Trending

70 Paskibraka Sinjai Mulai Dikarantina

MC-SINJAI, Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sinjai yang berasal dari 40 sekolah di Bumi Panrita Kitta memasuki masa karantina, Rabu (31/7/2019) di Wisma Hawai, Jalan Persatuan Raya Sinjai Utara.

Anggota Paskibraka ini terpilih diantara 222 siswa yang mengikuti berbagai tahapan yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sinjai beberapa waktu lalu.

Panitia Pelaksana, Pangga Kantoro mengatakan bahwa mereka akan dikarantina hingga tanggal 18 Agustus mendatang dan selama proses karantina seluruh aktivitasnya akan diawasi oleh panitia termasuk pola makan para peserta.

Selama masa karantina, anggota Paskibraka Kabupaten Sinjai akan mendapat pembinaan dari Anggota Kodim 1424 Sinjai, Polres Sinjai, Dispora dan Purna Paskibraka Sinjai serta narasumber-narasumber lainnya.

Paskibraka akan bertugas menaikkan dan menurunkan bendera pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 tahun di Kabupaten Sinjai.  (AaNd kominfo) 

HUT RI ke-74, Masyarakat Diimbau Pasang Bendera Merah Putih 1 Bulan Penuh

MC-SINJAI, Menyambut hari Kemerdekaan RI ke 74, Pemerintah Kabupaten Sinjai mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Sinjai untuk menaikkan bendera merah putih di kantor, tempat usaha, dan rumah masing-masing. 

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Sinjai Hj. A. Kartini Ottong saat memimpin Rapat pemantapan panitia penyelenggaraan HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia  Tahun 2019, di Tribun Lapangan Sinjai Bersatu,  Rabu (31/7/19).

Bukan hanya bendera merah putih,  akan tetapi pemasangan bendera hias juga sangat diharapkan dilakukan masyarakat selama sebulan penuh hingga akhir Agustus mendatang.

"Kami harapkan himbauan ini dapat disampaikan kepada masyarakat  khususnyabyang terlibat dalam seksi publikasi,  baik dari Diskominfo maupun dari Humas Setdakab Sinjai, " katanya. 

Adapun tema peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI tahun ini adalah 'SDM Unggul Indonesia Maju'.

Rapat ini dihadiri oleh Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf. Oo Sahrojat,  Wakapolres Sinjai Kompol Syarifuddin,  Sekda Sinjai Drs. Akbar,  Anggota DPRD Sinjai M. Takdir dan seluruh panitia HUT RI ke 74 tahun. 

Pemkab Sinjai sendiri akan menggelar peringatan detik-detik Proklamasi dalam upacara bendera yang dipusatkan di Lapangan Sinjai Bersatu. 

Rangkaian kegiatan lainnya meliputi renungan suci di Taman Makam Pahlawan Mangottong, pemberian remisi kepada Narapidana di Rutan Sinjai, pawai obor atau taptu serta malam ramah-tamah. (AaN/AK Kominfo) 

Tim Akreditasi Lakukan Visitasi di MAN 1 Sinjai

MC-SINJAI, Tim Assesor dari Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-SM) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Visitasi Akreditasi Madrasah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sinjai, Rabu (31/7/19).

Kedatangan tim yang dipimpin oleh Ketua Tim Asesor Drs. Burhanuddin disambut di Aula MAN 1 Sinjai oleh Kepala MAN 1 Sinjai Drs. H. Syamsuddin dan Ketua Majelis MAN 1 Sinjai Drs. H. M. Adnan serta jajaran MAN 1 Sinjai.

Dalam pengantarnya, Kamad MAN 1 Sinjai H. Syamsuddin menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Tim Akreditasil beserta para tenaga pendidik dan kependidikan.

“Berkat kerja sama yang baik dan semangat yang tinggi untuk menyukseskan pelaksanaan akreditasi, akhirnya kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujarbya.

Syamsuddin berharap akreditasi A yang diraih saat ini dapat dipertahankan dan bahkan nilainya bisa lwbih meningkat dibanding penilaian visitasi sebelumnya.

Sementara, Ketua Tim Assesor Drs.  Burhanuddin mengungkapkan, pelaksanaan akreditasi dalam rangka meningkatkan mutu lembaga pendidikan, mendapatkan pengakuan dan penilaian dari pihak-pihak yang berwenang.

“Sekolah atau madrasah sebagai lembaga pendidikan dan tempat belajar mengajar akan bermutu ketika lembaga tersebut mendapatkan pengakuan atau penilaian,” ungkapnya.

Selama visitasi,  Assesot melakukan penilaian kelayakan Sekolah/ Madrasah terhadap 8 standar yang telah ditentukan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Pusat, observasi kelas pengamatan, wawancara, verifikasi dan validasi data ke Sarana pendukung lainnya.

Setelah melakukan verifikasi, tim asesor melakukan pertemuan dengan warga sekolah.Pertemuan ini untuk melakukan klarisifikasi berbagai temuan penting atau ketidaksesuaian yang signifikan antara fakta dengan data evaluasi diri.

"Kedepan, MAN 1 Sinjai harus terus meningkatkan kualitas madrasah, sehingga menjadi madrasah yang semakin hari semakin baik, dan menjadi harapan masyarakat,” tutupnya. (AaNd kominfo) 

Berikan Pemahaman Bagi aparat Desa, Yayasan IHI Sinjai Sosialisasikan 3 Perda

MC-SINJAI, Yayasan Institut Hukum Indobesia (IHI)  Biro Sinjai melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Sinjai di Aula Hotel Grand Rofina Sinjai,  Rabu (31/7/19).

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Sinjai Drs. Akbar dan diikuti peserta dari Kepala Desa, Lurah, aparat desa serta lembaga organisasi masyarakat.

