Trending

Dalam Setahun, 23 Orang Meninggal di Jalan Raya

MC-SINJAI, Kepolisian Resor Sinjai menggelar kegiatan Press Release akhir tahun. Selasa (31/12/2019) di Ruang Lobby Pratisara Wirya Mapolres Sinjai dan dipimpin langsung Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa.

Pada kegiatan tersebut, Kapolres Snjai dihadapan para awak media membeberkan terkait sejumlah kasus yang berhasil diungkap oleh Polres Sinjai selama satu tahun terakhir, sejak Januari hingga Desember 2019.

Selama setahun sebanyak 424 laporan polisi yang masuk dan sudah terselesaikan 324 kasus. Perbandingan kasus yang terjadi pada tahun 2018 dibanding tahun 2019 mengalami kenaikan sebanyak 61 kasus, dari 363 kasus menjadi 424 kasus atau naik 15,3%. 

Sedangkan penyelesaian kasus pada tahun 2018 yakni sebanyak 96% sedangkan untuk penyelesaian kasus pada tahun 2019 sebanyak 76% atau mengalami penurunan sebanyak 20% dan n selebihnya masih tetap berjalan atau dalam tahap proses penyelidikan dan penyidikan.

Selama tahun 2019 tindak pidana yang cenderung menunjukkan peningkatan yang signifikan diantaranya kasus penganiayaan biasa dan pencurian biasa, yakni penganiayaan biasa sebanyak 80 kasus dengan penyelesaian 56 kasus dan pencurian biasa sebanyak 97 kasus dengan penyelesaian sebanyak 74 kasus.

Kasus terendah ialah kasus menyebarkan foto asusila dengan total laporan 1 kasus dengan penyelesaian 1 kasus, dan kasus pornografi dengan laporan 1 kasus dengan penyelesaian 1 kasus.

Dan untuk Kasus laka lantas selama tahun 2019 sebanyak 122 kasus dengan penyelesaian 116 kasus, dengan rincian Korban 185 orang, meninggal dunia 23 Orang, luka ringan 164 orang dan kerugian materil sebanyak Rp. 254.550.000,-

"Untuk kasus pelanggaran lalu lintas sebanyak 717 selama tahun 2019 dengan rincian Teguran 148, Tilang 569 dan denda : Rp. 33.275.550,-." kata Kapolres Sinjai. (AaNd) 

Ini Kegiatan FUKIS IAIM Sinjai Di Malam Pergantian Tahun

MC-SINJAI, Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai, melalui program studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam (Fukis) menggelar Konser 30 Juz Al Quran di Masjid Darul Ilmi Kampus IAIM Sinjai, di Jalan Sultan Hasanuddin, Selasa (31/12/19).

Ketua panitia pelaksana Kusnadi, mengatakan konser 30 Juz Al-quran bertujuan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai motivasi bagi mahasiswa dan masyarakat agar selalu Al-Quran.

"Jadi ada sembilan mahasiswa dari prodi Ilmu al Qur'an san Tafsir yang kami libatkan dalam konser yang rencananya akan berlangsung selama 15 jam," katanya. 

Menurutnya upaya ini dilakukan juga untuk mensosialisasikan prodi ilmu Al Qur'an dan Tafsir kepada masyarakat.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam (Fukis) Suriati, menyampajkan apresiasi atas terlaksanakan kegiatan ini sebab merupakan bentuk pertanggungjawaban dari himaprodi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir dalam melaksankan program kerjanya. 

"Perlu dicatat bahwa kegiatan ini bukan dalam hal menyongsong dan merayakan tahun baru akan tetapi konser 30 juz ini untuk menyikapi akhir tahun ini dengan mendekatkan diri kepada Sang Penciota dan membuat kecintaan diri kita kepada Allah SWT dengan melafazkan firmannya," tegasnya. 

Sementara itu Wakil Rektor I IAIM sinjai Dr. Amir Hamzah yang membuka kegiatan ini menyampaikan bahwa ide  ini sangat bagus untuk membumikan Al Qur'an Sinjai yang dikenal sebagai Bumi Panrita Kitta.

Ia berharap melalui kegiatan ini lahir generasi muda penghafal Al Qur'an yang sejalan dan sesuai dengan program unggulan Pemerintah daerah di bidang keagamaan yaitu melahirkan penghafal Al Qur'an atau hafiz. (AaNd)

Pemkab Sinjai Berkomitmen Turunkan Angka Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

MC-SINJAI, Pemerintah Kabupaten Sinjai terus berjuang melawan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berbagai langkah mereka lakukan untuk mengurangi kasus tersebut. 

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sinjai mencatat, jumlah korban kekerasan perempuan dan anak dari Bulan Januari hingga Juli 2019 sebanyak 35 orang.

"Jumlah itu terdiri dari 26 kasus kekerasan terhadap anak dan 9 kasus kekerasan terhadap perempuan.  Adapun kasus kekearsan terhadap anak didominasi oleh kasus kekerasan fisik yang terdiri dari 9 kasus sedangkan kasus kekerasan terhdapa perempuan dudominasi oleh kasus memerasan dalam rumah tangga dan penganiayaan," beber Kepala DP3AP2KB Sinjai Dra. Hj. Mas Ati, saat ditemui di Ruang Kerjanya, selasa (31/12/19).

Sementara untuk periode semester kedua atau bulan Aguatus hingga Desember 2019 ini pihaknya belum mengetahui secara pasti sebab saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi data dengan lintas sektor baik itu dari Kepolisian,  Kejaksaan dan Pengadilan Negeri. 

"Untuk semester kedua ini belum bisa kami informasikan data kongkritnya karena kami masih menunggu data dari lintas sektor dan Insya Allah bulan Januari 2020 kita sampaikan angka pastinya, " katanya. 

Untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tertuang dalam salah satu program Pemerintah Kabupaten Sinjai,  DP3AP2KB Sinjai  telah melakukan berbagai upaya diantaranya melakukan edukasi kepada masyarakat termasuk optimalisasi keberadaan 13 Kampung KB, melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak seperti komunitas perempuan dan majelis taklim serta memaksimalkan peran Pemerintah Desa dalam mengatasi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

"Sejak adanya edukasi yang kami laksanakan selama ini,  masyarakat kita semakin cerdas karena kasus kekerasan yang mereka alami sudah berani dilaporkan ke kami melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, tidak lagi seperti dahulu yang takut melaporkan jika mengalami tindakan kekerasan," ungkapnya. 

Sekedar diketahui pada tahun 2018 lalu, angka kekerasan terhadap perempuan di Sinjai ada 18 kasus sedangkan kekerasan terhadap anak ada 34 kasus.  (AaNd)

Serahkan Pagu Anggaran Desa 2020, Ini Harapan Bupati

MC-SINJAI, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa menyerahkan pagu anggaran desa tahun 2020 untuk 63  desa yang berlangsung di Anjungan Pantai Bulokkong Desa Bua Kecamatan Tellulimpoe,  Senin (30/12/19) sore. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sinjai Drs. Yuhadi Samad mengatakan bahwa pagu anggaran yang diberikan yakni Dana Desa (DD) Rp. 72,8 miliar lebih, Anggaran Dana Desa (ADD) Rp. 62,5 miliar lebih, dan dana bagi hasil (DBH) Pajak Rp. 2,2 miliar lebih.

Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa dalam sambutannya menyampaikan bahwa anggaran desa tahun 2020 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sehingga ia berharap dana desa bisa dimanfaatkan dengan baik khususnya dalam pengentasan kemiskinan.

"Bukan hanya program fisik,  juga diperlukan program pemberdayaan terhadap kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas SDM, pembangunan potensi ekonomi lokal serta  penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)," jelas dia.

Selain itu Bupati juga berharap dukungan dari Pemerintah desa dalam mewujudkan program prioritas Pemerintah Daerah yakni pengadaan ambulans dan internet melalui program smart kampung.

Bupati juga mengatakan bahwa dipilihnya Pantai Bulokkong sebagai lokasi penyerahan pagu, selain memperkenalkan obyek wisata ini juga untuk memotivasi desa lain dalam menciptakan inovasi sesuai potensi desa masing-masing. 

"Sengaja kita laksanakan disini untuk  memperlihatkan hasil kerja dari Pemerintah Desa Bua dan kita harap desa lain bisa memiliki inovasi seperti ini khususnya dalam membukan pusat-pusat wisata di desanya masing-masing." katanya. 

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sinjai Hj. A. Kartini Ottong,  Ketua DPRD Sinjai Lukman H. Arsal, Sekda Sinjai Drs. Akbar, para Kepala OPD,  Camat dan seluruh Kepala Desa Se-Kabupaten Sinjai. (AaNd)

Kapolres Sinjai Berikan Bingkisan Kepada Petugas Pos Ops Lilin

MC-SINJAI, Kepala Kepolisian Resor Sinjai AKBP Sebpril Sesa didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Sinjai Ny. Yovita Sebpril Sesa dan anggota bhayangkari mengunjungi Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Operasi lilin 2019 Polres Sinjai dalam rangka mengecek kesiapan Pos sekaligus memberikan bingkisan, Senin (30/12/2019).

Adapun pos yang dikunjungi yakni Pos Pelayanan Pasar Sentral, Pos Cappa ujung di Kelurahan Lappa dan Pos Pengamanan Bikeru di kecamatan Sinjai Selatan.

Dalam Kunjungan Kapolres Sinjai bersama rombongan Ketua Bhayangkari Cabang Sinjai didampingi pengurus bhayangkari dan anggota lainnya, disambut langsung oleh Kepala Pos Pam Operasi Lilin 2019.

Kunjungan Kapolres Sinjai ini untuk memberikan semangat kepada personil dalam melaksanakan tugas dalam rangka pengamanan.

Ketua Bhayangkari Cabang Sinjai juga memberikan beberapa minuman penyegar serta makan ringan kepada personil yang melaksanakan sedang melaksanakan tugas diposko Ops lilin.

"Kegiatan Ini merupakan Partisipasi dan dukungan kami selaku pimpinan bersama Bhayangkari kepada personil yang melaksankan tugas pengamanan persiapan tahun baru" Tutur Kapolres Sinjai.

Kapolres Sinjai jugaberpesan kepada petugas pos agar tetap menjaga kewaspadaan, solidaritas antar Instansi terkait dalam pelaksanaan tugas serta jaga kesehatan.

"Terima kasih banyak kepada Kapolres Sinjai dan Ketua Bhayangkari Cabang Sinjai bersama rombongan atas kunjunganya diposko dan mensuport kami serta memberikan bingkisan mendukungan dalam kegiatan pengamanan agar berjalan aman dan lancar," Ujar Ipda Arman Kepala Pos pelayanan Pasar Sentral. (AaNd) 

Atas Prestasinya, Nurlaela Benchmarking Ke Turki

MC-SINJAI, Pustakawan berprestasi dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN)  4 Sinjai Nurlaela yang belum lama ini berhasil terpilih sebagai juara 1 pustakawan berprestasi nasional 2019 mendapat bonus lawatan ke Turki atas prestasi yang diraih tersebut.

Nurlaela menjelaskan bahwa program itu sebagai penghargaan, pemberian apresiasi, afirmasi dan mendukung atas prestasi guru dan tenaga kependidikan.

"Saya tentu saja merasa sangat bersyukur dengan semua ini, bisa membawa nama Sulsel ke Nasional, "katanya saat dihubungi via ponsel, Minggu (29/12/19).

Dalam lawatan itu, ia mendapat dukungan dalam peningkatan kompetensi yang berkelanjutan untuk pengembangan kapasitas bagi guru dan tenaga kependidikan serta para pengambil kebijakan dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag.

Dukungan tersebut melalui kegiatan studi pengelolaan manajemen mutu guru lewat program kursus singkat di Turki tersebut.

