Trending

Wakil Bupati Harap Pesta Adat Terus Ditingkatkan Sepanjang Tidak Mengandung Syirik

MC-SINJAI,  Masyarakat Caile Desa Kanrung yang terletak di Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai menggelar pesta adat Mappogau Hanua, Rabu (31/10/18).

Pesta adat yang merupakan ungkapan rasa syukur penduduk setempat setelah melaksanakan pesta panen ini sudah menjadi tradisi adat Desa Kanrung secara turun-temurun dan digelar sekali dalam tiga tahun.

Prosesi pelaksanaan pesta adat Mappogau Hanua tahun ini, mengusung tema "Lestarikan Atraksi Adat Budaya dan Tradisi Sebagai Kekayaan Budaya Daerah".

Berbagai rangkaian acara tradisi “Mappogau Hanua” ini berlangsung sukses dan meriah. Berbagai rangkaian acara pun memeriahkan pesta adat ini, mulai dari ziarah makam leluhur, gendang bulo, Atraksi Mangaru, dan permainan musik tradisional. 

Diperkirakan sekitar ribuan memadati Lapangan Sepak Bola Caile Dusun Baru, tempat perhelatan pesta adat tersebut sejak siang sampai sore hari. 

Wakil Bupati Sinjai Hj. A. Kartini Ottong yang hadir dalam kegiatan ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai salah satu wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap upaya pelestarian kebudayaan lokal dan kearifan lokal

"Event budaya ini sebagai wujud rasa syukur masyarakat terhadap hasil panen dan perkebunan mereka. Kegiatan ini tidak hanya meriah,  tetapi juga sarat dengan makna dan nilai filosofi yang bernilai positif dalam rangka penguatan budaya lokal masyarakat yang memiliki manfaat yang sangat besar dalam memfilter pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian yang kita miliki," jelasnya. 

Wakil Bupati jyga mwnegaskan agar setiap pesta adat yang dlaksanakan maayarakat tisak lagi melakukan hal-hal yang berbau syirik dan bertentangan dengan ajaran Islam. 

Selain masyarakat setempat, turut hadir pula beberapa unsur pimpinan Forkopimda, perwakilan Kemenkumham RI,  Kepala Kemenag Sinjai,  Kepala Rutan Sinjai, Mantan Wakil Bupati Sinjai H. A. Fajar Yanwar,  Kepala OPD,  Kabag Setdakab, para Kepala Desa dan tokoh masyarakat setempat.  (AaNd) 

Wakil Bupati : Kehadiran Kampung KB Tingkatkan Peran OPD

MC-SINJAI,  Wakil Bupati Sinjai Hj. A. Kartini Ottong meresmikan Rumah Dataku Dusun Bangko dan Dusun Passahakue serta mengukuhkan Forum Anak Dusun Bangko Desa Panaikang dan Dusun Passahakue Desa Passimarannu KecamatanSinjai Timur, Selasa (30/10/18)

Kepala Desa Panaikang Bahtiar menyampaikan berbagai hal terkait upaya  peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya panaikang dan passimarannu, dan salah satu hal yang perlu mendapat dukungan Pemerintah Daerah adalah Peningkatan  infrastruktur baik jalan, irigasi maupun lainnya.

Wakil Bupati menyatakan hadirnya Kampung KB maka akan menghadirkan pula  peran dari OPD lain dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan, Dinas Perindag ESDM, Dinas Koperasi dan UKM dan lainnya.

"Saya tegaskan kembali bahwa kehadiran Kampung KB oleh BP3AP2KB akan menghadirkan peran dan partisipasi OPD lainnya karena keberhasilan pembangunan itu, harus dengan keterlibatan semua pihak, tidak bisa sendiri-sendiri, Insya Allah Kampung KB ini akan menjadi lebih baik,  dan saya berharap lebih banyak lagi Kampung KB yang terbentuk," harapnya. 