Ketua Yayasan IHI Sinjai, Asdar Palewai menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada aparat desa maupun anggota BPD terkait peraturan daerah yang berlaku di tengah masyarakat.

"Dalam Sosialisasi ini, ada tiga materi Perda yang di sosialisasikan, perda Bantuan Hukum Gratis Bagi warga miskin, perda Trantib, dan perda Badan Permusyawaratan Desa (BPD)," ungkapnya.

Asdar menambahkan bahwa selaku mitra pemerintah, IHI berperan menjadi  penyambung informasi ke tingkat masyarakat khususnya menyangkut peraturan yang berlaku di tengah masyarakat.

Sementara itu Sekda Sinjai Drs.  Akbar dalam sambutannya memberi apresiasi tdengan adanya kegiatan yang digagas oleh IHI Sinjai.

"Kami berharap sosialisasi ini tidak hanya berhenti sampai dsini, akan tetapi dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga masyarakat paham dan mengimplementasikan perda tersebut, " katanya.

Sekda juga berharap agar sosialisasi seperti ini bisa juga dilaksanakan oleh lembaga lain yang ada di Sinjai sehingga dapat mengawal kebijakan pemerintah ke depan.

"Kita harap bukan hanya IHI yang melaksanakan seperti ini tetapi lembaga lain yang aspeknya untuk pelayanan kepentingan masyarakat bisa  juga melibatkan diri dan terlibat karena pemerintahan ini tidak bisa berjalan jika tidak ada kolaborasi semua pihak," pungkasnya.  (AaNd/AK kominfo) 

Bupati Sinjai Hadiri Rakor Perencanaan ASN

MC-SINJAI, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa menghadiri Rapat Koordinasi Perencanaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2020-2024 dan Pengadaan ASN Tahun 2019, di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (30/07).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin dalam arahannya saat membuka rakor menyampaikan bahwa aparatur merupakan aset utama bagi sebuah organisasi, baik mikro maupun makro, baik di Indonesia hingga ke dunia.

Untuk itu melalui rakor ini akan membuat formulasi aparatur yang tepat sesuai kebutuhan. Kedepannya pemerintah daerah diharapkan fokus dalam merekrut aparatur pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis dengan skill tertentu.

Menanggapi arahan Menpan RB, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, mengatakan bahwa pemerintah daerah akan lebih mengutamakan penerimaan tenaga dengan skill teknis khusus pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Kabupaten Sinjai, Haerani Dahlan,  menjelaskan bahwa rakor ini akan dilanjutkan dengan rapat evaluasi yang dihadiri oleh seluruh Kepala BKPSDMA dan Kepala Dinas Pendidikan seluruh Indonesia. Hal ini bertujuan untuk melihat perencanaan perekrutan guru Tahun 2020-2024.

“Di Sinjai, sesuai dengan kewenangan kabupaten, maka kebutuhan guru untuk SD adalah 538 orang sedangkan guru SMP sebanyak 387 orang. Dan kami di BKPSDMA akan terus melakukan pembaharuan data kebutuhan guru ini setiap tahun” katanya.

Hadir pula dalam acara tersebut, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, Deputi bidang SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja, seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia. (HMs)

Bappeda Sinjai Hadiri Evaluasi SAKIP Oleh Kemenpan RB

Penulis : Reski Ardy Djafar

MC-SINJAI, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melaksanakan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada wilayah III, yang di laksanakan di Sheraton Four Point Hotel, Makassar, Selasa (30/07/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2  hari dari tanggal 30-31 Juli 2019 yang diikuti Kabupaten Wajo, Sinjai, Pinrang, Takalar,  Kota Makassar,  Kota Palopo,  Kota Pare-Pare dan Kota Soppeng.

Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Akuntabilitas Kinerja dan Kepegawaian Biro Organisasi dan Tatalaksana Sekretariat Provinsi Sulawesi Selatan Andi Fitriana AS, M. Si, sekaligus menyampaian Hasil evaluasi pelaksanaan RB Tahun 2018 oleh Asisten Deputi  Kementerian RB Ibu Naftalina Sipayung.

Evaluasi ini untuk mengukur perkembangan implementasi SAKIP serta melakukan pembinaan dan perbaikan yang berkesinambungan di seluruh instansi pemerintah. 

Dalam acara ini perwakilan Kabupaten Sinjai dihadiri jajaran dari Bappeda Sinjai masing-masing Kabid Perencanaan Makro, Pembiayaan dan Evaluasi pembangunan daerah Syamsul Alam,  Kasubid Perencanaan Makro  A.  Yuliana Amram dan Kasubag Program dan Keuangan Reski Ardy.  (AaNd kominfo) 

KI Sulsel Kunker Ke Sinjai, Ini Tujuannya..!!!!

MC-SINJAI, Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulsel melakukan kunjungan kerja di Kabupaten di Sinjai,  Rombongan KI Sulsel ini disambut oleh Kepala Diskominfo dan Persandian Kabupaten Sinjai H. Firdaus, Selasa (31/7/19).

Kepala Sekretariat KI Sulsel yang juga selaku Kepala Bidang Informasi Diskominfo dan Persandian Provinsi Sulsel Badaruddin mengatakan kunjungan kerja itu dalam rangka pra kondisi untuk agenda penilaian dan pemeringkatan keterbukaan informasi yang akan digelar akhir tahun ini.

Menurutnya, KI Sulsel turun ke Kabupaten/kota untuk memberikan support kepada daerah untuk mengikuti pemeringkatan.

"Tahun lalu, dari 24 kabupaten/kota, baru 18 daerah yang ikut. Nah,  makanya kami ke setiap daerah untuk memberikan dukungan agar siap ikut dalam pemeringkatan, " ungkap Badaruddin yang didampingi beberapa komisioner KI. 