"Kegiatan Benchmarking akan saya gunakan untuk bahan studi tiru bagi sistem yang akan  kami gunakan di madrasah kami termasuk dalam pengelolaan perpustakaan," kata dia. 

Ada beberapa hal yang membuat dia kagum dengan sistem pembelajaran di Turki, termasuk konsep pendidikan di Turki yang mengedepankan Iptek dan Imtaq yang dijalankan dengan seimbang.

Rombongan yang terdiri atas 15 orang GTk berprestasi ini dipimpin oleh Kasubdit Bina GTK MI/MTs, Ainurrafiq dan diterima langsung oleh Konjen RI Imam Asnhori. 

Kunjungan ini juga bertujuan menjajaki potensi penguatan kerja sama antara Indonesia dan Turki di bidang pendidikan serta menyambut peringatan 70 tahun hubungan diplomatik RI-Turki pada tahun 2020.

Sementara itu, Kepala MTsN 4 Sinjai Muh. Amin Kasim merasa kagum , gembira dan penuh haru karena Pustakawan di sekokahnya mendapat penghargaan yang luar biasa jdan mendapat kepercayaan  sebagai peserta Benchimargin ke Negara Islam Turki

"Harapan kami semoga tahun depan  ada lagi guru kami yag bisa mengikuti jejak beliau juara nasional, doa kami semoga Nurlaelah  sehat dan sukses  selalu selamat dalam perjalanan  sampai kembali  ke Sinjai , Amiin," ucapnya. (AaNd)

19 Kontingen Meriahkan Jumbara PMR

MC-SINJAI, Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai Drs. Akbar membuka kegiatan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja Tingkat Kabupaten Sinjai di Lapangan Sepakbola Takkalala Desa Sanjai Kecanatan Sinjai Timur,  Minggu (29/12*19).

Ketua panitia, Kahar melaporkan bahwa PMR merupakan cikal bakal relawan PMI yang berkualitas, yang mampu menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan menjamin kesinambungan organisasi PMI dimasa depan. 

"Motto Jumbara tahun ini, 'Generasi Sukarelawan Cerdas dan Ceria ' diikuti ratusan peserta dari 19 kontingen terdiri dari 11 kontingen wira, 3 madya dan 5 kontingen mula, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari hingga tanggal 31 desember 2019," bebernya. 

Wakil Ketua PMI Bidang Organisasi Provinsi Sulsel Zainuddin merasa bangga dan menyampaikan apresiasi atas terlaksanakanya Jumbara ini. 

"Jumbara ini dimaksudkan untuk  membangun rasa nasionalisme,  dan Jumbara ini bukan hanya sekedar rutinitas tetapi kegiatan untuk membangkitkan semangat nasional dan kemanuasiaan yang secara alami manusia makhluk sosial yang memang saling membutuhkan satu sama lain," ungkapnya. 

Ia juga salut dengan semangat Pengurus PMI Sinjai dan berharap terus konsisten dalam membina generasi penerus.

Sementara itu Sekda Sinjai yang mewakili Bupati Sinjai ketika membuka acara ini menyampaikan bahwa dengan adanya Jumbara ini diharapkan peserta dapat menjadi cikal bakal untuk memberikan pelayanan baik secara internal di kelompok masing-masing atau di lembaga-lembaga yang ada pada tingkatan sekolah.

"Bukan hanya di sekolah tetap di internal keluarga dan juga di masyarakat dapat tampil sebagai kader PMI yang tidak membedakan antara satu dan lainnya," ungkap Akbar yang juga selaku Ketua PMI Sinjai. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Kepala OPD,  Sekretaris Camat Sinjai Timur Syahrul Paesa,  Kepala Desa Sanjai A. Arsal, para pengurus PMI dan Pembina PMR masing-masing sekolah.  (AaNd)

Begini Keseruan Family Gathering Pemkab Sinjai

MC-SINJAI, Keseruan terlihat di Family Gathering Pemkab Sinjai. Tema "Membangun Semangat Kebersamaan Dalam Melayani, Berkarya dan Berinovasi" menjadi semangat seluruh pejabat bersama keluarga di Pantai Hubat Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur,  Sabtu 28/12/19) siang. 

Berbagai perlombaan diselenggarakan mulai kategori anak-anak,  antar Kepala OPD hingga unsur forkopimda mewarnai legiatan ini diantaranya seperti joget balon, Memindahkan karet dengan sedotan, makan kerupuk, lomba sarung estafet, mengisi air didalam botol bocor hingga lomba suami merias istri dengan mata tertutup. 

Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa bersama Ketua Tim Penggerak PKK Hj. A. Nurhilda Daramata Seto tidak mau kalah dan mengikuti seluruh perlombaan bersama Wakil Bupati, Wakil Ketua DPRD, forkopimda,  para Asisten,  Staf Ahli,  Kepala OPD,  Kabag dan para Camat. 
Rasa kekeluargaan sangat terasa kental, gelak tawa dan keseruan saat perlombaan terlihat dan terdengar riuh membahana di Kawasan Pantai Hubat. 

"Kegiatan ini kita laksanakan untuk menjalin silaturahmi semua pejabat beserta keluarga," ujar Bupati. 

Selain ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga untuk memberikan semangat dan menjaga kekompakan seluruh keluarga Besar Pemkab Sinjai. 

Andi Seto mengatakan, tidak ada batasan dalam acara ini. "Hari ini tidak ada namanya atasan atau bawahan, semuanya sama, kita datang kesini untuk bersantai dan merupakan satu keluarga besar yang tidak ada batasan, " ujarnya. 

Bupati berharap, kedepannya kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan mdlalui momentum ini rasa persatuan semakin kuat sesuai dengan slogan Sinjaibyakni Sinjai Berssatu. 

"Mari bersama-sama kita bersatu untuk menjalankan pemerintahan dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Sinjai," pungkasnya. (AaNd)

Melalui Family Gathering Memperkuat Tali Silaturahmi dan Kebersamaan

MC-SINJAI, Dalam rangka membangun kebersamaan dan meningkatkan tali silaturahmi dilingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah Kabupaten Sinjai mengadakan pertemuan keluarga atau family gathering yang diisi dengan berbagai lomba., hiburan, dan pembagian hadiah dalam berbagai perlombaan.