Kampung KB selain mengusung delapan fungsi keluarga diantaranya adalah fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, fungsi pembinaan lingkungan, juga harus melahirkan program inovatif yang akan meningkatkan pendapatan desa sehingga bisa menjadi desa berprestasi

Hadir pada peresmian dan pengukuhan ini Kadis P3AP2KB, Kabag Kesra, Kabag Humas, Camat Timur, Polsek dan Koramil serta undangan lainnya. (AaNd) 

Wisnus Ajak Pemuda Sinjai Jadi Mandiri

Mr.  Syafii Efendi
MC-SINJAI, Ribuan peserta menghadiri seminar nasional character Building yang diadakan oleh Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) di Gedung Pertemuan Sinjai,  Selasa (30/10/18).

Wimnus yang merupakan salah satu organisasi kewirausahaan yang sudah terdaftar di Kemenkumham ini melaksanakan seminar sehari dengan tema "Siap menuju generasi emas Indonesia mandiri tahun 2034".

Adapun pemateri dari seminar ini yaitu Sang Trainer dan Motivator Muda Indonesia, Mr. Syafii Efendi yang merupakan penulis buku Best Seller, penerima 2 rekor dunia MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia).

Tujuan dari kegiatan ini yaitu membangun mindset-mindset kemandirian kepada para pemuda di Sinjai baik secara mental, wawasan dan keuangan. 

"Semoga dengan adanya kegiatan ini mindset-mindset anak muda yang ada di Kab.Sinjai bisa hidup mandiri dan bisa produktif diusia muda". Ungkap Ketua Panitia, Muhammad Taufik.

Syafii saat diwawancarai mengajak seluruh pemuda untuk belajar berfikir bagaimana mereka bisa menjadi pemimpin. Hari ini kita akan belajar berpikir bagaimana mereka  bisa jadi pemimpin disamping jadi pengusaha agar negara kita bisa jadi mandiri, kalau negara kita mandiri secara keuangan, maling-maling di negeri ini akan berkurang" Ungkapnya. 

Sementara itu,  salah seorang peserta dari mahasiswi IAIN Sinjai Samsidar memmberia apresiasi dwngan adanya kegiatan ini. 

Melihat dari gaya berbicara dan retorika dari Mr. Syafii Efendi sangat bagus dan harapan saya semoga kedepannya saya dapat berbicara di depan umum," katanya. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua DPD Wimnus Sulselbar, Muh. Fauzi Hasbi Hasibuan. (SrL/Fk)

BKPSDMA Sinjai Siapkan Photo Booth Bagi Pendaftar CPNS

Pendaftar CPNS menyempatkan berfoto saat pengambilan kartu ujian
MC-SINJAI, Hari kedua pengambilan kartu ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  Kabupaten Sinjai di Kantor Badan Kepegawaian Pengelolaan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) dipenuhi oleh ribuan tenaga kesehatan, Selasa (30/10/18).

Kepala (BKPSDMA)  Sinjai Haerani Dahlan saat ditemui mengatakan bahwa ada 2.744 pendaftar dari tenaga pendidjk yang telah mengambil kartu ujian senin kemarin. 

"Alhamdulillah hari kedua pelayanan untuk pelamar tenaga kesehatan ada 1.829 orang. Berjalan lebih cepat dibanding kemarin dan tidak ada lagi antrian, " jelasnya. 

Banyaknya pendaftar sehingga pihaknya menyiapkan tenaga medis dan mobil ambulans untuk mengantisipasi adanya pendaftaran yang mengalami sakit karena antri. 

Selain itu,  untuk mengatasi kejenuhan para pendaftar,  BKPSDMA Sinjai juga menyiapkan photo booth untuk berselfi ria dan wifi gratis. 

Adapun waktu dan lokasi ujian CPNS Kabupaten Sinjai masih akan dikoordinasikan dengan BKN Makassar selaku penyelenggara ujian. 

"Jadwal ujiannya belum ada,  namun kami akan informasikan dalam waktu dekat melalui website resmi Sinjai dan kami harap pendaftar untuk selalu mengaksesnya setiap saat, " tambahnya. (AaNd) 

Kapolres Sinjai Berikan Bantuan Semen Pada Dua Masjid di Bongki

MC-SINJAI, Kepala Kepolisian Resor Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sebpril Sesa, S.Ik didampingi Wakapolres Sinjai Kompol Sarifuddin, S.Sos dan beberapa perwira serta personil Polres sinjai menyempatkan waktunya mengunjungi 2 (dua) masjid yang sedang direnovasi di kecamatan Sinjai Utara untuk memberikan bantuan, senin sore (29/10/2018).

