Trending

Staf Inspektorat Belajar Penatausahaan Angka Kredit



MC-SINJAI, Inspektorat Kabupaten Sinjai menggelar Pelatihan Kantor Sendiri, yang bertempat di aula Hotel Srikandi, Kamis (30/7/2015). Pelatihan ini diperuntukkan hanya bagi pegawai Inspektorat Kabupaten Sinjai.

Sugeng Subiono, perwakilan BPKP Makassar yang hadir sebagai narasumber menjelaskan prosedur kegiatan baku penilaian dan penetapan angka kredit auditor. “Jadi dalam melaksanakan tugasnya, pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit membentuk tim penilai, yang bertugas membantu pejabat bersangkutan dalam menilai dan menetapkan perolehan angka kredit pejabat fungsional auditor”paparnya.

Perwakilan BPKP ini juga berharap melalui pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang peran, karir, kinerja serta kompetensi dan kapabilitas auditor. Pelatihan internal bagi pegawai inspektorat Sinjai ini berlangsung selama dua hari.(Zakaria Ridwan)

Ratusan Hektar Sawah Di Sinjai Timur Alami Puso

MC-SINJAI, Ratusan hektar tanaman padi di Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai dinyatakan gagal panen (puso) karena kekeringan. Akibatnya, para petani dipastikan merugi hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Sinjai, Ir. Jamil mengatakan, puso ini terjadi akibat kemarau panjang yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk di kabupaten Sinjai.

Di Kecamatan Sinjai Timur, sekitar 111 hektar sudah dipastikan mengalami puso, dan 106 hektar sawah diantaranya berada di Desa Sanjai. "Kami sudah melakukan pemantauan bersama danramil di Desa Sanjai dan seluruh sawah disana dipastikan akan mengalami puso," katanya.

Selain itu, sekitar 818 hektare tanaman padi yang berada di kecamatan lainnya saat ini kondisinya sedang terancam puso. 

Untuk mengantisipasi terjadinya puso yang lebih luas. Jamil mengungkapkan, pihaknya berupaya mengoptimalkan penggunaan pompa air yang ada di kelompok tani. 

Menurut Jamil, saat ini yang dibutuhkan adalah tambahan pompa air untuk daerah yang ada sumber airnya. "Jadi kami sudah meninjau lokasi yang mengalami puso, jika didaerah sekitarnya masih ada sumber air kita akan membangun sumur bor di lokasi tersebut," kata Jamil.

Pihaknya juga saat ini melakukan pendataan jumlah sawah yang mengalami puso dan kebutuhan pompa air untuk dilaporkan ke Kementerian Pertanian RI, " Saya sudah terima SMS langsung dari bapak Menteri yang meminta data terkait jumlah pompa air yang dibutuhkan dan jumlah area sawah yang kering di Sinjai," katanya.

Salah seorang petani di Desa Sanjai, Burhan mengungkapkan bahwa semua petani di desa ini dipastikan tidak bisa panen. (AaNd)

KETUA TP PKK KABUPATEN SINJAI MELANTIK KETUA TP KECAMATAN SINJAI BARAT DAN SINJAI TENGAH

MC-SINJAI,Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai,Ny.Rahmatia Sabirin melantik Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sinjai Barat dan Kecamatan Sinjai Tengah yang berlangsung d kantor kecamatan masing-masing, Rabu (29/7).

Dalam sambutannya setelah melantik Ketua Tim Penggerak PKK tersebut, ia menyampaikan bahwa dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerakan PKK dengan 10 Program Pokok PKK maka berlaku pulalah penyebutan dari Dewan Penyantun menjadi Dewan Pembina mulai dari Pemerintah Dalam Negeri/Gubernur/Bupati dan Walikota sampai kepada tingkat kepala desa/lurah.

“Jadikanlah wadah organisasi ini sebagai tempat menghimpun diri sebagai wardah terdepan untuk bersatu padu dalam menjalin kerjasama yang baik untuk mewujudkan cita-cita PKK yang dituangkan dalam 10 program pokok dan dikelompokkan 4 kelompok kerja tersebut tentu sangat erat keterkaitannya dengan program-program instansi terkait yang ada di kecamatan”,jelasnya.

PKK sebagai gerakan dari dan oleh masyarakat merupakan mitra kerja pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan.Saat ini di kecamatan telah dilakukan pendataan Dasa Wisma yang merupakan salah satu program kerja tim penggerak PKK Kabupaten Sinjai tahun anggaran 2015 dengan tujuan memperoleh data warga TP.PKK, Data Keluarga dan kegiatan warga yang benar.(Zakaria Ridwan)

Pengrajin Batu Cincin Ikut Pelatihan Wirausaha

MC-SINJAI,Sebanyak 40 orang kelompok usaha kecil menengah di Sinjai mengikuti pelatihan pengembangan keterampilan, dan wirausaha tenaga kerja muda I dan II. Pelatihan ini bertempat di gedung Wisma Hawai Sinjai, Rabu (29/7/2015) pagi. 

Dari seluruh peserta yang mengikuti pelatihan, terdapat 10 orang peserta yang menekuni usaha kerajinan batu cincin. Sisanya berasal dari pemilik usaha tata rias dan perbengkelan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka Bupati Sinjai, H. Sabirin Yahya, didampingi Plt Kepala Dinas Sosnakertrans Sinjai, H. Akmal MS.

Bupati Sinjai dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini. Pemerintah daerah menurutnya akan terus mendorong pertumbuhan wirausaha melalui pelatihan, permodalan dan pembangunan UMKM.(Zakaria Ridwan)

Sinjai Raih Penghargaan “Adi Praja Satwa Sewaka” Tahun 2015

MC-SINJAI, Pemerintah kabupaten Sinjai  menerima penghargaan  “Adi Praja Satwa Sewaka” tahun 2015 sebagai pemenang pertama untuk wilayah Indonesia Bagian Tengah// yang dilaksanakan oleh Komoditas Pengembangan Usaha Peternakan Indonesia (KPUPI) bekerjasama dengan PT. Napindo Media Ashatama dan Kementerian Pertanian RI.

Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Pertanian RI melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan (PKH) Prof.Dr.Ir. Muladno Basar,MSA kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai drh. Aminuddin Zainuddin pada pembukaan livestock Expo dan Forum 2015 di Grand City Mall and Vonvex Surabaya pada Rabu (29/7) kemarin.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewann Sinjai, Irwan Suaib mengatakan, diterimanya award peternakan tersebut, tak lain karena Pemerintah Kabupaten Sinjai telah dianggap sukses membangun peternakan dan kesehatan hewan. 

"Penghargaan ini sebagai bukti kita berkomitmen tinggi dalam pengembangan Peternakan di Kabupaten Sinjai untuk menunjang pembangunan peternakan di Indonesia," jelasnya.

Pemerintah Daerah juga berterima kasih kepada masyarakat, DPRD, petugas peternakan, kelompok tani dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya program di bidang peternakan.