Acara tersebut diadakan di Pantai Hubat Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur,  Sabtu (28/12/19) sore.  Kegiatan ini melibatkan seluruh keluarga dari para Pejabat Lingkup Pemkab Sinjai,  keluarga unsur forkopimda dan DPRD Sinjai. 

Acara tersebut mendapat sambutan yang sangat meriah dari Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa dan Wakil Bupati Sinjai Hj. A. Kartini Ottong yang hadir bersama keluarga masing-masing. 

Dalam sambutannya Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa menyampaikan bahwa family gathering ini merupakan media yang efektif untuk membangun silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan seluruh keluarga pejabat Lingkup Pemkab Sinjai. 

"Harapan kita dengan dilakukan kumpul-kumpul keluarga ini ke depan akan semakin hari semakin bagus dalam kerjasamanya dan  Insya Allah kita merasa saling memiliki antara seluruh unsur yang ada di pemerintahan," ucapnya. 

Disamping itu juga diadakannya pertemuan keluarga ini untuk mempererat hubungan antar keluarga pejabat yang mungkin selama ini terabaikan, selain itu diharapkan peningkatan dalam kinerja dan juga pelayanan yang lebih baik lagi.

"Pertemuan keluarga ini juga merupakan sarana refresing buat kita, karena sebelumnya kita telah melakukan kegiatan yang cukup padat sehingga di momentum liburan dan akhir tahun ini kita manfaatkan untuk bersantai bersama dengan keluarga di Pantai Hubat ini, " katanya. 

Berbagai rangkaian lomba yang dilaksanakan dalam kegaiatan ini seperti lomba makan kerupuk,  makan donat,  tusuk balon dan memindahkan karet dengan menggunakan gelang, suami merias istri dan berbagai lomba menarik lainnya. (AaNd)

Operasi Lilin, Satlantas Polres Sinjai Bagi Makanan Ke Kaum Duafa

MC-SINJAI, Hari kelima Operasi Lilin tahun 2019, pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, jajaran Polres Sinjai kembali melakukan Pengamanan di jalan.

Kali ini bukan hanya menyasar roda dua dan empat tapi roda tiga pun dihentikan Unit lalulintas Polres Sinjai sambil memberikan makanan ke tukang becak tersebut,Jumat (27/12/2019)

Kanit Lakalantas Sat Lantas Polres Sinjai Iptu Mukramin mempimpin aksi tersebut memberikan makanan kepada kaum duafa di pos Pelayanan Pos pam Natal dan tahun Baru.

Mukramin  mengatakan kegiatan simpatik dan humanis Personil Pos Pelayanan Pasar Sentral Polres Sinjai Natal dan Tahun Baru dengan memberikan bantuan kepada pemulung yang sudah tua renta mendorong becaknya sekaligus memberikan  makanan dan uluran tangan, kegiatan sosial ini untuk menyatukan Polri dengan masyarakat sehingga Polri betul-betul mengayomi dan melindungi masyarakat.

Lebih lanjut Iptu Mukramin menghimbau kepada pengguna jalan khususnya tukang becak untuk tertib berlalu lintas dan gelorakan keselamatan berlalu lintas serta etika lalulintas yang aman. (AaNd/Kari)

Pegawai Lingkup Pemkab Kerja Bakti Bersihkan Islamic Center

MC-SINJAI, Ratusan Pegawai Lingkup Pemerjngah Kabupaten Sinjai melaksanakan kerja bakti di seputaran Masjid Islamic Center Lingkungan Tanassang Kelurahan Alehanuae Kecamatan Sinjai Utara,  Jumat (27/12/19) pagi.

Kegjatan ini dipimpin oleh Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa dan diikuti oleh Sekda Sinjai,  para Asisten,  Staf Ahli,  Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Sinjai Utara, dan Lurah se Kecamatan Sinjai Utara.

Bupati Sinjai mengatakan bahwa pembersihan ini dilakukan sehubungan dengan akan digunakan Masjid ini untuk pelaksanaan Shalat Jumat pada pekan depan tanggal 3 Januari 2020.

"Jadi hari ini kita lakukan kerja bakti bersama seluruh aparat pemerintah karena kita rencanakan hari Jumat pekan depan kita akan lakukan shalat Jum'at disini, " katanya.

Andi Seto juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya juga akan membentuk kepanitian yang akan mengelola dan mengurus Masjid Islamic Center tersebut termasuk menentukan penamaan Masjid.

Bupati berharap dengan keberadaan Islamic Center ini, dapat dijadikan sebagia pusat keagamaan dan masyarakat Sinjai dapat memanfaatkannya untuk melaksanakan berbagai kegiatan-kegiatan keagamaan.

Penyelesaian Islamic Center ini merupakan salah satu perwujudan dari visi Bupati Sinjai tang akan mebjadima. islamic Center sebagai pusat pengembangan syiar Islam guna mengembalikan Kabupaten Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta.

Sementara itu Sekda Sinjai Drs. Akbar menambahkan bahwa Masjid Islamic Center yang diperkirakan dapat menampung hingga 3 ribu jemaah ini pembangunannya sudah mencapai 90 persen.

Adapun yang masih dalam tahap perampungan yakni antara lain tempat wudu pria dan wanita, serta bangunan di lantai dasar yang dipersiapkan untuk Aula dan sekretariat pengelola. (AaNd)

Pantai Bulokkong, Obyek Wisata Yang Menjanjikan

MC-SINJAI, Kabupaten Sinjai tidak kalah dengan daerah lain yang memiliki aneka wisata yang cukup menarik dan sangat berpotensi untuk terus dikembangkan..

Salah satu obyek wisata baru yang menarik untuk dikunjungi dan memiliki spot yang bagus yakni Pantai Bulokkong yang berada di Desa Bua Kecamatan Tellulimpoe. 