Menurut rencana, Agustus mendatang, KI Sulsel sudah mulai turun ke kabupaten/kota untuk melakukan evaluasi dan penilaian.

Kepala Diskominfo dan Persandian Sinjai,  H. Firdaus sangat mengapresiasi kehadiran KI sebagai bentuk perhatian terhadap instansi tersebut. Apalagi di tengah tuntutan jaman yang menuntut keterbukaan informasi.

Firdaus berharap, kedepan  KI terus memberikan bimbingan dan waktu untuk saling sharing atau berbagi informasi.

Dia pun berjanji untuk kembali ikut serta dalam pemeringkatan keterbukaan informasi yang akan digelar KI Sulsel.

Sekedar diketahui, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Sinjai tahun 2018  lalu meraih Terbaik ketiga Se-Sulsel dalam ajang Penganugerahan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik. (AaNd kominfo) 

Ichsan YL Wafat, Bupati : Beliau Guru Politik Yang Baik

MC-SINJAI, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa  menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas meninggalnya mantan Bupati Gowa dua periode, Ichsan Yasin Limpo. 

Ichsan mengembuskan nafas terakhir Selasa (30/7/2019) di Jepang, sekitar pukul 07.30 waktu setempat.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sinjai, masyarakat dan pribadi, Kami menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah, Bapak Ichsan Yasin Limpo," ujar A. Seto.

Andi Seto menghaturkan doa agar adik mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo itu mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

"Masyarakat Sulsel kehilangan salah satu tokoh yg dihormati, disegani dan diteladani. Selama menjadi Bupati Gowa beliau sudah membawa masyarakatnya kearah yang lebih baik," ucapnya. 

Sebagai tokoh senior politik di Sulsel kata Bupati,  Ketua PMI Sulsel ini memperlakukan junior-juniornya dengan baik dan menjadi panutan maupun contoh sekaligus guru politik yang baik.

"Insya Allah beliau khusnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya diampuni seluruh dosa-dosanya dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," katanya. 

Dihimpun dari berbagai sumber, Ichsan Yasin Limpo meninggal dunia pada usia 58 akibat  penyakit paru-paru. 

Ichsan Yasin Limpo selama 3 bulan terlahir berjuang melawan penyakitnya. Ichsan juga pernah dirawat di rumah sakit di Singapura. (AaNd kominfo) 

Kader PKK Bantu Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

MC-SINJAI, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai menggelar Monitoring dan Evaluasi Kesehatan Ibu,  Anak dan Gizi di Gedung Wisma Hawai Sinjai,  Selasa (30/7/19).

Ketua Panitia Rusmalawati dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni untuk meningkatkan capaian kemampuan hidup sehat melalui peningkatan derajat kesehatan yang optimal bagi ibu hamil, melahirkan, menyusui, anak balita dan prasekolah.

Wakil Ketua IV TP. PKK Sinjai Ira Ekawati Suryanto Asapa yang membuka kegiatan ini menyampaikan bahwa angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Indonesia khususnya di Kabupaten Sinjai harus menjadi perhatian dari seluruh pihak.

Hal ini karena Kabupaten Sinjai berada di urutan kedua teratas kasus angka kematian ibu dan anak di Sulawesi Selatan. Bukan hanya itu,  masalah yang juga perlu penanganan serius yakni stunting, dimana Sinjai masuk 10  besar di Sulsel.

"Oleh karena itu,  kami harapkan keterlibatan PKK kecamatan,  desa/kelurahan untuk membantu pemerintah menurunkan angka kematian ibu dan anak maupun masalah stunting," katanya. 

Istri Kadis Kesehatan Sinjai ini juga mengatakan bahwa kader PKK merupakan ujung tombak terdepan di masyarakat sebab selalu berhubungan langsung dengan masyarakat dalam melaksanakan tugasnya. 

"Ini PR kita bersama dalam mengurangi angka kematian ibu dan anak serta penanganan masalah stunting. Oleh karena itu kami himbau anggota/kader PKK dan petugas kesehatan untuk bersinergi dan bergandengan tangan mengatasi hal ini, " harapnya. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Deaa (PMD)  Sinjai A. Zainal Arifin Nur,  Wakil Ketua I TP. PKK Sinjai Kamriah Akbar dan diikuti peserta dari pengurus TP. PKK Sinjai, Ketua TP.PKK Kecamatan dan Ketua TP. PKK Kelurahan/Desa.

Adapun narasumber yakni perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Astati Made Amin, Kepala Dinas Kesebtan Sinjai dr. A. Suryanto Asapa dan Kepala Seksi Kesga dan Gizi Dinkes Sinjai Dedy Hardy Hamzah. (AaNd kominfo) 

50 Siswa SMPN 7 Sinjai Antusias Ikuti AKSI

MC-SINJAI,  Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Pendidikan melaksanakan program Kemendikbud yaitu Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) Tahun 2019 . 

Dari 40 SMP yang ada di Sinjai,  program ini hanya dilaksanakan di SMP 7 Sinjai yang beralamat di Jalan M. Husni Thamrin Kecamatan Sinjai Ugara,  Selasa (30/7/19).

Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia atau  AKSI for School adalah salah satu upaya untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kompetensi siswa.

Kepala SMPN 7 Sinjai, Nasibah saat ditemui mengungkapkan bahwa program ini sebagai upaya pemetaan seluruh sekolah yang ada di indonesia dan khusus di Sinjai, SMPN 7 (Eks SMPN 2 Sinjai Utara) dipercayakan sebagai sampel oleh Dinas Pendidikan Sinjai. 