Lebih lanjut Irwan  berharap, agar prestasi tersebut dapat dipertahankan tiap tahunnya, dengan harapan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai semakin maju dan menjadi percontohan bagi daerah lain.

Pemberian anugerah “Adi Praja Satwa Sewaka” ini  dilakukan dua tahun sekali sejak tahun 2006, dengan Tim penilai berasal dari beberapa organisasi, tenaga ahli, pemerhati Bidang Peternakan dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (AaNd)

KABUPATEN SINJAI TERIMA PENGHARGAAN ADI PRAJA SEWAKA

MC-SINJAI,Sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah kabupaten dan kota yang mempunyai komitmen tinggi dalam pengembangan peternakan didaerahnya untuk menunjang pembangunan peternakan di Indonesia KPUPI (Komunitas Pengembang Usaha Peternakan Indonesia) bekerja sama dengan Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian RI dan PT Napindo Media Ashatama  memberikan penghargaan “Adi Praja Satwa Sewaka/Indonesian Livestock Services Award”. Anugerah ini dipersembahkan kepada kabupaten atau kota masing-masing wilayah barat, wilayah tengah dan  wilayah timur  Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Kabupaten Sinjai menerima Penghargaan Adi Praja Satwa Sewaka Tahun 2015 untuk wilayah Indonesia bagian tengah.Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan,Prof.Dr.Ir Muladno Basar,MSA dan diterima oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai,drh.H.Aminuddin Zainuddin dalam acara pembukaan Pameran Indolive Stock yang berlangsung di Surabaya,hari ini,Rabu (29/7).

Selain Sinjai, kabupaten Pasuruan, Malang dan Tabanan juga memperoleh penghargaan yang sama.Penghargaan tersebut diperoleh karena dinilai memiliki komitmen yang tinggi dalam pengembangan peternakan di Kab.Sinjai khususnya dalam menunjang pembangunan peternakan di Indonesia.

Dalam acara pembukaan tersebut hadir Gubernur Jawa Timur, Walikota Surabaya,Direktur PT.Napindo selaku pelaksana kegiatan.Pameran Indo Live Stock ini diikuti oleh 30 negara.

Pemberian anugerah “Adi Praja Satwa Sewaka” ini  dilakukan 2 tahun sekali sejak tahun 2006, dengan Tim penilai berasal dari beberapa organisasi, tenaga ahli, pemerhati Bidang Peternakan dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.(Zakaria Ridwan)

Puluhan Masyarakat Ikuti Pengembangan Keterampilan

Bupati Sinjai, H. Sabirin Yahya serahkan bantuan
peralatan keterampilan kepada peserta pelatihan
MC-SINJAI. Puluhan masyarakat mengikuti pengembangan keterampilan dan wirausaha tenaga kerja muda di wisma Hawai, Rabu (29/07/2015). Acara ini dibuka oleh bupati Sinjai, H. Sabirin Yahya.

Ketua panitia,  lukman S.Sos  dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini untuk menciptakan dan memperluas kesempatan kerja baru, serta untuk pengembangan kegiatan ekonomi lokal yang produktif dan berkelanjutan pada skala mikro kecil dan menengah dengan sasaran tersedianya lapangan kerja / usaha baik secara individu maupun kelompok

Pelatihan ini akan berlangsung  selama 2 hari  29 - 30 Juli 2015, dengan mengikuti sejumlah keterampilan yaitu tata rias,  kerajinan batu cincin,  dan perbengkelan.  Para peserta pelatihan ini mengikuti instruktur dan nara sumber dari Dinsosnakertrans Provinsi Sul-sel, dan  instruktur lokal kabupaten Sinjai.

Sementara itu Bupati Sinjai dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena  dapat mendorong pertumbuhan wirausaha melalui pelatihan, permodalan dan pembangunan UMKM.

Diakhir acara  bupati menyerahkan  bantuan berupa alat-alat perbengkelan, tata rias dan alat usaha batu cincin.(L2)

Sebagian Wewenang Bupati Akan Dilimpahkan Ke Camat

Kabag Pemerintahan Umum Setdakab Sinjai, Lukman Mannan S.IP, M.Si
MC-SINJAI, Untuk meningkatkan dan memaksimalkan kinerja aparatur di tingkat Kecamatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai mengulas draft Peraturan Bupati (Perbup) Tahun 2015 tentang pelimpahan sebagian kewenangan Bupati kepada Camat. 

Pembahasan itu dirangkum dalam Rapat Kordinasi (Rakor) tentang pelimpahan sebagian kewenangan Bupati kepada Camat yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Senin kemarin (27/7). Rakor ini dihadiri oleh para Kepala SKPD, Camat dan lurah yang ada di Sinjai//.

Kepala Bagian Pemerintahan Umum Setdakab Sinjai, Lukman Mannan mengatakan, sebagai ujung tombak pemerintahan maka aparatur kecamatan dituntut mampu memberikan pelayanan prima, dan memudahkan masyarakat dalam memperoleh kemudahan pelayanan secara murah, cepat dan berkualitas.

Tujuan dilaksanakan rakor ini, kata Lukman, untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah baik urusan wajib maupun urusan pilihan yang selama ini ditangani oleh Bupati untuk dilimpahkan kepada Kecamatan sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih efektif.

"Rakor ini mempercepat pengambilan keputusan dalam memenuhi kualitas kinerja pelayanan umum dari pemerintah untuk masyarakat, sesuai dengan dinamika maupun perkembangan dan kebutuhan pada masyarakat," jelasnya.

Sebelum keputusan diambil, masukan-masukan dari camat tentang pelimpahan kewenangan  itu  akan dikonsultasikan  dengan kegiatan yang ada pada SKPD untuk mencapai sinkronisasi sehingga tidak terjadi tumpah tindih. (AaNd)

Kader PKK Ikuti Pembinaan GSI

MC-SINJAI. Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai bersama-sama dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten sinjai melakukan pembinaan Gerakan Sayang Ibu (GSI) bagi kader PKK, di gedung PKK, Selasa (28/07/2015). 

Pembinaan kader GSI ini dimaksudkan untuk mengaktifkan kembali para kader-kader agar melakukan penyuluhan kepada keluarga dan masyarakat tentang pentingnya gerakan sayang ibu.

Ketua TP. PKK Sinjai, Hj. Rahmatiah Sabirin dalam sambutannya mengatakan sebagian besar kematian ibu-ibu dapat dicegah dengan menghindari 4 terlambat, yaitu  terlambat mendeteksi dini, terlambat untuk mengadakan musyawarah dengan keluarga, terlambat memperoleh transpartasi dalam rujukan dan terlambat memperoleh penanganan gawat darurat secara terpadu. 