Usai melantik Pengurus Karang Taruna, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa yang didampingi oleh Ketua DPRD Sinjai Jamaluddin, Forkopimda dan beberapa Kepala OPD menyempatkan waktunya untuk mengunjungi obyek wisata tersebut, Sabtu (21/12/19) siang dan disambut oleh Camat Tellimpoe Andi Saoraja Lesmana dan Kepala Desa Bua, Andi Azis Soi. 

Bupati Sinjai mengatakan bahwa selaku Pemerintah Daerah memberi apresiasi kepada Kepala Desa Bua Andi Azis Soi bersama aparat desa setempat yang mampu  berinovasi dan menata kawasan Pantai Bulokkong menjadi obyek wisata yang menarik. 

"Kita bersyukur karena di Sinjai melalui Kepala Desa sudah bisa membuat pusat wisata seperti ini,  bisa kita lihat sudah dibangun beberapa gazebo dan anjungan melalui dana desa, " ungkapnya. 

Menurut Bupati,  obyek wisata ini cukup menjanjikan dan bisa dijadikan pusat destinasi namun masih sangat perlu pengembangan kedepan melalui Disparbud yang akan melakukan kajian lebih lanjut. 

"Pemerintah Daerah akan mendorong obyek wisata ini agar terus dapat dikembangkan dan tentunya kami selalu berupaya agar obyek ini bisa mendapatkan bantuan baik itu dari pemerintah Propinsi maupun dari Pemerintah Pusat, " tandasnya. (AaNd)

Rumah Penerima Bansos Diberi Labelisasi

MC-SINJAI, Dinas Sosial Kabupaten Sinjai mulai melakukan pelabelan atau penyemprotan rumah Pra Sejahtera atau penerima bantuan dari Pemerintah. 

Hal ini ditandai Pelabelan rumah yang dilakukan secara simbolis oleh Bupati A. Seto Gadhista Asapa di salah seorang rumah milik warga penerima bantuan di Dusun Jahung-Jahung,  Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur,  Sabtu (21/12/19).

Bupati Sinjai mengatakan, upaya ini dilakukan agar penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta bantuan lainya berjalan tepat sasaran.

“Pelabelan ini sebagai tanda sekaligus memverifikasi dan validasi data. Kami berharap upaya ini  tepat sasaran dan data yang sering menjadi permasalahan dapat diatasi karena kita akan mengetahui rumah mana yang memang layak mendapatkan bantuan, ”ujar Bupati.

Melalui labelisasi ini  menurut Bupati,  bansos yang disalurkan bisa menjadi tepat sasaran, sebab jika warga merasa dirinya mampu tentu tidak bersedia rumahnya untuk dilabelisasi tersebut.

"Kementerian Sosial selama ini mencari cara agar betul-betul transparan dalam penyalurannya,  maka diberikanlah tanda seperti ini. Semoga labelisasi ini bisa mencapai tujuan yang diharapkan,  kami Pemerintah Daerah berusaha agar data di Kemensos mengikuti data yang ada di Pemda, " tambahnya. 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Drs H. Muhammad Irvan, mengungkapkan pelabelan itu dimaksudkan sebagai penanda, bahwa rumah atau keluarga yang tinggal di dalam rumah tersebut merupakan penerima bantuan seperti penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pokok Non Tunai (BPNT).

"Jadi jumlah keluarga pra sejahtera yang menerima bantuan sosial untuk tahap keempat tahun ini berjumlah 8.230 keluarga penerima manfaat yang tersebar di sembilan kecamatan dengan total anggaran sebesar 30,6 milyar rupiah, " sebutnya. 

Pemasangan label tersebut juga disambut baik oleh warga penerima manfaat dan menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap upaya itu.

"Kegiatan ini sangat bagus sekali dan saya setuju rumah kami dipasangi label seperti itu agar betul-betul tidak ada yang cemburu sebab memang faktanya kami tidak punya apa-apa kodong, " kata Hasse dengan logat bugis usai rumahnya dipasangi labelisasi oleh Bupati Sinjai.  (AaNd)

Bupati Sinjai Lantik Pengurus Karang Taruna Sinjai


MC-SINJAI, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa melantik pengurus Karang Taruna Kabupaten Sinjai periode 2019-2024 di Kawasan Pantau Hubat Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur,  Sabtu (21/12/19) siang. 

Pelantikan ini disaksikan oleh Ketua Karang Taruna Propinsi Sulsel Ir Farouk M. Betta,  Ketua DPRD sinjai Jamaluddin,  para Forkopimda serta beberapa Kepala OPD, Kabag dan orgabisasi Pemuda yang ada di Sinjai. 

Farouk dalam sambutannya menyampaikan bahwa Karang tarunamerupakan organisasi pemuda sebagai garda terdepan dalam pencanangan program Pemerintah Daerah. 

"Kita sebagai organisasi plat merah tidak boleh terpisah dengan Pemerintah Daerah sehingga kedepan kita harao Karang Taruna mengedepankankan sisi kepemudaan  dan sosial sehingga organisasi ini tetap eksis di tengah masyarakat, " ucapnya. 

Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa msnyampaikan bahwa kehadiran Karang Taruna hendaknya dapat mengawal program Pemerintah Daerah dan berkoordinasi dengan Pemerintah desa hingga tingkat Kabupaten dalam usaha mensejahterakan masyarakat. 

"Saya punya harapan kepada Karang Taruna agar hendaknya mendorong pemuda di Sinjai untuk punya wawasan kedepan tidak hanya berkeinginan jadi PNS tetapi bisa menjadi wirausaha," ujranya. 

Apalagi kata Bupati, bonus demografi di Sinjai berada di puncak sebab dari 260 ribu penduduk, 64 hingga 67 persen masuk usia produktif yaitu usia 15 - 60 tahun sehingga lapangan kerja perlu diperluas. 

Sementara itu Ketua Karang Taruna Kabupaten Sinjai A. Adri Ismawan Putra  berkomitmen untuk membantu dan  mengawal program pemerintah Kabupaten Sinjai. 

