu sangat penting dilakukan untuk menyatukan persepsi.

"Kita ingin meningkatkan lagi kembali kita punya capaian program TB, sehingga kami melakukan evaluasi atau rapat dan monitoring," ujarnya.

Dia berharap, kepada seluruh peserta nantinya lebih aktif melakukan skrining kontak atau kasus baru maupun kasus lama. Dengan begitu, diharapkan juga tetap melakukan pemantauan secara intens.

"Karena barangkali pasien-pasien lama kita takut datang berobat karena adanya pandemi Covid-19, makanya kita harus perhatikan jangan sampai lepas. Ibaratnya kita harus menjemput bola dan harus lebih aktif," kata dia.

Selain itu, dr. Emmy juga menghimbau kepada seluruh masyarakat apabila memiliki gejala agar segera memeriksakan diri di tempat pelayanan kesehatan.

"Seharusnya ketika ada gejala- gejala seperti, batuk disertai dengan lendir yang kurang lebih satu minggu hingga sampai dua minggu dan kalau seperti itu, sebaiknya dia datang ke pelayanan kesehatan untuk memastikan dirinya bahwa itu menderita penyakit TBC atau tidak," tandasnya.

Penatausahaan Aset Desa Wajib Dilaporkan Tiap Tahun

MC-SINJAI, 
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sinjai melaksanakan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan aset desa yang berlangsung di Aula Pertemuan Dinas PMD Sinjai, Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae Kecamatan Sinjai Utara,  Selasa (25/5/21).

Kepala Dinas PMD Sinjai Hj. A. Hariyani Rasyid yamg membuka rapat ini mengatakan bahwa tujuan rapat evaluasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana progres pengelolaan aset desa yang dilakukan oleh pemerintah desa. 

"Melalui pertemuan ini pengeloa aset desa bisa lebih memperhatikan,  mempertanggungjawabkan dan membuat laporan penatausahaan aset desa setiap tahunnya melalui dinas PMD Sinjai," ujarnya. 

Selain itu kata Hariyani, belanja modal desa baik berupa fisik,  peralatan,  mesin kendaraan dan sarana penunjang lainnya wajib tercatat dan masuk dalam buku inventaris desa dan terdaftar sebagai aset milik desa. 

Seperti diketahui bahwa, aset desa adalah barang milik desa yang berasal dari kekayaan asli desa,dibeli atau diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa).

Ia berharap melalui kegiatan ini agar seluruh ddesa bisa lebih tertib dalam hal mengelola aset desa dan melaporkan lrogres pengelolaanannya secara rutin. 

Kegiatan yang diikuti oleh para pengelola aset desa ini menghadirkan narasumber masing-masing Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)  Kejari Sinjai Irmansyah Asfari, Kasat Reskrim Polres Sinjai Iptu Abustam dan Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Sinjai Andi Subhan. 

Calon Jemaah Haji Diminta Bersabar Tunggu Keputusan Arab Saudi

MC-SINJAI, 
Jadwal pemberangkatan haji hingga kini masih belum juga ditentukan oleh pihak Arab Saudi.Hal tersebut terkait dengan adapnya pandemi covid-19.

Belum adanya keputusan membuat ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) yang direnvanakan akan berangkattahun ini ini harus bersabar menunggu krputusan dari Pemerintah Arab Saudi. 

Kepala Seksi Pemberangkatan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemeneroan Agama Sinjai H. Syamsu Alam , Senin (24/5/21) mengatakan, bahwa ada sebanyak 232 CJH di Sinjai sudah melunasi biaya penyelenggaraan biaya haji tahun 2020.

Ratusan CJH tersebut merupakan calon yang tertunda berangkat haji pada tahun kemarin karena  dampak pandemi Covid-19.

"Perkembangan haji hingga saat ini belum ada kepastian dari Arab Saudi. Sudah banyak yang calon jemaah yang menghubungi kami terkait kepastian pemberangkatan akan tetapi kami selalu sampaikan untuk mempersiapkan diri dan bersabar menunggu ketetapan dari Arab saudi," ujarnya.