Masih dalam sambutannya, Rahmatia mengungkapkan GSI ini perlu kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah serta seluruh elemen masyarakat dan para kader-kader PKK,

Hj. Ramhatiah, mengajak kepada para kader PKK untuk melakukan penyuluhan kepada keluarga dan masyarakat agar tingkat kematian ibu dan bayi di kabupaten Sinjai berkurang dan dapat dicegah. (L2)

Penyaluran Raskin di Sinjai Akan Rampung

Illustrasi
MC-SINJAI. Penyaluran Raskin di Kabupaten Sinjai untuk periode Juli-Agustus 2015 kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) akan rampung dalam waktu dekat ini, di Sinjai ada sekitar  13.274  RTS  yang tersebar di 9 kecamatan.

Kasubag Pertanian kehutanan, kelautan dan perikanan, BPPKP, Jamiat Isma S.Sos saat di hubungi melalui telepon mengatakan  raskin ini mulai disalurkan sejak bulan Ramadhan lalu dan hari ini (28/07) penyaluran raskin di laksanakan di desa Bua  kecamatan Tellulimpoe,  

Jamiat menambahkan masih ada 2 kecamatan yang belum menerima bantuan raskin yakni, kecamatan Sinjai Barat dan Kecamatan Sinjai Selatan,  rencananya akan disalurkan dalam waktu dekat ini (L2). 

Hari Pertama Masuk Sekolah, Ortu Wajib Antar Anak

Kadis Dikpora Sinjai, Dra.Hj. Mas Ati
MC-SINJAI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan aturan baru bagi siswa di hari pertama masuk sekolah. Orang tua atau wali murid wajib mengantarkan anaknya. Aturan tersebut tertuang dalam Permendikbud nomor 21 tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti yang dikeluarkan pertengahan Juli lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sinjai, Dra Hj. Mas Ati saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) dibeberapa sekolah di Sinjai, mengatakan, selain memantau kehadiran guru dan siswa di hari pertama sekolah ini, sidak ini juga untuk memantau pelaksanaan Permendikbud Nomor 21 tahun 2015 tentang kewajiban orang tua mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari perdana sekolah.

Ia menguraikan, Aturan ortu (orang tua) wajib mengantar sekolah anaknya ini diberlakukan kepada siswa baru tahun ajaran 2015/2016 di semua jenjang. Mulai Taman Kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA). 

Lebih lanjut, masih dalam Permendikbud tersebut, ortu tidak sebatas mengantar anak di luar pagar sekolah. Namun harus benar-benar ikut masuk sampai di dalam kelas. Begitu di dalam kelas, orang tua harus berkomunikasi dengan guru yang akan mengajar sang anak. Intinya, menitipkan anaknya kepada guru di sekolah.

Mas Ati berharap kepada orang tua yang belum sempat mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama, kiranya dihari berikutnya dapat mengantarkan langsung hingga kedepan kelas anaknya dan guru wajib menyambut baik kedatangan orang tua di Sekolah untuk lebih menjalin komunikasi antar guru dan orang tua siswa. (AaNd)

Bupati Sinjai Panen Perdana di Lamatti Rilau

Bupati Sinjai, H Sabirin Yahya bersama Ketua DPRD Sinjai dan Unsur Forkominda Melakukan panen perdana padi hibrida
MC- SINJAI, Bupati Sinjai H. Sabirin Yahya melakukan panen perdana  padi hibrida  di Lingkungan Polewali Keluarahan Lamatti Rilau Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (28/7). Panen perdana  ditandai dengan pemetikan untaian buah padi menggunakan sabit Oleh Bupati Sinjai bersama Ketua DPRD Sinjai dan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kabupaten Sinjai.

Bupati Sinjai Usai melakukan Panen perdana mengatakan, kegiatan ini sangat strategis dalam rangka mendukung program pemerintah yakni kegiatan upaya khusus (upsus) peningkatan produksi padi dalam mewujudkan swasembada pangan.

"panen perdana ini penting dilaksanakan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan sesuai instruksi presiden, namun yang paling utama adalah hasil produksi padi yang dihasilkan meningkat dan memiliki kualitas tinggi," katanya.

Bupati meminta kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura, penyuluh serta aparat TNI selaku pengawas program upsus ini agar selalu melakukan evaluasi sehingga musim tanam kedepan lebih baik.

Sementara itu, Dandim 1424 Sinjai, Letkol Infanteri Maskun Nafik mengatakan, keterlibatan TNI dalam progam upsus ini adalah merupakan wujud dukungan TNI dalam membantu Pemkab Sinjai untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional.

Camat Sinjai Utara, Yuhadi samad dihadapan Bupati Sinjai mengatakan panen perdana ini merupakan program upsus Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) Padi Hibrida Kelompok tani Mallenreng dengan luas lahan 25 hektar dan menggunakan ola tanam padi jajar legowo 21.

Acara panen perdana ini, dihadiri oleh beberapa kepala SKPD, Para Lurah Se-Kecamatan Sinjai Utara, Gabungan Kelompok tani dan Puluhan Mahasiswa Unhas Makassar yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Sinjai Utara. (AaNd)

Bappeda Gelar Rakor Triwulan II

Sekda Sinjai, H, Tayyeb A. Mappasere saat memimpin rapat monitoring
dan evaluasi triwulan II, di ruang kerjanya
MC-SINJAI. Badan Perencanan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Sinjai menggelar rapat monitoring   dan evaluasi triwulan II tahun anggaran 2015 yang digelar di ruang Sekda Sinjai,Selasa (28/07/2015) pagi tadi. Rapat ini membahas realisasi penyerapan Anggran APBN 2015.

Adapun Total pagu anggaran Kab. Sinjai  Rp.12.439.195.000 dengan realisasi 622.052.050 atau  5 persen
Sekda sinjai, Tayyeb A. Mappasere yang pemimpin rapat tersebut  menekankan kepada  setiap SKPD terkait untuk segera meningkatkan realisasi penyerapan anggaran dan menyelesaikannya sesuai dengan target.


Lebih lanjut Sekda mengungkapkan bahwa selama ini yang menjadi permasalahan adalah terlambatnya penerimaan Daftar  Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)  dari pemerintah pusat ke setiap SKPD

"Jadi ini sudah menjawab dari desakan KOPEL dan IKMS bahwa sebenarnya tidak bisa mengatakan SKPD tersebut lambat dalam realisasi yang ada, sesuai dengan anggaran kas yang ada, maka realisasinya juga harus sesuai jadwal, sehingga alasan keterlambatan tersebut tidak boleh menjadikan Pemkab sebagai kambing hitam atas masalah tersebut" Pungkasnya. (L2)

IKMS Akan Gelar Festival Budaya

MC-SINJAI,Ikatan Keluarga Mahasiswa Sinjai (IKMS) kembali akan menggelar even budaya bertajuk festival budaya nusantara. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada pertengahan bulan Agustus 2015 mendatang. 