"Kiita akan selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan saatnya Karang Taruna Sinjai harus bangkit dari ketertidurannya," pungkasnya. 

Usai pelantikan,  dirangkaikan denfan launching pelabelan Rumah Keluarga Pra Sejahtera Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pokok Non Tunai (BPNT). (AaNd)

Pemdes Bonto Sinala Adakan Pelatihan Tanggap Bencana

MC-SINJAI, Pemerintah Desa Bonto Sinala Kecamatan Sinjai Borong menggelar Pelatihan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana dengan menghadirkan Narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, di Aula Kantor Desa Bontosinala, Kamis (19/12/19).

Mereka diberikan pembekalan Mitigasi Bencana dan pengetahuan dini serta gambaran umum Kebencanaan dengan harapan tanggap dan siaga ketika menghadapi bencana.

Kepala Desa Bonto Sinala, Mappanyuki mengatakan, Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program kerja Pemerintah desa dimana di wilayah ini  rentan dengan bencana utamanya tanah Longsor, Puting Beliung, Gempa, Kebakaran dan lain-lain.

"Tentu sangat berguna bagi masyarakat kami sehingga masyarakat kami setidaknya setelah mengikuti kegiatan tersebut sudah ada pembekalan dan pengetahuan ketika menghadapi Bencana baik pra, saat terjadi, maupun Pasca Bencana," katanya. 

Sementara itu Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sinjai, Syamsul Ahmad sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Desa Bontosinala tersebut.

Dalam pemaparannya dikatakan bahwa upaya pencegahan dalam hal Kesiapsiagaan telharus dimulai sejak dini, sebagai cara untuk mengurangi resiko atau dampak yang ditimbulkan bila sewaktu-waktu ada bencana.

 "Kami bekali masyarakat dengan pengetahuan sebagai pemahaman sehingga jelas ketika dalam keadaan darurat setidaknya sudah mampu melakukan apa dan berbuat apa," ungkapnya. 

Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 orang yang terdiri dari  masyarakat, tokoh pemuda, dan Perangkat Desa Bontosinala. (AaNd) 

SMKN 1 Sinjai Gelar Pentas Seni

MC-SINJAI, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sinjai terpilih sebagai salah satu penyelenggara pentas seni yang dilaksanakan oleh salah satu provider jaringan.

Kegiatan yang bertema "Menyatukan Pelajar Melalui Seni" dilaksanakan setelah SMK 1 Sinjai berhasil meraih polling tertinggi dari seluruh SMK yang ada di Sulsel. 

Kepala UPTD SMK 1 Sinjai Drs. Muhiddin yang membuka pentas seni ini mengucapkan rasa syukur atas terpilihnya SMK 1 Sinjai selaku penyelenggara pentas seni akbar ini. 

"Semoga kegiatan ini dapat melahirkan bakat-bakat generasi muda yang memiliki talenta kbususnya dalam bidang seni, " ucapnya, Kamis (19/12/19) di Halaman SMKN 1 Sinjai. 

Ketua Panitia Pelaksana, Asrul Hidayat mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti perwakulan dari berbagai sekolah SMA/ sederanat yang ada dj Sinjai dan juga berasal dari daerah lain. 

Adapun kegialatan yang berlangsung selama sehari ini diisi dengan lomba tari-tarian,  nyanyi solo dan vokal grup. 

Pentas seni yang bertajuk 'Hey Star' ini menghadirkan bintang tamu  Rizcky De Keizer seorang penyanyi dan musisi multi-instrumentalis  terkemuka kota Makassar. (AaNd)

Polres Sinjai Musnahkan Barang Bukti Hasil Operasi Cipta Kondisi

MC-SINJAI, Kepolisian Resor Sinjai memusnakan sejumlah barang bukti hasil operasi cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun baru 2020, di samping Mapolres Sinjai,  Kamis, (19/12/19).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong, Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf. Oo Sahrojat,  forkopimda dan para anggota DPRD Sinjai.

Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnakan tersebut merupakan hasil operasi cipta kondisi menjelang natal dan tahun baru guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif diwilayah kabupaten Sinjai.

Selain itu Kapolres Sinjai juga meminta dukungan dari berbagai elemen pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda untuk bersama-sama memberantas penyakit masyarakat lainnya yang meresahkan masyarakat dan mengganggu kamtibmas dan memberantas penyalahgunaan narkotika.

Selanjutnya pemusnahan barang bukti berupa Miras sebanyak 61 (enam puluh satu) botol terdiri dari Bir Angker 37 botol, anggur koleson cap orang tua besar sebanyak 20 botol, dan topi rodja 6 (enam) botol. (AaNd) 

Pemdes Pulau Harapan Akan Bangun TPA Sementara

MC-SINJAI, Melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana desa (DD) tahun 2019, pemerintah Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau IX terus memacu progres pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. 

Kepala Desa Pulau Harapan H. Ambo Sakka mengatakan bahwa adanya dana desa baik yang bersumber dari APBN maupun APBD telah membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat setempat. 

Tahun 2019 ini berbagai program yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat Pulau Harapan.

Dalam Bidang Infrastruktur telah dilakukan pembangunan jalan desa,  pembangunan gedung Paud, posyandu,  pembangunan Aula Desa,  drainase, hingga pembangunan lantai jemur. 

Pembangunan lantai jemur ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah desa sejak tiga tahun terakhir ini karena dominan warga Pulau Harapan berprofesi sebagai nelayan budidaya rumput laut. 

"Rumput laut ini merupakan potensi unggulan di desa kami sehingga tiap tahun kami buatkan lantai jemur bagi warga untuk tempat pengeringan dan Alhamdulilah ini sangat diraskan manfaatnya oleh warga, " kata Ambo Sakka ketika menjadi narasumber dalam Program Dialog yang disiarkan langsung melalui Sinjai TV dan Radio Suara Bersatu,  Rabu (18/12/19).

Sedangkan di bidang pemberdayaan masyarakat,  Pemerintah Desa tiap tahun memberikan bantuan sampan fiber kepada para nelayan. 