Adapun masjid yang dikunjungi Kapolres Sinjai yakni Masjud Nurul Iman dan Masjid Nurul Yaqin dijalan Petta Ponggawae, Kelurahan Bongki Kecamatan Sinjai Utara.

Kedatangan Kapolres Sinjai disambut langsung oleh panitia pembangunan masjid dan pada kesempatan  tersebut Kapolres Sinjai AKVP Sebpril Sesa memberikan bantuan berupa masing-masing sebanyak 50 sak semen untuk pembangunan kedua masjid tersebut yang diterima oleh panitia pembangunan masjid.

Kegiatan Kapolres Sinjai sebagai wujud kepedulian dan kedekatan pihak Polres Sinjai kepada masyarakat, dalam membantu pembangunan rumah ibadah.

"Bantuan yang kami diberikan tersebut memang tidak seberapa namun setidaknya bantuan yang diberikan tersebut dapat sedikit membantu dalam pembangunan Masjid," ungkapnya. (AaNd) 

Sinjai Targetkan Pertahankan Penghargaan APE

MC-SINJAI, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlidungan Anak,  Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Sinjai mengadakan Pertemuan dengan beberapa kepala Perangkat Daerah terkait persiapan pelaksanaan verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2018, Senin (29/10/2018) di Ruang Kerja Kadis  P3AP2KB Sinjai. 

Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai Lukman Dahlan yang memimpin rapat tersebut mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan ini sebagai upaya mensinkronkan data dan program untuk mendukung pencapaian program Dinas P3AP2KB Sinjai. 

"Dengan rapat yang kita lakukan hari ini, dalam waktu singkat semua OPD  memberikan bukti dan peran yang dilakukan berdasarkan indikator yang ada. Semua Dinas dan Badan punya peran masing-masing, baik dalam penganggaran, perencanaan implementasi dan sebagainya" ungkap Lukman Dahlan.

Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Sinjai sebelumnya di tahun 2016  mendapatkan penghargaan APE, untuk itu dukungan dari setiap stakeholder  terutama peran-peran perangkat daerah, organisasi dan elemen masyarakat Sinjai untuk bergerak bersama menunjukkan bahwa Sinjai layak mendapatkan kembali penghargaan APE.

"Semoga kira dapat kembali meraih penghargaan tersebut sebab sudah melakukan sejumlah program dan langkah yang benar-benar memberikan perlindungan terhadap anak dan juga menunjukkan proses pemberdayaan perempuan di Sinjai," katanya. 

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Sinjai, Dra. Hj. Mas Ati mengungkapkan bahwa Sinjai menjadi salah satu kabupaten yang telah diverifikasi secara online untuk menjadi salah satu peserta dalam rangka penerimaan  APE mengingat di tahun 2016 anugerah ini telah diterima dan di tahun 2018 ini ia berharap dapat kembali meraih penghargaan tersebut. (AaNd/EKa)

Rakerda IWO Sinjai Hasilkan Program Jangka Pendek dan Jangka Panjang

MC-SINJAI, Pasca dilantik pada 20 September 2018 lalu, pengurus Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online (DPD IWO) Kabupaten Sinjai menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) perdana di Obyek Wisata Batu Pake Gojeng, Kelurahan Biringere Kecamatan Sinjai Utara, Minggu (28/10/2018).

Rakerda ini dihadiri Ketua Umum DPD IWO Kabupaten Sinjai H. M. Syahidin, Sekretaris Umum Asdar Palewai, Bendahara Umum Adi Irawan serta sejumlah Ketua Bidang dan pengurus lainnya.

Dari hasil musyawarah ini, DPD IWO Kabupaten Sinjai secara mufakat bersama menghasilkan program jangka panjang dan program jangka pendek kedepannya. 

"Hari ini, kita bersama rekan-rekan dari DPD IWO Sinjai telah menghasilkan dalam musyawarah mufakat, bahwasanya program jangka pendek akan segera dilaksanakan sementara program jangka panjang akan diagendakan usai program jangka pendek direalisasikan," kata Sekertaris DPD IWO Sinjai, Asdar Palewai yang juga Jurnalis media Rakyatsatu.com

Program yang dimaksud adalah Bakti Sosial (Baksos) yang bakal dilaksanakan pada bulan November mendatang dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Sinjai sebagai mitra.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPD IWO Kabupaten Sinjai H. M. Syahidin bahwa rakerda ini dilaksanakan dengan jejak pendapat (rapat kerja) yang tertuang didalam AD/ART, sekaligus membahas program-program utama kedepan DPD IWO Sinjai mendatang.