Adapun tema yang akan diusung pada festival kali ini adalah inspirasimu, karyamu, senimu. “Selama lima hari acara akan diisi dengan kegiatan pameran wisata budaya, tarian-tarian,serta pertunjukan seni lainnya” kata Shudas, Kabid Humas IKMS, kepada Media Center Sinjai, Ahad (26/7/2015).

Shudas juga berharap Pemda Sinjai dapat memberi ruang dan dukungan kepada mahasiswa, agar para tamu dan undangan yang hadir pada festival ini nanti merasa puas dan senang berada di Kabupaten Sinjai.(Zakaria Ridwan)

Hari Anak Nasional di Sinjai Dimeriahkan Lomba Kreatifitas Anak

MC-SINJAI,Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai, siap menggelar Gebyar Kreatifitas Anak Tingkat Kabupaten Sinjai, pada tanggal 6 Agustus 2015 mendatang.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli. Melalui rilis dari Panitia pelaksana, kegiatan akan dipusatkan di Gedung Sinjai Bersatu. Adapun beberapa jenis kegiatan yang akan digelar antara lain, sepeda mini hias, lomba Baca Al-Quran, Lomba Busana Muslim, serta Cerdas Cermat tingkat SMA sederajat. Lomba lainnya adalah menggambar dan mewarnai, serta lari kelereng.

Kegiatan yang menarik dan mendidik untuk anak-anak ini, sayang untuk dilewatkan. Melalui rilisnya kepada media center sinjai, pendaftaran dibuka mulai tanggal 28 Juli, hingga 5 Agustus 2015, bertempat di Sekretariat Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Sinjai.(Zakaria Ridwan)

Hari Pertama Sekolah, Kadisdikpora Gelar Sidak

Kadisdikpora Sinjai, Dra Hj. Mas Ati Melakukan Sidak di SMP3 Sinjai Utara
MC-SINJAI, Hari pertama masuk sekolah pasca lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah, Senin pagi (27/7) , Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sinjai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa sekolah di kota Sinjai.

SMPN 3 Sinjai Utara yang beralamat di  Jalan Bulu Lohe menjadi lokasi sidak pertama Kadisdikpora didampingi Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Disdikpora Sinjai.

Kehadiran Kadisdikpora Sinjai  mendadak diterima  Kepala sekolah yang disidak tersebut. Dimana ia langsung menuju ke ruang guru dan salah satu kelas yang didalamnya tengah berlangsung aktivitas belajar mengajar. 

Kadisdikpora Sinjai, Dra Hj. Mas Ati mengatakan, Sidak dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar di sekolah pasca libur lebaran dan tahun ajaran baru 2015/2016  berlangsung lancar dan baik.

Sidak ini juga katanya, dalam upaya melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kehadiran guru saat hari pertama masuk sekolah dan mengajar. 

“Alhamdulillah, dari beberapa sekolah yang kita datangi, semua gurunya hadir. Ada memang yang tidak masuk, tapi mereka izin, ” ujar Mas Ati. 

Hari pertama sekolah di Sinjai, diawali dengan pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) bagi siswa baru yang  berlangsung selama tiga hari. 

Kepala SMP 3 Sinjai Utara, Drs. Baharuddin Kadir mengaku pada hari pertama masuk sekolah, seluruh guru yang ada di sekolah ini tampak hadir semua.

Ia mengakui, pada hari pertama ini proses belajar mengajar biasanya belum maksimal, karena masih menata dan membersihkan kelas serta lingkungan sekolah. (AaNd)

Kue Simpul Melati Rosmah Banjir Pesanan


MC-SINJAI,Kendati Sudah sepekan hari raya Idul Fitri Berlalu, namun Hingga sebelumnya Saat ini karyawan Kelompok Usaha Melati Rosmah Yang Mengelola usaha Pembuatan kue simpul Masih Harus bergelut dengan pesanan pelanggan.

Usaha Yang beralamat di jalan Gurami, Kelurahan Lappa Suami bahkan membuat antrian untuk memenuhi pesanan tersebut. Bendahara KPK Melati, Nurlaela Amir, Kepada media center sinjai, Jumat (24/7/2015) Siang menjelaskan bahwa, omzet Yang diperolehnya Tiga kali lebih banyak dibanding sebelum bulan Ramadhan.
“Karena banyaknya pesanan, membuat Kami Harus Menambah Jangka Waktu Produksi Dari Enam karung Menjadi 10 karung perhari” ungkapnya. Bukan Hanya Dari Warga Sinjai, pelanggan KPK Melati JUGA berasal Dari-luar Sulawesi Selatan. Mereka umumnya memesan kue Simpul ATAU Warga Sinjai menyebutnya kue poto-poto.(Zakaria Ridwan)

Siswa Baru SMPN 1 Ikuti Pra MOS

MC-SINJAI, Sebanyak 310 orang siswa baru SMPN 1 Sinjai Utara, mulai mengikuti Pra Masa Orientasi Siswa (MOS) yang dimulai sejak Jumat (24/7/2015) pagi . Pra MOS ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

Menurut Kepala SMPN 1 Sinjai Utara, M. Ilham, materi Pra MOS yang diberikan lebih banyak pada pengenalan sekolah. “Kita upayakan mereka mengenal profil sekolah dan lingkungan sekolah secara umum”katanya, kepada media center sinjai, Jumat pagi .
Sebanyak sembilan kelas ditempati seluruh siswa selama Pra Mos berlangsung. Pra MOS ini sendiri berjalan dengan pendampingan pengurus OSIS.(Zakaria Ridwan)

Kajari Sinjai Pimpin HUT Adhyaksa ke 55

Pemberian beasiswa kepada anak berprestasi oleh
Kajari Sinjai, M. Sumartono dan Ny pada 
HUT IAD yg ke-15
MC-SINJAI. Memperingati Hut Adhyaksa yang ke 55,  Kejaksaan Negeri  (Kejari) Kab.Sinjai mengggelar upacara di halaman kantor Kejari pada, Rabu (22/07/2015) Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, M. Sumartono.

Pada perayaan kali ini, mengangkat tema Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa "Tingkatkan Kinerja Bela Anak Bangsa."

Kepala Kejasaan Negeri Sinjai,  saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, bahwa peringatan HUT Adhyaksa Ke-55 yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2015, kita memaknainya dengan sesama dan memperkuat silaturahmi dan dukungan keluarga.

"jadi sesuai nawacita presiden, dengan penekanan pada perlindungan anak-anak dari Narkoba,  Psikotropika dan zat adiktif (Napza), sehingga dalam penanganan Napza tersebut bisa dihukum secara maksimal. Begitupun tindak pidana yang melibatkan anak, ditekankan pada penanganan profesional" Ujarnya

Selain upacara yang dihadiri oleh keluarga besar kejaksaan Negeri Sinjai, juga dilaksanakan peringatan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini yang ke 15, di Gedung Darma Wanita Sinjai, dalam kegiatan tersebut diisi dengan pemberian beasiswa kepada anak pegawai lingkup Kejari yang berprestasi ditingkat SD dan SMA.(L2)

Jumlah Penduduk Miskin di Sinjai Tetap Tinggi

MC-SINJAI, Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sinjai sampai tahun 2015 ini diperkirakan tetap tinggi. Bahkan saat digelar Forum Konsultasi Publik (FKP) pada tanggal 27 Mei hingga 16 Juni 2015, tahapan pendataan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), justru usulan dari bawah meningkat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai, Andi Rahmat mengatakan, berdasarkan hasil FKP di seluruh desa/lurah, rumah tangga sasaran yang tergolong miskin  mencapai sekitar 26 ribu Rumah Tangga Miskin (RTM).