Sekedar diketahui total anggaran dana desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa Pulau Harapan tahun 2019 ini sebesar Rp.  2,5 milyar yang berasal dari alokasi dana desa Rp. 996 juta, dana desa 1,4 milyar  dan dana bagi hasil Rp. 25 juta.

Sementara itu Sekretaris Desa Pulau Harapan,  Karmila menambahkan bahwa kendala yang dihadapi selama ini oleh warga setempat yakni sampah dan air bersih. 

Upaya yang dilakukan selama ini untuk mengatasi hal tersebut,  Pemerintah Desa telah membuat bak penampungan air serta menyiapkan tempat sampah di masing-masing dusun. 

Selain itu  tahun 2020 mendatang,  Pemerintah Desa rencananya akan membangun tempat pembuangan akhir sementara untuk menangani sampah yang ada. 

"Semoga dengan adanya tempat pembuangan akhir sementara ini bisa mengatasi sampah yang menjadi masalah utama dan kami harapkan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu kami nantinya mengangkut sampah," harapnya. (AaNd)

Polres Sinjai Sosialisasikan Bahaya Berkendara Bagi Anak Dibawah Umur

MC-SINJAI, Satuan Lalu Lintas Polres Sinjai gencar mensosialisasikan pelarangan anak dibawah umur untuk menggunakan kendaraan berlalu lintas di jalan raya.

Seperti yang dilaksanakan oleh Anggota Dikyasa Satlantas Polres Sinjai Bripka Karman dalam Program Acara 'Polisi Menyapa' dengan tema 'Alasan Mengapa Anak Dibawah Umur Dilarang Berkendara'di Studio Radio Suara Bersatu FM,  Rabu (18/12/19).

"Kami mengajak semua orang tua guru dan elemen masyarakat untuk melarang anak dibawah umur atau dibawah usia 17 tahun menggunakan kendaraan bermotor berlalu lintas di jalan raya," katanya. 

Dia mengungkapkan bahwa beberapa alasan anak dibawah umur dilarang berkendara yakni belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM),  mental anak belum stabil, kondisi fisik yang belum bisa menguasai kendaraan serta orang tua akan repot jika anaknya ditilang karena belum memiliki SIM. 

"Ini sangat penting dipatuhi karena apabila terlibat kecelakaan, posisi anak lebih lemah lantaran tidak punya SIM, meski sebenarnya tidak salah, dia bisa tersudut karena mengemudi tanpa izin," katanya. 

Bukan hanya itu mental anak yang belum mumpuni,  akan membuat konsentrasi mereka terganggu dalam berkendara serta masih memiliki jiwa kekanakan yang selalu ingin mendahului kendaraan yang ada didepannya. 

Berdasarkan data dari Polres,  kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Sinjai masih didominasi oleh anak yang masih berada dibawah umur. 

Selain melakukan sosalisasi melalui Radio,  pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi langsung ke beberapa sekolah SMP maupun SMA yang ada di Sinjai. (AaNd)

Polsek Pulau IX Bersama Warga Setempat Nobar Film Pendek

MC-SINJAI, Aparat Kepolisian dari Polsek Pulau IX bersama masyarakat setempat menggelar nonton bareng sebuah film berjudul 'Surga Kecil di Bondowoso'.

'Surga Kecil di Bondowoso' merupakan sebuah film dokumenter yang menginspirasi publik serta menceritakan seputar kesetaraan atau persamaan dalam tugas sehari-hari antara sang suami maupun sang istri dalam sebuah kehidupan rumah tangga.

Kapolsek Pulau IX Ipd Sasmito nampak mengawali dengan mengucapkan terimakasih terhadap para undangan yang telah hadir mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) di lapangan Kambuno, Selasa (17/12/19) malam.

"Film ini sangat bermakna dan memiliki pesan-pesan positif dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-91. Film dokumenter karya Nia Dinata yang berjudul ‘Surga Kecil di Bondowoso’ hanya berdurasi 15 menit, namun bisa membawa penonton melihat kehidupan nyata tentang kesetaraan antara pria dan wanita dalam berkeluarga,” paparnya.

Selain itu, perwira pertama Polri kelahiran Jawa Timur ini mengajak seluruh penonton untuk bersama-sama mengambil hikmah serta pelajaran dari film Surga Kecil di Bondowoso. Menurutnya film tersebut dapat menjadi edukasi dalam kehidupan sehari-hari untuk bisa mandiri tanpa berharap kepada orang lain. 

Lebih jauh, ia menghimbau seluruh elemen masyarakat di wilayah hukumnya untuk bersama-sama erat bergandengan tangan dalam menghadapi dan mengamankan kegiatan Perayaan Natal 2019 dan malam Tahun Baru 2020.

"Kita berdo'a bersama agar kegiatan perayaan Natal 2019 dan malam Tahun Baru 2020 di wilayah Pulau IX dan Sinjai keseluruhan, dapat berlangsung dalam keadaan aman dan lancar, " pungkasnya. (AaN/kari)

LPPL Radio dan Sinjai TV Targetkan Raih Piala di KPID Award 2019

MC-SINJAI, Puluhan lembaga penyiaran yang ada di Sulsel akan kembali berkompetisi dalam Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel Award, yang akan dihelat Minggu (22/12/19) mendatang di Gedung Karaeng Pattingalloang Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Komisioner KPID Sulsel Bidang Kelembagaan  Riswansyah Muchsin saat dihubungi via ponsel,  Selasa (17/12/19) mengatakan penghargaan tahun ini hampir sama dengan ajang sebelumnya, namun yang membedakannya kali ini akan digelar di dalam ruangan (indoor). 

“Ajang penghargaan kepada insan penyiaraan televisi dan radio ini hampir sama. Yang beda tahun ini kita laksanakan di dalam gedung,  beda tahun-tahun sebelumnya yang kita selalu laksankan di outdoor ini kita lakukan agar ada suasana yang beda dari tahun sebelumnya,” jelas Riswansyah. 