"Kegiatan ini diikuti 50 orang siswa -siswi ditujukan pada siswa kelas 9 yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 31 perempuan dan kita bagi dala dua sesi, " katanya.

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Sinjai Hj. A. Sompa. Selain SMPN 7 Sinjai,  SMPN 12 Sinjai juga menjadi sampel pelaksanaan AKSI for school. 

AKSI  didesain  sebagai penilaian formatif yang ringkas, mencakup topik-topik yang esensial dan fundamental, disajikan dalam bentuk aplikasi komputer, berupa modul, sehingga memudahkan replikasi (penggandaan) dan dokumentais data.

Perlu diketahui, AKSI for School terdiri dari 3 modul besar, yiatu Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia yang diharapkan menjadi salah satu pengayaan sumber belajar bagi siswa dan guru. (AaNd/Aswad kominfo)

Makin Canggih, RSUD Sinjai Terapkan Pendaftaran Online

MC-SINJAI, Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada pasien,  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Sinjai membuat inovasi dalam hal sistem informasi yakni membuka layanan pendaftaran/register bagi pasien rawat jalan secara online. 

Inovasi ini sekaligus menjawab apa yang menjadi keluhan pasien selama ini ketika datang berobat ke RSUD Sinjai. 

Direktur RSUD Sinjai dr. H. Amaluddin, saat ditemui, Selasa (30/7/19) mengatakan saat ini RSUD Sinjai membuka pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan melalui dua cara yakni secara offline atau langsung ke bagian loket pendaftaran di RSUD dan pendaftaran secara online dengan menggunakan android.

"Untuk pendaftaran melalui android bisa dilakukan dengan terlebih dahulu menginstal aplikasi E Siantri RSUD Sinjai di playstore," katanya. 

Pendaftaran secara online dapat dilakukan sehari sebelum kunjungan/kontrol/berobat ke RSUD Sinjai, hal ini untuk memberikan kemudahan kepada calon pasien untuk melakukan pendaftaran di poliklinik yang dituju tanpa harus datang langsung ke rumah sakit.

Setelah mendapatkan nomor antrian, calon pasien juga bisa mengecek proses antrian yang sedang terlayani di RSUD Sinjai. 

"Jadi calon pasien tidak mesti menunggu lama di rumah sakit,  tetapi bisa di rumah atau dikantor  mengecek antrian dengan android," terangnya. (AaNd kominfo) 

Tiga Siswi Lulusan SMA di Sinjai Peroleh Beasiswa Kuliah di IPB Bogor

MC-SINJAI, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sinjai dr. A. Suryanto Asapa melepas 3 calon mahasiswa penerima Beasiswa Utusan Daerah (BUD) dari Kabupaten Sinjai yang lolos seleksi di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pelepasan ini berlangsung di Ruang Kerja Kadis Pendidikan, Senin (29/7/19) yang dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Sinjai drh. H. Aminuddin Zainuddin dan Sekretaris Dinas Pendidikan Sinjai Hj. A. Sompa. 

Ketiga calon mahasiswa tersebut masing-masing Muhlisa Jamaluddin dari SMAN 1 Sinjai yang lolos di Program Studi (prodi)  Biologi,  Nadyahtul Hanifa siswi SMAN 6 Sinjai untuk prodi Ekonomi Pembangunan dan Risda Awalia dari SMAN 1 Sinjai untuk prodi Ilmu Komputer. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sinjai dr. A. Suryanto Asapa mengatakan bahwa program beasiswa utusan daerah ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama antara Pemkab Sinjai dengan IPB Bogor yang bertujuan untuk membangun daerah melalui peningkatan bidang pendidikan, dengan mengirim bibit-bibit muda untuk berkuliah di Institut Pertanian Bogor.

"Dari 7 calon mahasiswa yang kita kirim,  ada 3 orang yang dinyatakan lolos, yakni dua orang dari SMAN 1 Sinjai dan satu orang dari SMAN 6 Sinjai. Selama kuliah disana atau hingga sarjana, biaya pendidikan ditanggung oleh Pemkab Sinjai, " katanya. 

Menurut Andi Suryanto, program studi yang dipilih tersebut disesuaikan berdasarkan potensi unggulan yang dimiliki oleh Kabupaten Sinjai. 

"Untuk jurusan ekonomi pembangunan diharapkan setelah menimba ilmu disana bisa melihat pemasaran komoditas yang ada,  untuk jurusan biologi, mereka nantinya dapat memetakan varietas unggulan serta jurusan ilmu komlputer ini nantinya diharapkan bisa menentukan komoditi yang cocok untuk  dikembangkan pada daerah-daerah tertentu dengan penggunaan teknologi satelit, " urainya. 

Ia berharap agar ketiga calon mahasiwa tersebut dapat menimba ilmu dengan baik sehingga kedepan setelah sarjana dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan daerah. 

Pelepasan ini turut dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Sinjai Drs. A. Arifuddin,  Kepala SMAN 6 Sinjai Drs. Darsan serta orang tua calon mahasiswa.  (AaNd kominfo) 

DP3AP2KB Jalin Kerjasama Dengan Diskominfo Sinjai Terkait Penyebaran Informasi Program Kependudukan dan KB

MC-SINJAI, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB)  Sinjai Dra. Hj. Mas Ati dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian  Sinjai H. Firdaus melakukan penandatanganan Perjanjian kerjasama, di Ruang Kerja Kepala DP3AP2KB Sinjai, Senin (29/7/19).

Kerjasama ini terkait dalam rangka membagun sinergi penyebaran informasi program  kependudukan, keluarga berencana dan pembanguan keluarga. 