“Ada kenaikan sekitar 3 ribu RTM bila dibandingkan dengan hasil pendataan BPS tahun 2011 lalu, yakni dari 23 ribu RTM menjadi 26 ribu RTM,” katanya.

Program FKP ini 2015 digelar pada masing-masing desa/kelurahan Di yang menyerap masukan dari bawah, melibatkan pihak desa/kelurahan, RT/RW dan unsur BPD. 

Rahmat menyatakan, untuk memfilterisasi agar usulan data warga miskin yang membludak tidak salah sasaran, pihaknya saat ini merampungkan uji karakteristik Rumah Tangga Sasaran (RTS). Uji karakteristik ini dilakukan dengan pengkroscekan permukiman, lingkungan dan anggota keluarga dengan metode door to door berdasar usulan dari FKP. (AaNd)

BPS Sinjai Rampungkan PBDT 2015

MC-SINJAI, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai saat ini sedang merampungkan pendataan rumah tangga (PRT) secara door to door untuk mempertajam penetapan rumah tangga sasaran program perlindungan sosial pada Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) tahun 2015.

Kepala BPS Sinjai, Andi Rahmat saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, pendataan dilakukan selama 30 hari sejak tanggal 22 juni hingga 22 juli 2015.

Sebelumnya kata Rahmat, telah dilakukan pendataan tahap pertama yakni melalui forum konsultasi publik (FKP) pada tanggal 27 mei hingga 16 juni di seluruh desa/kelurahan yang ada di Sinjai.

Rahmat menjelaskan, hasil FKP ini kemudian disempurnakan melalui pendataan kembali secara door to door, dengan berbagai variabel karateristik sosial ekonomi seluruh rumah tangga.

Hasil Pendataan ini nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam pemberian berbagai bantuan perlindungan sosial seperti Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Sehat serta bantuan program lainnya.

“Dengan adanya kegiatan PBDT  tahun 2015, dapat menjadi acuan data dasar bersama, bagi penetapan sasaran pelaksanaan program penanggulan kemiskinan oleh pemerintah pusat dan daerah, khususnya di Sinjai,” tandasnya.

Rahmat menambahkan, di Kabupaten Sinjai petugas pendataan yang dilibatkan sebanyak 116 orang ditambah pengawas dan pemeriksa lapangan sebanyak 16 orang.

Sementara itu,Wakil Bupati Sinjai, Andi Fajar Yanwar, selaku ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Sinjai, meminta semua pihak untuk mendukung terlaksananya Pemutakhiran Basis Data Terpadu tahun ini karena PBDT menjadi bagian penting dalam upaya pengentasan kemiskinan yang ada. 

“Pemutakhiran Basis Data Terpadu ini akan digunakan sebagai sumber data, di dalam membidik sasaran perlindungan sosial,”ujarnya. (AaNd)

Pasca Libur Lebaran, Sekda Sinjai Pimpin Apel Gabungan

MC-SINJAI, Sekertaris Daerah Sinjai H. Taiyeb A. Mappasere memimpin langsung  apel gabungan dalam jajaran pemkab Sinjai, dihalaman kantor Bupati Sinjai, Rabu pagi (22/7) yang dihadiri oleh seluruh PNS maupun non PNS yang ada dalam lingkungan kerja satuan perangkat kerja masing masing.

Apel gabungan dilakukan untuk mengecek tingkat kehadiran pegawai, khususnya dihari pertama masuk kerja setelah libur lebaran dan cuti bersama  Idul Fitri 1436 Hijriyah.

Pada apel pertama setelah liburan lebaran ini, Sekda Sinjai berkesempatan menyampaikan ucapan selamat hari raya idul fitri 1 syawal 1436 H,dan memohon maaf lahir bathin secara pribadi dihadapan para pejabat maupun para PNS yang hadir.

Selain itu Taiyeb, mengingatkan kepada peserta apel, bahwa sebagai PNS agar terus meningkatkan disiplin, kinerja, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugasnya, tidak malas untuk masuk kantor dan bekerja sebagai abdi masyarakat.

Usai apel gabungan, para peserta apel langsung melakukan halal bihalal dengan tradisi bersalam-salaman dan saling meminta maaf. (AaNd)

LIBUR LEBARAN,OBJEK WISATA SINJAI RAMAI PENGUNJUNG



MC-SINJAI,Taman purbakala batu pake gojeng, mulai kebanjiran pengunjung sejak Sabtu (18/7/2015) siang. Selain warga Sinjai, terdapat pula warga dari Kabupaten lain yang ingin menikmati pemandangan Kota Sinjai dari puncak batu pake gojeng.

Rina, misalnya. Warga dari Kabupaten Bulukumba ini tertarik ke Gojeng karena mendengar cerita dari temannya. “Mumpung suasana lebaran, jadi saya sempatkan datang ke lokasi wisata ini. Ternyata memang bagus” ungkapnya .

Terkait jumlah kunjungan di hari kedua hari raya Idul Fitri, Rasul, petugas loket taman purbakala menuturkan bahwa hingga saat ini masih normal. “Besok (ahad) kemungkinan pengunjung akan membludak” jelasnya. Berada di pusat kota Sinjai membuat taman wisata sejarah batu pake gojeng, selalu menjadi target kunjungan para pelancong atau pemudik.(Zakaria Ridwan)

Pelabuhan Ujung Lappa Padat Pemudik

MC-SINJAI,Sudah dua hari terakhir ini pelabuhan ujung Lappa, di Kelurahan Lappa, mulai dipadati warga yang ingin ke Kecamatan Pulau Sembilan. Umumnya mereka adalah pemudik yang ingin berlebaran di Kecamatan Pulau Sembilan.

“Mereka adalah warga Kecamatan Pulau Sembilan yang bekerja di luar daerah, dan ingin berlebaran di kampung mereka” Kata IPTU Alwi T, Kasat Polair Polres Sinjai, saat ditemui di pelabuhan Ujung, Selasa (14/7/2015) siang.