Sebenarnya, kata Syamsu Alam persiapan para CJH begitupun dari kementerian hingga petugas haji di setiap daerah sudah siap memberangkatkan, akan tetapi hingga saat ini jadwal pemberangkatan masih belum ada kepastian.

"Saat ini hampir semua dokumen seluruh jamaah yang sudah dipersiapkan termasuk biaya pelunasan haji. Jadi seumpama ada pemberangkatan tinggal berangkat," terangnya.

Ribuan Guru di Sinjai jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

MC-SINJAI, P
rogram vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah terus berlanjut di Kabupaten Sinjai. Kali ini kembali dilaksanakan secara serentak yang menyasar para guru dari pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).

Kepala Dinas Pendidikan Sinjai Andi Jefrianto Asapa menuturkan, vaksinasi ini dilaksanakan secara serentak di Sembilan Kecamatan. Mereka yang divaksin adalah para kepala sekolah, pengelola PAUD, TK, Kelompok Bermain (KB) beserta semua guru dan tutor.

"Jadi vaksinasi Covid-19 ini serentak dilakukan di Sembilan Kecamatan. Jumlah sasaran berkisar 1.500an," ungkap Jefrianto saat ditemui, Senin (24/5/2021).

Selain itu, pelaksanaan vaksinasi tersebut juga diberikan kepada guru SD dan SMP yang ada di Kecamatan Sinjai Barat dan Bulupoddo yang sebelumnya terkendala ketersediaan vaksin dari Dinas Kesehatan.

"Selain itu masih ada juga yang masuk dalam daftar tunda sebelumnya karena memang termasuk memiliki penyakit  komorbid atau penyakit tahunan dan ada juga sementara menjalani pengobatan," ujarnya.

Dikatakan Jefrianto bahwa, vaksinasi ini dilakukan untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa tenaga pendidik dan kependidikan di Sinjai memberi jaminan keselamatan bagi seluruh siswa.

Demikian juga, sebagai bukti keseriusan Dinas Pendidikan Sinjai menjelang proses PTM di sekolah pada Tahun Ajaran 2021-2022.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Balangnipa, dr.Aliawati Albek yang ditemui disela-sela pelaksanaan vaksinasi di Aula Handayani Dinas Pendidikan Sinjai menyebut, sasaran vaksinasi di Kecamatan Sinjai Utara untuk dosis pertama secara keseluruhan mencapai 250 orang.

Kata dia, selama vaksinasi dilakukan antusiasi dan respon para guru di Sinjai cukup baik. Hal itu menurutnya, tak lepas dari arahan Kepala Dinas Pendidikan Andi Jefrianto Asapa.

"Alhamdulillah antusiasme para guru cukup luar biasa, responnya baik dan kegiatan vaksinasi para guru hari ini alhamdulillah sampai sekarang berjalan dengan lancar juga," ujarnya.

dr.Aliawati berharap, kepada seluruh tenaga pendidik se- Kabupaten Sinjai agar mengikuti program vaksinasi ini sebagai upaya perlindungan diri sendiri.

"Yang paling utama sebenarnya bagaimana melindungi anak didik kita sehingga para staff pendidik sudah harus mendapat vaksinasi," harapnya.

Kemenag Sinjai Tunggu Kepastian Pemberangkatan Haji

MC-SINJAI, 
Persiapan pemberangkatan calon jemaah haji kuota tahun 2021 terus dilakukan meski belum ada informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi terkait izin pemberangkatan calon jemaah haji (CJH). 

Kelengkapan dokumen hingga pemberian vaksin bagi calon jamaah haji terus dilakukan dirampungkan sambil menunggu informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Sinjai H. Syamsu Alam saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/5/21) mengungkapkan kesiapan pihaknya dalam memberangkatkan calon jemaah haji kabupaten Sinjai tahun ini.