Kepala DP3AP2KB Sinjai Dra. Hj. Mas Ati mengatakan bahwa dengan adanya kerjasama ini, berbagai program  yang dilaksanakan oleh DP3AP2KB dalam implementasinya dapat diekspos melalui media Radio Suara Bersatu dan Sinjai TV. 

"Ini sebuah fasilitas yang perlu kita manfaatkan sehingga apapun yang kita lakukan disini bisa langsung diketahui oleh masyarakat melalui informasi  di kedua mwdia milikbpemerintah tersebut, " katanya. 

Apalagi saat ini kata Mas Ati, ada 13 kampung KB di Sinjai yang perkembangannya berjalan sangat bagus sehingga perlu diekspos dan menjadi contoh untuk bisa dikembangkan lebih baik kedepan. 

Sementara itu,  Kadis Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai H. Firdaus  memberi apresiasi dan menyambut baik dengan adanya kerjasama ini.

"Jadi semua program yang ada di DP3AP2KB Sinjai ini baik program yang akan dilaksanakan maupun yang sudah dilaksanakan kita akan publikasikan kepada seluruh masyarakat hingga di tingkat nasional," katanya. 

Menurut Firdaus,  Kampung KB yang merupakan program nasional wajib sosualisasikan kepada masyarakat agar program ini berkembang dengan baik dengan harapan seluruh stakeholder mendukung program ini.  (AaN/AK kominfo) 

RSUD Sinjai Kini Punya Alat Echo Cardiography

Direktur RSUD Sinjai dr.H. Amaluddin Sp.PD
MC-SINJAI, Tahun ini bangunan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Sinjai akan lebih lengkap serta memiliki fasilitas kesehatan yang lebih baik dibanding  tahun sebelumnya. 

Meski demikian, hal ini tidak membuat Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk berhenti meningkatkan sarana, fasilitas maupun alat kesehatan yang ada di RSUD Sinjai. 

Setelah menuntaskan beberapa bangunan sarana kesehatan serta beberapa fasilitas lainnya seperti area parkir dan Masjid,  di tahun 2019 ini kembali dibangun beberapa sarana kesehatan lainnya seperti ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD)  tahap ketiga dan penambahan bangunan rawat inap. 

Bukan hanya sarana,  akan tetapi RSUD Sinjai juga telah melakukan penambahan alat kesehatan untuk melengkapi berbagai fasilitas yang telah dibangun. 

Direktur RSUD Sinjai dr.H. Amaluddin saat menjadi pembina dalam apel Gabungan Lingkup Pemkab Sinjai, Senin (29/7/19) di Halaman Kantor Bupati Sinjai mengatakan bahwa saat ini RSUD Sinjai sudah dilengkapi alat kesehatan jantung yang dinamakan Echo Cardiography.

Alat ini berfungsi salah satu alat penunjang medis untuk menilai fungsi dan anatomi jantung. Tes echocardiografi atau USG jantung yang sering disebut pemeriksaan echo ini memakan waktu sekitar 20-30 menit.

"Tahun lalu kita sudah lengkapi alat CT Scan,  dan tahun ini kita  juga sudah siapkan Echo Cardiography karena dokter ahlinya sudah ada. Alat ini untuk melihat struktur jantung, bisa mengukur detak jantung apakah berfungsi normal atau ada kelainan, " tandasnya. (AaN - kominfo) 

KKKS dan KKG Wilayah VI Laksanakan Bimtek di Sinjai

MC-SINJAI, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS)  gugus VI Drs. H. Muh. Said membuka pelaksanaan Bimbingan teknis Asesmen Mata Pelajaran,  Tematik dan Penyusunan Silabus,  di Aula Hotel Srikandi Sinjai,  Sabtu (27/7/19).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) gugus yang meliputi wilayah Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai dan Kepulauan Selayar.

Ketua KKKS gugus VI Drs. H. Muh. Said menyampaikan bahwa tujuan bimtek ini untuk menyamakan persepsi para Kepala Sekolah dan guru dalam mengimplementasikan asesmen di sekolah masing-masing. 

Selain itu,  ia menekankan pentingnya dalam penyusunan silabus yang dijadikan sebagai pedoman dalan pengrmbangan pembelajaran.

"Artinya silabus rnerupakan sumber pokok dalam penyusunan rencana pembelajaran untuk satu standar kompetensi maupun satu kompetensi dasar, silabus juga bermanfaat sebagai pedoman untuk merencanakan pengelolaan kegiatan belajar secara klasikal, kelompok kecil, atau pembelajaran secara individual.," jelasnya. (AaN kominfo) 

22 Siswa Madrasah Wakili Sinjai di KSM Tingkat Provinsi Sulsel

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sinjai Dra. Kamriati Anies M.Pdi
MC-SINJAI, Setelah melewati proses uji pengetahuan menggunakan Computer Based Test (CBT) dan Android, akhirnya terpilih 22 siswa/siswi dari tingkat MI/MtS dan MA yang akan mewakili Kabupaten Sinjai pada Kompetisi Sains Madrsaha Tingkat Provinsi Sulsel.

Terkait dengan hal tersebut Kantor Kementerian Agama Kab.Sinjai  melalui Seksi Pendidikan Madrasah meulai mempersiapkan dalam rangka mengoptimalkan persiapan Peserta Pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun  2019 yang akan diadakan pada Hari Kamis  tanggal 15 Agustus 2019 di Kota Makassar.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma)  Dra Kamriati Anies saat ditemui, di Ruang Kerjanya, Jumat (26/7/19) mengajak kepada seluruh Kepala Madrasah untuk berperan aktif dan mendukung agar pelaksanaan KSM di tingkat Provinsi dapat berjalan maksimal dan dapat memperoleh hasil yang memuaskan.