IPTU Alwi juga menambahkan bahwa kondisi perairan saat ini tenang. Kendati demikian dirinya juga menghimbau pemilik angkutan kapal agar tetap berhati-hati, dan tidak mengangkut orang dan barang yang melebihi kapasitas.(Zakaria Ridwan)

BUPATI SINJAI LANTIK KADES TERPILIH

MC-SINJAI,Bupati Sinjai, H. Sabirin Yahya, akhirnya melantik 51 Kepala Desa yang terpilih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tanggal 27 Mei lalu,Pelantikan yang sebelumnya dijadwalkan pada pukul 13.00 Wita, molor hingga pukul 14.00 Wita. Suasana pelantikan berlangsung meriah di gedung pertemuan Hotel Sinjai. Hal ini karena pelantikan turut dihadiri kerabat para Kepala Desa.

 Dihadapan para Kepala Desa, mantan Asisten Tata Praja Setdakab Sinjai di era Bupati HM. Roem ini menegaskan empat hal penting yang harus dilakukan para Kades. Diantaranya berpesan agar tidak ada lagi dendam politik atau sekat antar pendukung.

Bupati Sinjai juga meminta agar Kepala Desa, merangkul semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pembangunan di Desa. “Susunlah program berdasarkan aturan perundang-undangan, serta sinkronkan program pemerintah kabupaten dengan desa agar pembangunan memiliki nilai manfaat bagi desa” pintanya.

Dalam sambutannya yang lain, Bupati Sinjai juga menekankan pentingnya seorang pemimpin amanah di tengah-tengah masyarakat.(Zakaria Ridwan)

Shalat Ied Dipusatkan di Lapangan Sinjai Bersatu

Pelaksanaan Shalat Ied di Lapangan
Sinjai Bersatu pada tahun lalu
MC-SINJAI, Pemkab Sinjai memutuskan Shalat Idul fitri 1436 Hijriah tahun 2015 dilaksanakan di Lapangan Sinjai Bersatu sebagaimana tahun sebelumnya.

Keputusan ini berdasarkan hasil rapat yang dilakukan oleh Pemkab Sinjai bersama dengan Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Sinjai, beberapa waktu lalu.

Selain lokasi shalat, rapat juga memutuskan menunjuk kepala Kantor Kementerian Agama Sinjai. H. Mudarak Dahlan sebagai naib, sedangkan Khatib, H. Amin Umar, SH, MH,(Wakil Sekretaris Pengadilan Agama Kabupaten Maros) dan Ketua MUI Sinjai, H. Abdul Hamid. DM sebagai Imam.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, H. Mudarak Dahlan, mengatakan pelaksanaan shalat ied, tetap dipusatkan di lapangan Sinjai Bersatu sama seperti tahun-tahun sebelumnya. "Jadi untuk dikota sinjai, selain dilapangan sinjai bersatu juga biasanya di lapangan Gelora Massa, dan lapangan Bahari Lappa" tambahnya.

Penetapan hari dan tanggal pelaksanaan shalat idul Fitri kata Mudarak, masih tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agama  RI melalui sidang itsbat.

Apabila cuaca tidak mendukung, pelaksanaan shalat id akan dipindahkan di Mesjid Agung Nujumul Ittihad Cakkempong Sinjai.

Sementara dikecamatan lainnya tetap dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya baik itu dimesjid ataupun dilapangan kecamatan masing-masing.
   
Pemkab Sinjai juga akan melaksanakan pawai takbir keliling di kota Sinjai dalam  menyambut malam hari raya idul fitri, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemkab Sinjai. (AaNd)

Pemkab Sinjai Tetapkan Zakat Fitrah 3,5 Liter Beras

MC-SINJAI, Pemerintah Kabupaten Sinjai menetapkan hitungan pembayaran zakat fitrah pada bulan Ramadan 1436 H tahun 2015. Penetapan ini merupakan hasil rapat tim yang dilaksanakan sejak awal bulan Ramadan.

Kepala Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, H. Mudarak Dahlan mengatakan, besaran zakat fitrah yang wajib dibayarkan umat muslim sebanyak 3,5 liter beras per jiwa atau jika diuangkan sesuai dengan harga beras yang dimakan, demikian halnya bagi yang mengkonsumsi jagung.


“Zakat fitrah bisa dibayarkan dalam bentuk beras dengan kualitas minimal sama yang dimakan sehari-hari atau uang dengan besaran yang ditetapkan sesuai harga beras berlaku dipasaran,” ungkapnya.

Tahun ini, Pemkab Sengaja tidak menetapkan besaran zakat fitrah dalam bentuk uang karena masing-masing warga mengkonsumsi beras dengan kualitas yang berbeda, apalagi harga beras dipasaran selalu mengalami perubahan.

Namun demikian, lanjut Mudarak Dahlan, alangkah baiknya kalau masyarakat membayarkan zakatnya menggunakan beras sesuai dengan ketentuan bahwa zakat dibayar dengan kebutuhan pokok yang kita makan sehari-hari.

Di samping itu, Kemenag menghimbau masyarakat agar segera menunaikan zakat fitrah yang telah diwajibkan pada setiap pribadi muslim. Tempat menunaikan zakat diserahkan kepada amil zakat, atau menyerahkan kepada yang berhak menerimanya sebagaimana yang telah ditetapkan. 

Pihaknya juga telah membuat edaran tentang pembayaran zakat fitrah tersebut melalui Surat Edaran. “Surat Edaran itu telah kami sampaikan melalui kantor-kantor Dinas Pemkab Sinjai, masing-masing Kantor Urusan Agama, Camat, Lurah, Kepala Desa serta masjid-masjid, dan musala,” sebutnya. (AaNd)

KADIS DIKPORA BERIKAN SANTUNAN DAN BUKA PUASA DI SLB

MC-SINJAI, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Sinjai, Hj. Mas Ati, melakukan kunjungan sekaligus buka puasa bersama dengan anak-anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sinjai Utara, Sabtu (11/7/2015).

Kunjungan ini dimanfaatkan pula Kadis Dikpora untuk menjelaskan mengenai kewenangan pengelolaan SLB berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014. “Menurut undang-undang ini, kewenangan SLB akan dialihkan ke Provinsi. Namun ini masih tahap sosialisasi karena berdasarkan permendagri, pelimpahan kewenangan baru berlaku pada Oktober 2016″ jelasnya dihadapan guru SLB dan pengurus Panti Anak Cacat Al-Hidayah yang turut hadir pada acara buka puasa.

Usai buka puasa, Kadis Dikpora Sinjai menyerahkan santunan kepada anak-anak berkebutuhan khusus di Panti Anak Cacat yang berada di lingkungan SLB Sinjai.(Zakaria Ridwan)

Tahura Borong Disiapkan Jadi Pusat Agrowisata

MC-SINJAI,-Taman Hutan Raya (Tahura) Abd. Latief di Kecamatan Sinjai Borong, mulai disiapkan secara matang menjadi pusat agrowisata terkemuka di Sulawesi Selatan. Kesiapan itu ditandai dengan serentetan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sinjai di Tahura.

“Pada tahun 2015 ini kami sudah membangun jalan setapak, baruga pertemuan, kolam untuk berendam, kandang satwa endemik, serta menara pengawas” tutur Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Sinjai, H. Ramlan Hamid,kepada media center sinjai, Jumat (10/7/2015).