Dijelaskannya,  seluruh dokumen kelengkapan haji seperti paspor dan dokumen lainnya sudah hampir rampung. Selain dokumen para calon jamaah haji yang direncanakan berangkat tahun ini juga sudah dilakukan vaksinasi serta mendapatkan pembekalan bimbingan manasik haji secara terbatas.

"persiapan teknis dokumen dan vaksinasi sudah rampung 90 persen. Intinya saat ini kami telah siap memberangkatkan seluruh calon jamaah haji Sinjai yang tahun ini berjumlah 232 orang. Begitu ada izin dari pemerintah Arab Saudi maka kami pun siap melayani para calon jamaah haji untuk proses pemberangkatan ke tanah suci”, ujarnya.

Termasuk adanya informasi yang berkembang terkait opsi pemberangkatan 50 persen dari kuota normal, Kemenag Sinjai  juga sudah siap melaksanakan mekanisme tersebut. 

"Jika nantinya yang diperbolehkan berangkat hanya 50 persen dari kuota berdasarkan nomor antrian atau ada pembatasan usia, kita juga telah siap dengan mekanisme tersebut," jelasnya.

Syamsu Alam menjelaskan, seyogyanya jika kondisi normal, jadwal pemberangkatan  kloter pertama dari Indonesia diberangkatkan pada tanggal 17 Juni mendatang.

Untuk diketahui, seksi PHU masih terus melayani pendaftaran haji di masa pandemi ini. Selain pendaftaran haji, pihaknya juga melayani penarikan dana jamaah. 

Kasus Covid-19 Meningkat, Sinjai Kembali Masuk Zona Orange

MC-SINJAI, 
Angka kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sinjai kembali bertambah dalam sepekan terakhir setelah Lebaran idul fitri 1442 hijriah. 

Dari data yang disampaikan Satgas Covid-19 Kabupaten Sinjai angka Covid-19 di Sinjai saat ini tercatat sebanyak 29 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 24 orang dari jumlah 5 orang sebelum lebaran.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sinjai Tamzil Binawan saat melakukan conferensi pers melalui radio Suara Bersatu,  Sabtu siang (22/5/21) menguraikan bahwa sebelum lebaran jumlah yang masih terkinfirmasi Covid-19 ada 5 orang.

Selanjutnya setelah lebaran bertambah kasus baru sebanyak 8 orang dan terakhir Jumat kemarin (31/5/21) ada penambahan lagi 16 kasus baru sehingga total sekarang menjadi 29 kasus. 

Untuk 16 kasus baru itu berasal dari desa Tongke-tongke 1 kasus,  desa Kanrung Kecamatan Sinjai Tengah 3 kasus,  desa Saotengah Kecamatan Sinjai Tengah 2 kasus,  desa Talle Sinjai Selatan 3 kasus, desa Palae Sinjai Selatan 2 kasus serta masing-masing 1 kasus tersebar di Kelurahan Lappa,  kelurahan Biringere Sinjai Utara,  desa Bulukamase Sinjai Selatan, desa Lasia Sinjai Timur dan desa Saotengah Tellulimpoe. 

"16 kasus kemarin itu merupakan hasil screening wanita ibu hamil 6 orang,  suspek 2 orang dan mahasiswa/santri yang mau mondok sebanyak 8 orang," kata Tamzil yang juga selaku Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai yang didampingi Kadis Kesehatan dr. Emmy Kartahara Malik. 

Menyikapi hal tersebut ia mengharapkan agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara Mikro yang ada disetiap desa/kelurahan agar tetap diaktifkan sebab upaya ini dinilai efektif dalam menekan penyebaran Covid-19.

Sementara itu Kadis Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik mengatakan bahwa pasien yang terkonfirmasi positif Covid-49 saat ini semuanya menjalani isolasi mandiri dengan tetap penadapat pengawasan dari peugas kesehatan setempat. 