"Jadi sebanyak 22  Orang Siswa Siswi dari Tingkat MI, MTs dan MA  yang nantinya akan dikirim ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan berkompetisi dengan Kabupaten / Kota dengan menggunakan Computer Based Test (CBT) dan android dari perwakilan MI 2 mapel, MTs 3 mapel dan MA 6 mapel, setiap mapel diikuti 2 peserta dari masing-masing madrasah,” terang Kamriati.

Menurut rencana pemberangkatan peserta KSM yang akan mewakili kabupaten Sinjai di Tingkat Provinsi akan diberangkatkan menuju Makassar pada Rabu Tanggal 14 Agustus 2019..

KSM merupakan sarana untuk mengukur kemampuan siswa dalam pencapaian setiap pembelajaran yang dilakukan di madrasah tempat mereka belajar. Untuk itu, Kamriati berharap pelaksanaan KSM tingkat Provinsi nanti, peran dari masing- masing guru pendamping untuk terus berupaya melakukan bimbingan secara maksimal kepada para peserta KSM untuk lebih giat lagi dalam memberikan pengajaran. (AaNd kominfo)

BPOM Imbau Warga Sinjai Waspadai Penjualan Kosmetik Online

MC-SINJAI, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Makassar meminta seluruh masyarakat pengguna media sosial untuk mewaspadai marak penjualan kosmetik secara online. 

Indikasi penjualan kosmetik ilegal tersebut, dapat dilihat dengan alamat produk yang tidak jelas dan tidak memiliki izin edar dari Balai POM.

Dra. Magfiah dari BPOM Makassar saat menjadi narasumber dalam sosialisasi bahaya penggunaan kosmetik di Aula Dinas Kesehatan Sinjai,  Kamis (25/7/19) menjelaskan, selain menghindari penipuan barang palsu, konsumen juga harus cerdas dan teliti sebelum membeli produk kecantikan karena dikhawatirkan dapat mengandung bahan berbahaya. 

"Banyak diantara kita saat ini  terpapar informasi dari media sosial seperti facebook dan Instagram, sehingga penjualan kosmetik didapat dengan mudah, tetapi kita tidak mengetahui apakah produk tersebut memiliki ijin edar dan tidak membahayakan tubuh, jadi kita harus hati-hati" katanya. 

Ia menjelaskan modus penjualan produk kosmetik ilegal secara online yakni menggunakan merek ternama atau luar negeri yang dibuat mirip dengan aslinya serta harganya yang murah.

Magfiah mengatakan, BPOM RI meminta warga melakukan cek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa sebelum menggunakan produk tersebut. 

Harus diakui, konsumen penjualan online menjadi sasaran empuk bagi pelaku, karena pembeli baru mengetahui produk, setelah menerima barang. Oleh karena itu, BPOM Makassar meminta masyarakat Sinjai untuk selektif dan berhati-hati membeli kosmetik yang dijual secara online. (AaNd_kominfo)

Disdik Sinjai Gelar Bimtek Pendampingan Sekolah Model

MC-SINJAI, Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Sinjai,  Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai melaksanakan bimbingan teknis (bimtek)  pendampingan sekolah model dengan melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP)  Makassar.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Sinjai,  Hj. A. Sompa di Aula Handayani Dinas Pendidikan Sinjai,  Rabu (24/7/19).

Bimtek ini berlangsung selama tiga hari hingga jumat (26/7/19) yang dipusatkan di SDN 3 Sinjai Utara dan diikuti Kepala Sekolah dan tim manajemen dari 20 sekolah Model tingkat SD dan SMP yang ada di Sinjai.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sinjai Hj. A. Sompa mengatakan bahwa tujuan pelatihan ini untuk melakukan pendampingan pelaksanaan penjaminan mutu di sekolah dengan harapan sekolah mampu meningkatkan penjaminan mutu sesuai 8 standar nasional, pendidikan
penjaminan mutu secara mandiri dan budaya mutu.


"Sekolah model harus menerapkan 8 standar nasional pendidikan yakni standar kompetensi lulusan, standar proses, standar isi, standar penilaian, standar PTK ,standar pengelolaan, standar pembiayaan, standar sarpras, jelas Sompa.

Dikatakannya juga, dengan predikat sekolah model diharapkan dapat dijadikan contoh bagi sekolah lainnya baik metode pengimbasan maupun penerapan pemenuhan 8 standar pendidikan nasional. (AaN kominfo) 

Samsat Sinjai Validasi Data Randis Milik Pemkab Sinjai

MC-SINJAI, Unit Pelaksana Teknis (UPT)  Pendapatan atau Samsat wilayah Sinjai melakukan validasi data terhadap seluruh kendaraan dinas Lingkup Pemkab Sinjai.

Validasi ini dilakukan Di Kantor Samsat Sinjai,  Rabu (24/7/19) dengan mengundang seluruh pengurus barang pada seluruh OPD Lingkup Pemkab Sinjai. 

Kepala UPT Pendapatan wilayah Sinjai Hj. Nursinah mengatakan bahwa validasi data ini dilakukan untuk  mencocokan data pengelolaan kendaraan dinas yang ada di OPD dengan sata yang ada pada Kantor Samsat Sinjai. 

"Validasi ini kami lakukan karena terkadang ketika kami turun ke OPD untuk melakukan tagihan pajak randis, mereka mengatakan bahwa kendaraan tersebut  bukan lagi kewenangan mereka dengan alasan sudah dialihkan ke bagian Aset daerah," katanya. 

Validasi data per OPD ini baru pertama kalinya dilaksanakan sebab selama ini pihaknya hanya melakukan validasi di Bagian Aset Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Hal ini  juga penting dilaksanakan karena besarnya tunggakan kendaraan dinas milik Pemkab Sinjai yang saat ini mencapai kisaran Rp 500 juta. 