Sementara itu untuk tahun 2016 tambahnya, direncanakan pembebasan lahan untuk bumi perkemahan, lahan untuk taman bunga, pembuatan lokasi pengembangan lebah madu, ulat sutra, serta lokasi outbond. “Kami berharap rencana ini berjalan sukses, dengan kerjasama dari multisektor”.(Zakaria Ridwan)

Polres Sinjai Gelar Pasukan Operasi Ketupat

MC-SINJAI, Kepolisian Resort Kabupaten  Sinjai menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Lipu 2015 di halaman Mapolres Sinjai, pada Kamis (9/7).

Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 2015, khususnya di Kabupaten Sinjai.

Gelar Pasukan Ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sinjai AKBP Agus Sudarmadi,dalam dalam sambutanya menjelaskan bahwa akan melibatkan Pasukan dalam pengamanan  masing-masing 1 pleton dari Kodim 1424 Sinjai, Staf Gabungan Polres Sinjai, Satlatas Polres Sinjai, Gabungan Satreskrim, Satuan Intelkam Polres Sinjai dan Satpol PP serta 1 regu anggota damkar dan regu dari Dinas kesehatan.

Usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lipu 2015, Kapolres Sinjai AKBP Agus Sudarmadi langsung melakukan pengecekan kesiapan kondisi armada operasional yang digunakan oleh anggota pasukan untuk Operasi Ketupat Lipu 2015.

"Setelah usai upacara gelar pasukan, kita lakukan pengecekan sarana dan prasarana yakni kendaraan yang akan dipakai untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Lipu 2015, sehingga dapat dipastikan prasarana pendukung seperti kendaraan sudah siap dan tidak ada kendala apapun," katanya. (AaNd)

Kawasan TPI Lappa Akan Ditata Ulang

MC-SINJAI, Pemerintah Kabupaten Sinjai berencana akan menata ulang Kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa  Kecamatan Sinjai Utara. 

Pasalnya saat ini  kondisinya semrawut sehingga para pengunjung yang datang ditempat ini merasa tidak nyaman.

Hal ini akui oleh Kepala Bidang Pendataan dan Penelitian Pembangunan Bappeda Kabupaten Sinjai, Andi Mandasini.  Menurutnya, tahun ini bakal dilakukan kajian pengelolaan dan pengembangan kawasan TPI Lappa untuk mengidentifikasi permasalahan dan solusi sektor ekonomi.

"Untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang ada di TPI Lappa yang sangat kompleks, harus melibatkan semua stakeholder termasuk pelaku usaha didalamnya," katanya.

Dalam tahap awal ini, pihaknya telah membentuk tim untuk mengidentifikasi permasalahan setelah itu akan dikaji secara ilmiah dengan melibatkan seluruh komponen pemerintah dan masyarakat setempat.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Sinjai, H. Taiyeb A. Mappasere, mengungkapkan bahwa tidak bisa dipungkiri bahwa pengelolaan TPI Lappa saat ini belum maksimal meski tiap tahun PAD yang dihasilkan meningkat.

"Banyak aspek-aspek yang harus dibenahi, mulai aspek sosial, aspek keamanan, aspek teknis dan berbagai persoalan yang ada disana," katanya.

Untuk itu, Taiyeb berharap dalam pengembangan kawasan TPI Lappa harus dilakukan secara terpadu dan menyeluruh sehingga tercipta sinergitas dalam pengembangan Kawasan TPI Lappa. (AaNd)

Memilih untuk Berpikir Positif

Memilih untuk Berpikir Positif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saya tergerak untuk menulis artikel ini menurut berbagai sumber buku seperti “7 Kebiasaan Manusia yang Efektif” karya Stephen R. Covey dan “Prinsip Sukses” ala Jack Canfield. Pertama-tama menurut saya benarlah yang dikatakan Stephen R. Covey tentang rumus sukses yang sejati yaitu bermula dari sebuah benih ide dalam pikiran yang berkembang menjadi sebuah tindakan, tindakan berkembang menjadi sebuah perilaku atau kebiasaan baru, kebiasaan yang diulang akan membentuk sebuah karakter yang baru dan karakter baku inilah yang pada akhirnya akan mengubah nasib seseorang.

Jadi ini adalah sebuah proses pembentukan karakter yang selaras dengan hukum alam dan hukum tanam tuai, yaitu apa yang kita tanam dalam pikiran kita maka akan kita akan menuai hasilnya di dunia nyata. Intinya, memilih berpikir positif adalah sebuah pilihan. Ketika dihadapi sebuah tantangan yang saya ilustrasikan dengan isi air dalam gelas yang memberikan kita dua buah pilihan yaitu separuh kosong atau separuh isi, maka kita dihadapi oleh sebuah pilihan apakah ini memilih berpikir negatif atau pesimis (isi air dalam gelah separuh kosong) atau berpikir positif atau opti
... baca selengkapnya di Memilih untuk Berpikir Positif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

30 Peserta Ikuti Pemilihan Da’i Pelajar

MC-SINJAI,Sebanyak 30 orang pelajar se- kabupaten Sinjai mengikuti pemilihan Da’i-Da’iyah yang diadakan Radio Suara Bersatu, Rabu (8/7/2015) pagi di halaman Dinas Kominfobudpar Sinjai.

 Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, memperebutkan hadiah dari berbagai sponsor, salah satunya hadiah tabungan dari Bank BRI Cabang Sinjai,ketua Panitia pelaksana, Lutfi Hidayat mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini untuk menyemarakkan ramadhan sekaligus untuk menciptakan kader-kader dai/da'iah mudah yang berbakat.

"Jadi kegiatan ini diikuti sekitar 30 orang pelajar baik putra maupun putri yang berasal dari berbagai sekolah di sinjai", Terangnya. 

Kegiatan ini lanjutnya juga rutin dilaksanakan setiap datangnya bulan ramadhan yang didukung berbagai pihak. "Terimakasih kepada semua sponsor yang telah mendukung kegiatan ini sehingga bisa terlaksana", Sambung Lutfi yang juga Ketua RTIK Kabupaten Sinjai. 

Dihari kedua, selain untuk menentukan juara 1, 2 dan 3 serta harapan, Radio suara bersatu juga mengadakan sosialisasi tahun pembinaan wajib pajak yang diikuti seluruh bendahara SKPD Lingkup Pemkab Sinjai. 
  
Pemilihan Da’i-Da’iyah pelajar ini juga bekerjasama dengan Jurnalis Peduli Sinjai (JPS-Sinjai), Sinjai Info, Sinjai TV, RTIK Kabupaten Sinjai dan beberapa pihak lainnya.(Zakaria Ridwan)

Warga Pulau Sembilan Butuh Kapal Ambulance

MC-SINJAI, Kecamatan Pulau Sembilan yang terdiri atas pulau-pulau kecil masih sering kesulitan dalam penanganan kesehatan yang lebih baik.