"Jadi petugas kesehatan yang ada di posko PPKM setiap desa/kelurahan ini yang mengontrol masyarakat yang menjalani isolasi mandiri. Kita harap yang isolasi mandiri ini secara sadar untuk menjalani isolasi secara ketat,  namun ketika ada yang bergejala segera kita tindak lanjuti untuk penanganaan lebih lanjut, " jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa dengan adanya penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19, maka Kabupaten Sinjai kembali masuk dalam zona orange penyebaran Covid-19, setelah sebelumnya sudah dinyatakan masuk zona kuning pada saat menjelang lebaran idul fitri.

Dinkes Sinjai Layani Rapid Antigen Gratis Bagi Mahasiswa dan Santri

MC-SINJAI, 
Pemkab Sinjai melalui Dinas Kesehatan memberikan pelayanan gratis bagi mahasiswa dan santri yang ingin melaksanakan rapid tes antigen.

Hal ini dilakukan untuk memberikan kemudahan sekaligus dalam rangka memfasilitasi santri pondok pesantren yang mulai pekan depan kembali akan mondok di Pesantren. 

"Ini kita lakukan Berdasarkan petunjuk dari Bapak Bupati Andi Seto Asapa (ASA) sekaligus Ketua Satgas Covid-19 yang menginginkan agar mahasiswa yang mau kembali ke tempat pendidikannya atau santri yang hendak mondok kita berikan pelayanan rapid antigen secara gratis, "kata Kadis Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik.

Berdasarkan pantauan,  Sabtu (22/5/21) puluhan santri dan santriwati tampak mengikuti rapid antigen yang berlangsung di Labkesda Dinas Kesehatan Sinjai. Mereka hanya memperlihatkan Kartu Keluarga atau kartu pelajar untuk mendapatkan layanan ini. 

"Bagi Santri atau Mahasiswa yang ingin kembali ke tempat asal  kuliah atau pesantren,  Silahkan datang ke Labkesda Dinas Kesehatan Sinjai untuk mendapatkan layanan rapid antigen secara gratis," ujarnya. 

Menurut dr. Emmy upaya ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga tidak muncul klaster baru di lingkungan pendidikan maupun pesantren.

Ratusan Lansia di Kelurahan Biringere Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

MC-SINJAI, 
Puluhan Warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Biringere Kecamatan Sinjai  Utara tampak semangat mengikuti vaksinasi Covid-19 di Aula Kantor Kelurahan Biringere,  Jumat (21/5/21).

Kepala Puskesmas Balangnipa dr. Aliawati Albek menjelaskan bahwa ada 591 lansia yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Biringere. 

"Untuk hari pertama ini pemberian dosis pertama kami fokus dulu untuk dua lingkungan yaitu Lingkungan Lompu dan Mattoanging dengan sasaran sebanyak 87 warga lansia dan Insya Allah 3 lingkungan lainnya akan dilaksanakan besok" katanya. 

Lebih lanjut dikatakan,  untuk screening bagi lansia dilakukan secara ketat dengan lebih banyak difokuskan pada kondisi lansia terkini melalui beberapa tambahan item pertanyaan.

"Jadi diharapkan  warga jangan takut terhadap vaksin, karena vaksin bisa melindungi kita maupun keluarga kita agar terhindar dari bahayanya virus covid 19."tuturnya. 

Aliawati menambahkan pelaksanaan vaksinasi di Kelurahan Biringere merupakan kekurahan yang ketiga dilaksanakan setelah sebelumnya dilakukan di kelurahan Lamatti Rilau dan Bongki. 

Sekaitan hal tersebut,  Lurah Biringere A.  Mudzil Djalil menyampaikan rasa syukur atas antusias warganya yang memiliki kesadaran untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

Untuk mennghindari kerumunan,  vaksinasi Covid-19 ini dilakukan selama dua hari higga hari Sabtu besok (22/05/21).

"Selain para lansia, yang menjadi sasaran vaksinasi ini adalah seluruh aparat Kelurahan,  para Kepala Lingkungan,  Ketua RT/RW, Remaja Masjid dan termasuk penyintas Covid-19," tambahnya. 

About

Distributed By My Blogger Themes | Designed By Seo Blogger Templates