"Jadi kendaraan Dinas yang menunggak setiap bulannya tersebut bisa saja berkurang ataupun bertambah setiap bulan tergantung jatuh tempo dari kendaraan dinas tersebut,"  kata Kepala Seksi Pelayanan UPT Samsat Sinjai Abd. Malik Karim. (AaNd kominfo) 

Kembali Sinjai Raih Penghargaan KLA

MC-SINJAI, Pemerintah Kabupaten Sinjai, kembali menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Pratama, penghargaan ini diterima oleh Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, yang bertempat di Hotel Four Points By Sheraton Makassar, Selasa (23/07/19).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,  dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Hj. Mas Ati, yang mendampingi Bupati Sinjai mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah Kabupaten Sinjai yang memiliki komitmen yang kuat dalam hal pemenuhan hak anak dan perlindungan anak. 

Penghargaan ini berdasarkan evaluasi pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang dilakukan secara bertahap, evaluasi mandiri berbasis online dan dilanjutkan evaluasi administrasi dan verifikasi lapangan.

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa mengharapkan bahwa  kedepannya Kabupaten Sinjai bisa memberikan lebih banyak perhatian kepada anak-anak di Kabupaten Sinjai, khususnya memberikan perlindungan yang lebih, pendidikan dan prasarana untuk mereka di Kabupten Sinjai. 

Lebih lanjut Bupati mengharapkan agar Kabupaten Sinjai kedepan bisa meningkatkan peringkatnya dari Pratama ke Madya, dan juga bisa mendapatkan penghargaan seperti sekolah ramah anak terbaik dan puskesmas ramah anak terbaik. (AaN kominfo/Hms)

Puskesmas Pulau IX Laksanakan Simulasi Bencana

MC-SINJAI, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai melalui Puskesmas Pulau-pulau IX menggelar simulasi bencana dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana (BPBD)  sebagai pemateri di Aula Pertemuan Puskesmas Pulau IX,  Selasa (23/7/19).

Kegiatan ini diikuti oleh para tenaga kesehatan berasal di Ruang lingkup Puskesmas itu sendiri sebagai bekal upaya melatih diri, Kesiapan ketika menghadapi situasi kritis khususnya terkait dengan Water Rescue.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten. Sinjai Syamsul Ahmad mengatakan  kegiatan ini sifatnya bagian dari Kompetensi tentang Kesiapsiagaan. 

“Ada dua konsep kegiatan yang kami berikan yaitu penerimaan materi tentang kesiapsiagaan dengan ceramah dan diskusi aktif, Mitigasi bencana di Kantor Puskesmas, serta teori tentang cara yang dilakukan oleh para peserta ketika menghadapi cuaca ekstrem, hal ini penting agar mereka tidak panik dan mengetahui cara penggunaan jaket pelampung yang benar," katanya. 

Selanjutnya diadakan pula Simulasi di Pulau Larea-Rea yang juga diikuti oleh seluruh Peserta atau Petugas Puskesmas Pulau Sembilan dan Petugas Pustu.

Meskioun pada dasarnya mereka tidak tahu berenang, Namun dengan penggunaan sarana dan prasarana salah satunya adalah Jaket Pelampung menjadi Savety bagi para peserta sehingga dengan turun langsung dalam menyelamatkan atau penyelamatan kepada orang lain yang berada di dalam air tidak mudah merasa panik atau terlalu takut ketika berhadapan dengan suatu bencana.

Sementara itu Plt. Kepala Puskesmas Agussalim mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah Preventif terhadap petugas Puskesmas supaya mereka bisa menguasai dirinya ketika berada di Laut. 

"Apalagi Melihat juga wilayah kerja petugas kami yang 70% selalunya menempuh perjalanan laut sehingga diharapkan Kesiagaan dan Kesiapan oleh nakes kami ketika menghadapi suatu bencana dibekali ilmu pengetahuan Life Saving,” katanya. (AaNd kominfo) 

Plt Camat Sinjai Utara Apresiasi Proker KKN Unhas

MC-SINJAI, Setelah hampir sebulan melaksanakan berbagai program kerja baik ditingkat Kelurahan mapun ditingkat kecamatan,  Mahasiswa KKN Unhas Makassar yang ditempatkan di Kecamatan Sinjai Utara melaksanakan seminar evaluasi di Aula Kantor Camat Sinjai Utara,  Selasa (23/7/19).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas Camat Sinjai Utara A. Jefriyanto Asapa,  Ketua Pusat Pengembangan KKN Unhas Muh. Kurnia dan seluruh mahasiswa KKN yang ditempatkan di Kecamatan Sinjai Utara. 

Andi Jefriyanto Asapa dalam sambutannya memberi apresiasi terhadap berbagai program yang dilaksanakan baik di tingkat kecamatan maupun program kerja di kelurahan. 

Menurutnya,  berbagai program yang telah dilaksanakan ini betul-betul sesuai dengan apa yang menjadi keinginan masyarakat serta menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh warga. 

Dijelaskannya, bahwa Program kerja KKN dahulu biasanya dilakukan yaitu mengecat pagar dan membuat tapal batas,  program  ini dinilai memprihatinkan sebab bisa dilakukan oleh siapa saja.

"Alhamdulillah saya lihat tahun ini tidak seperti itu lagi,  program yang ada sekarang memberikan manfaat dan dirasakan oleh masyarakat, saya harap program yang ada dapat diterapkan dikehidupan sehari-hari, " katanya. 

Andi Jefriyanto juga berharap KKN Unhas untuk angkatan tahun berikutnya dapat memilih Kabupaten Sinjai kembali sebagai lokasi pengabdian. 