Seringkali masyarakat yang sakit harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai dan harus menyewa speedboat ataupun kapal tradisional, yang memerlukan biaya yang cukup mahal. Hal inilah yang menjadi keluhan masyarakat pulau Sembilan saat ini.

Ketua Komisi I DPRD Sinjai, Musawir mengatakan bahwa saat ini, masyarakat yang ada di Pulau Sembilan, jika ada keluarga atau sanak familinya yang meninggal dunia, warga harus merogoh kocek hingga sebesar Rp 2 juta untuk menyewa kapal tradisional yang akan membawa jenazah baik dari daratan menuju pulau maupun sebaliknya untuk sekali pelayaran.

"Memang kita sekarang diberi kemudahan untuk biaya pengobatan dengan Jamkesmas  ataupun BPJS. Tapi permasalahan masyakat  di pulau ini membutuhkan ambulance laut. Masyarakat yang sakit berat sering dirujuk ke RSUD Sinjai," ucap Musawir.

Ia berharap  agar Pemerintah Daerah segera menyiapkan kapal ambulance, karena meskipun disana terdapat Puskesmas, namun ada beberapa kasus diharuskan rujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas untuk menanganinya. (AaNd)

Masih di Temukan Apel Granny Smith


MC-SINJAI Tim Pengendali Inflasi Daerah Sinjai dan rombongan  menemukan apel berbakteri yang masih bebas dijual di Pasar Sentral Sinjai , saat pemantauan, Selasa (07/07) sore tadi. Jenis yang ditemukan yakni apel "granny smith" produksi California, Amerika itu masih ditemukan dan dijual bebas. 
Ketua TPID Sinjai, Tayyeb A. Mappasere mengatakan apel jenis ini  peredarannya sudah dilarang oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan ternyata masih ada beredar di pasar sentral Sinjai, 

Petugas, tidak menyita barang yang dimaksud tetapi hanya melakukan pembinaan serta teguran, "jika ditemukan lagi diwaktu yang akan datang , maka akan di lakukan penyitaan". Ungkap Tayyeb.

Ia menghimbau agar masyarakat yang sudah terlanjur membeli apel "Granny Smith"  tersebut agar tidak dikonsumsi, dan kepada para pedagang diimbau tidak memperjual belikan lagi apel tersebut.

Operasi ini melibatkan Polres Sinjai, Kodim 1424 serta Satuan Polisi Pamong Praja. (L2)

PEMERINTAH SIAP MENGHADAPI MUDIK LEBARAN 2015



Pemerintah baik pusat dan daerah bahu membahu menghadapi hajatan nasional, mudik lebaran. Ragam program disiapkan. Harapannya esensi silaturahim semakin berkesan.



Mc Sinjai,- Info PIKP - Pemerintah siap menghadapi pelaksanaan lebaran 2015, baik aspek pasokan bahan pokok, transportasi dan jaringan telekomunikasi. Tahun ini, jumlah pemudik diperkirakan akan melonjak dari tahun sebelumnya. Pemerintah telah mengantisipasi dengan menyiapkan infrastruktur maupun program pro rakyat lainnya.

Terkait pasokan bahan makanan pokok, Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan pemerintah daerah memantau stok, pasokan dan harga barang. selain itu, bersama kementerian Kominfo memberikan informasi akurat kepada masyarakat. Terutama perkembangan harga sembako tingkat ritel.

Secara umum, stok barang kebutuhan pokok aman selama puasa dan lebaran di seluruh provinsi Indonesia. Ketersediaan yang ada cukup untuk memasok hingga satu sampai lima bulan kedepan. Pelaku ritel juga diminta mendukung pemerintah dengan menambah pasokan dan mengubah pola distribusi.

Rata-rata pasokan barang ditambah sekitar 30-50 persen dari kondisi normal. Sedangkan, pola distribusi dirubah dimana pengiriman siang hari menjadi malam hari pada beberapa daerah tertentu.
Kemendag juga berkoordinasi dengan berbagai instansi dalam menjaga pasokan barang, kestabilan harga, penyediaan angkutan barang dan pengamanan dari spekulan. Ini penting untuk mengurangi penimbunan barang yang merugikan masyarakat.

Pada sektor transportasi, Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan pada H-15 dan H+9 lebaran 2015. Pemudik tahun ini diperkirakan naik 1,96 persen menjadi 20 juta orang. Mayoritas pemudik didominasi oleh angkuran udara dan kereta api.

Pemerintah bersama mitra kerja telah menyiapkan berbagai sarana transportasi seperti 44.871  bus,  187kapal penyeberangan Ro-Ro dan 450 pesawat, kapasitasnya yang luar negeri 69.665 seat per hari dan dalam negeri sebanyak 237.703 seat per hari.

Sementara itu, angkutan laut menyediakan berbagai transportasi kapal.  25 kapal PELNI, 28kapal Ro-Ro swasta, 74 kapal swasta, 1.049 kapal swasta jarak dekat, 86 kapal perintis dan 2 kapal TNI AL. kapal organic tentara akan digunakan jika terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan yang tidak terangkut armada nasional.

Kemenhub juga bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam pemantauan kepadatan arus mudik, rekayasa lalu lintas hingga dampak kemacetan karena pasar tumpah. Beberapa daerah melakukan rekayasa dengan memindahkan pintu pasar yang tidak berhadapan langsung dengan jalur utama.

Sektor telekomunikasi, Kementerian Kominfo melakukan drivetest untuk mengukur layanan kinerja jaringan seluler bagi pelanggan selama mudik lebaran.Metodenya uji jaringan pengukuran layanan panggilan, SMS dan data. Teknisnya, verifikator melakukan pemanggilan selama 2 menit jeda 30 detik. Sedangkan, layanan data dengan mengunduh file 10 MB selama rute perjalanan.

Secara umum kinerja operator dalam menghadapi mudik lebaran telah siap. Telkomsel hampir semua jalur kualitas jaringan 95,4 persen dengan continues sinyal 100 persen.Operator Indosat mengoperasikan 24 jam dua sistem monitoring jaringan yaitu Single Network Operation Center (SNOC) dan Lebaran Command Center.

Operator Tri juga telah menyiapkan infrastruktur lebaran, layanan data mampu memenuhi lonjakan hingga 40 persen sedangkan telepon atau SMS mencapai 100 persen. PT Smartfren Telecom juga meningkatkan kapasitas jaringan hingga menampung 45 juta pelanggan.


Ragam program bermanfaat dalam menghadapi lebaran tentunya semakin menambah esensi silaturahim sesama manusia. Tentunya, sudah menjadi kewajiban pemerintah baik pusat maupun daerah memberikan pelayanan terbaik.(Tim Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) – Kemenkominfo / twitter @bakohumas)

About

Distributed By My Blogger Themes | Designed By Seo Blogger Templates