Adapun tema yang diangkat tahun ini "Membangun Daerah Melalui Penyiaran". tema ini dipilih kata Riswansyah karena penyiaran akan menjadi raja di daerahnya masing-masing dan penyiaran saat ini sudah menjadi industri yang cukup menjanjikan. 

"Sekarang ini banyak yang hidup dari penyiaran,  apalagi kalau sudah migrasi dari analog ke digital maka media penyiaran ini menjadi industri yang sangat menjanjikan, " tandasnya. 

Ia menambahkan, sistem penilaian pada 16 kategori penghargaan pun hampir sama dengan tahun lalu yakni penilaian kuantitatif dan kualitatif.

Sementara itu, Kepala UPT Radio Suara Bersatu dan Sinjai TV, H. Munawir  mengatakan bahwa Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) milik pemerintah Kabupaten Sinjai baik radio maupun televisi siap bersaing dengan lembaga penyiaran yang ada di Makassar.

Bahkan pihaknya menargetkan untuk meraih piala dari masing-masing kategori baik untuk radio maupun televisi.

“Beberapa kategori yang diperlombakan kita ikutkan dan kami sudah mengirimkan filenya beberapa waktu lalu, semoga hasilnya lebih baik dari tahun lalu,” katanya.

Sekedar diketahui tahun 2018 lalu, Sinjai TV berhasil meraih piala dalam kategori program iklan layanan masyarakat (ILM) terbaik.

Selain itu, Radio Suara Bersatu FM juga masuk nominasi dalam kategori Iklan Layanan Masyarakat terbaik, bahkan yang lebih membanggakan Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa kala itu berhasil masuk dalam nominasi tiga Kepala Daerah Peduli Penyiaran di Sulsel. 


Dalam ajang KPID Award tahun ini kategori penghargaan yang akan diberikan yakni :

Kategori Penghargaan Untuk Radio:
1. Berita Terbaik
2. Talkshow Terbaik
3. Feature Terbaik
4. Hiburan Terbaik
5. Iklan Layanan Masyarakat Terbaik
6. Program Religius Terbaik

Kategori Penghargaan Untuk Televisi:
1. Berita Terbaik
2. Talkshow Terbaik
3. Feature Terbaik
4. Hiburan Terbaik
5. Iklan Layanan Masyarakat Terbaik
6. Program Religius Terbaik

Kategori Penghargaan Khusus:
1. SSJ Televisi Terbaik
2. Tokoh Peduli Penyiaran
3. LPPL Terbaik
4. Kepala Daerah Peduli         LPPL.  (AaNd)

BPP Kecamatan Akan Jadi 'Kostra Tani'

MC-SINJAI, Pembangunan pertanian dari kecamatan yang dicanangkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melalui program Sistem Komando Strategis Teknis Pertanian (Kostra Tani) mulai digencarkan. 

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikutura dan Perkebunan Kabupaten Sinjai Dra. Hj  Marwatiah saat menjadi Pembina apel di Lingkup Pemkab Sinjai,  Senin (16/12/19)  mengutarakan bahwa Kostra Tani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. 

"Melalui Kostra Tani, BPP yang ada di kecamatan berperan sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian dan pusat pembelajaran yang kegiatannya itu akan dikoneksikan sampai ke tingkat pusat," katanya.

Pelaksanaan Kostra Tani bertujuan menciptakan kecamatan sebagai tumpuan pengendali dan operasional pembangunan pertanian.

Sistem ini dipersiapkan untuk memonitor dan mengoptimalkan peran penyuluh di kecamatan sebagai ujung tombak dan garda terdepan ketahanan pangan nasional.

"Tahun 2020 nanti,  ada lima BPP di Sinjai yang akan menjadi Kostra Tani dan nantinya akan dilengkapi peralatan IT dan sarana komputerisasi lainnya sehingga dalam aktivitasnya dikendalikan di Pusat," ucapnya. (AaNd)

Puskesmas Bulupoddo Raih Akreditasi Paripurna

MC-SINJAI, Puskesmas Bulupoddo mendapatkan predikat Akreditasi paripurna dari Kementerian Kesehatan RI. Capaian membanggakan ini merupakan kedua kalinya di Sinjai setelah Puskesmas Manimpahoi yang beberapa waktu lalu juga meraih akreditasi paripurna. 

"Syukur Alhamdulillah Puskesmas Bulupoddo mendapat hasil paripurna, ini  pencapaian tertinggi dari penilaian akreditasi dan  menambah jumlah puskesmas  yang meraih paripurna di Sinjai ," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. A. Suryanto Asapa di sela-sela kegiatan Festival Kreativitas PAUD di Dinas Pendidikan Sinjai,  Senin (16/12/19).

Pihaknya mengharapkan dengan tercapainya hasil nilai tertinggi pada akreditasi Puskemas Bulupoddo ini agar terus berkomitmen meningkatkan kinerja dan fasilitas puskesmas dalam pelayanan kesehatan yang prima untuk masyarakat.

"Selamat untuk Puskesmas Bulupoddo atas tercapainya akreditasi paripurna, kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Puskesmas, Ibu Camat,  Kepala Desa dan lintas sektor yang selama ini mendukung kegaiatan puskesmas sehingga hasil yang dicapai ini bukan hanya kerja dari Puskesmas itu sendiri tapi berkat bantuan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat setempat, " ungkapnya. 

Andi Suryanto berharap capaian ini menjadi motivasi untuk puskesmas Kampala yang akan menjalani re-akreditasi akhir bulan ini serta juga puskesmas lainnya, untuk selalu berkomitmen dalam meningkatkan mutu dan mementingkan keselamatan pasien dan petugas. 

Sekedar diketahui, empat puskesmas di Sinjai menjalani re-akreditas tahun ini. Re-akreditasi dilakukan untuk mempertahankan akreditasi puskesmas yang sudah ada dan berharap naik status setelah tiga tahun memperoleh akreditasi. (AaNd)

About

Distributed By My Blogger Themes | Designed By Seo Blogger Templates