Korcam Sinjai Utara,  Fauzan Adhima menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan, Kelurahan maupun masyarakat yang telah mendukung berbagai program yang telah dilaksanakan. 

Beberapa program dilaksanakan diantaranya, pembagian bubuk abate,  sosialisasi pengolahan sampah dan kompos,  Workshop kewirausahaan,  pembuatan pakan ternak, literasi bahasa inggris,  pelatihan kerajinan mozaik, pembuatan biopori dan beberapa program lainnya. 

Sedikitnya ada 65 mahasiswa KKN yang berposko di 5 kelurahan yang ada di Sinjai Utara dan mereka mengakhiri masa KKN pada hari Jumat (26/7/19). (AaNd kominfo

Tiga Surveyor Kemenkes RI Lakukan Reakreditasi di Puskesmas Biji Nangka

MC-SINJAI, Tim surveyor dari Kementerian Kesehatan RI mendatangi Puskesmas Biji Nangka Kecamatan Sinjai Borong, Selasa (23/7/19). Kedatangan mereka dalam rangka melaksanakan reakreditasi. 

Mereka yang berjumlah tiga orang masing-masing Dadang Hermanto,   Dr H Budy utomo SKM dan dr Veny Mayana Paisey disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. A. Suryanto Asapa dan Ketua Komisi III DPRD Sinjai H. Baharuddin. 

Kepala Dinas Kesehatan dr Andi Suryanto Asapa mengatakan bahwa di Kabupaten Sinjai 16 Puskesmas sudah terakreditasi dan sesuai Amanat Permenkes Nomor 46 Tahun 2015 bahwa Puskesmas yang telah terakreditasi akan dilakukan akreditasi ulang setiap tiga tahun sekali.

"Sebelumnya UPTD Puskesmas Biji Nangka pertama kali melakukan Survei akreditasi pada tahun 2016 dan mendapat Predikat Dasar dari Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Komisi Akreditasi, semoga tahun jni bisa meningkat, " katanya. 

Tak hanya Itu Kadinkes berharap setelah dilakukan re-akreditasi Puskesmas diharapkan pelayanan mutu dan kualitas puskesmas akan semakin meningkat. 

Olehnya itu Pihaknya juga berharap kepada seluruh Puskesmas untuk selalu memberikan inovasi dan terobosan positif terkait pelayanan kesehatan pada masyarakat.

Sementara itu,  Ketua Komisi III DPRD Sinjai yang juga berasal dari Dapil Sinjai Borong dan Sinjai Selatan,  H. Baharuddin mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai  sebagai upaya mempertahankan kualitas dan terus meningkatkan inovasi pelayanan masyarakat.

Meski demikian ia berpesan agar dalam pelaksanaan re-akreditasi tidak hanya membahas terkait dokumen saja tetapi juga harus ada pendampingan dan pembinaan agar puskesmas tersebut  memberikan pelayanan yang inovatif pada masyarakat. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekertaris Camat Sinjai Borong,  unsur tripika Kecamatan,  Jajaran Dinkes Sinjai, Kepala Desa wilayah Puskesmas Biji Nangka,  serta undangan lainnya. (AaNd_kominfo)

Lepas Calon Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional, Ini Kata Bupati

MC-SINJAI, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai menggelar Penerimaan dan pembukaan Pemusatan pelatihan calon Paskibraka Kabupaten Sinjai yang dirangkaikan dengan pelepasan calon Paskibraka tingkat provinsi dan nasional di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sinjai,  Senin (22/7/19) malam. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai Drs. Muh. Irvan mengatakan bahwa Jumlah keselurahan siswa/siswi yang mengikuti seleksi paskibraka tingkat Kabupaten Sinjai sebanyak 456 orang yang berasal dari 41 SMA/sederajat.

Dari seleksi awal ini terpilih srbanyak 222 orang dan selanjutnya mengikuti seleksi terpusat di tingkat Kabupaten sehingga pada akhirnya terpilih 70 orang.

"Jadi dalam tahapan terakhir seleksi akhirnya terpilih sebanyak 70 orang yang terdiri dari 36 putra dan 34 putri, " katanya. 

Sedangkan untuk tingkat Propinsi lanjut Irvan terpilih dua orang putra yang mewakili Kabupaten Sinjai masing-masing atas nama Faturahman dari SMA 3 Sinjai dan Asman dari SMK 1 sinjai. 

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Ulfiatussah siswi SMA 7 Sinjai yang lolos mewakili Provinsi Sulsel dalam paskibraka Tingkat nasional. 

Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada sisa dan siswibyang terpilih aebagai anggita paskibraka baik di tingkat Kabupaten,  Provinsi maupun nasional. 

"Bagi siswa yang lolos di tingkat Provinsi dan nasional,  ini merupakan kehormatan dan kepercayaan yang patut kita banggakan, semoga kalian mendapatkan tempat yang baik dalam paskibraka nantinya, mudah-mudahan ada yamg bisa jadi pembawa baki atau pengibar bendera," ucapnya. 

Selain itu Bupati juga memberi apresiasi kepada 70 orang yang terpilih jadi paskibraka di tingkat kabupaten sebab mampu terpilih diantara 456 orang yang mengikuti seleksi. 

"Jangan berkecil hati bagi yang lolos di tingkat Kabupaten,  masih ada peluang bagi kalian untuk lolos di tingkat Provinsi dan bahkan nasional di tahun depan,  jadi tetap fokus dan terus latihan, " kat Bupati. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sinjai,  Abd. Haris Umar,  Forkopimda,  Ketua Pengadilan Negeri,  Ketua Pengadilan Agama,  Sekda Sinjai,  pimpinan OPD dan tim pelatih. (AaNd) 

About

Distributed By My Blogger Themes | Designed By Seo Blogger Templates