"Ini merupakan bentuk DPD IWO Sinjai dalam musyawarah untuk membentuk program-program kedepan kita, baik itu program utama kita yang selama ini sedang berjalan. Program jangka pendek sudah kami siapkan tinggal bagaimana nanti menjalin komunikasi, sementara untuk program jangka panjang juga telah siap," imbuh H. Didink sapaan akrabnya dari media Berita Kota Makassar (BKM).

Kapolres Sinjai Santuni Anggotanya Yang Sakit

MC-SINJAI, Kepala Kepolisian Resor Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sebpril Sesa, S.Ik didampingi ketua Bhayangkari Cabang Sinjai Ny. Yovita Sebpril Sesa menyempatkan waktunya mengunjungi anggota Bhayangkari Mardiana Catur Wahyu yang sedang dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi akibat sakit kanker yang dideritanya. 

Kapolres yang didampingi Wakapolres Sinjai Kompol Sarifuddin S. Sos mengunjungi kediaman anggotanya di Batu Lappa, Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Jum'at sore (26/10/18).

Kegiatan tersebut sebagai wujud perhatian dan kepedulian Kapolres Sinjai terhadap personil dan keluarganya yang sedang sakit.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Sinjai bersama Ketua Bhayangkari memberikan bantuan berupa dana untuk biaya saat kondisi pemulihan sekaligus memberikan semangat serta dukungan moril, yang merupakan wujud kepedulian dan perhatian pimpinan terhadap bawahan dan keluarganya yang sedang menderita sakit.

Kapolres berharap Mardiana Catur Wahyu yang sedang tahap pemulihan setelah operasi secepatnya pulih kembali dan sembuhan dari penyakit yang dideritanya.

"Kami mendoakan semoga beliau segera pulih kembali dan sembuh dari penyakitnya serta dapat kembali beraktivitas kembali seperti biasanya.” ucapnya. (AaNd) 

Orientasi Penyusunan RPJMD, Wakil Bupati Sedikit Kesal Karena Ini..!!

MC-SINJAI, Wakil Bupati Sinjai Hj. A. Kartini Ottong merasa kesal disebabkan ketidakhadiran beberapa Camat dan Perangkat Daerah dalam orientasi rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sinjai Tahun 2018-2023, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai,  Jumat (26/10/18).

Ketidakhadiran beberapa Camat dan Perangkat Daerah tersebut dinilainya telah menyepelekan dan menganggap acara tersebut tidak penting. 

Bahkan untuk memastikan bawahannya hadir dalam rapat, sebelum rapat dimulai Kepala Bappeda Sinjai A. Ilham Abubakar mengabsen satu persatu peserta yang hadir.

"Dari awal saya katakan bahwa ini acara penting sekali sebagai langkah awal untuk mencapai visi misi kita. kalau Bapak Ibu sekalian tidak paham dari awal bagaimana mau menuntaskan lima tahun kedepannya. Kasihan kalau masih terus begini kinerja kita, apalagi jadwal acara masih selalu molor," tegasnya. 

Wakil Bupati  meminta kepada setiap Kepala Perangkat Daerah untuk mencurahkan perhatian dalam proses penyusunan RPJMD maupun Renstra masing-masing.

"Kami mengharapkan seluruh perangkat daerah maupun Camat untuk benar-benar mencurahkan perhatiannya pada dokumen yang akan kita susun ini, jika hanya atasan yang greget sedangkan bawahan tidak bisa mengimbanginya,  maka visi kita tidak bisa tercapai, "tandasnya. (AaNd) 

Imunisasi MR Di Sinjai Baru Capai 65 Persen

MC-SINJAI, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai mengklaim pemberian imunisasi campak/measles dan rubella (MR) di Kabupaten Sinjai baru mencapai 65 persen.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. A.  Suryanto Asapa saat membuka kegiatan Dokter Kecil Award, di Aula Dinkes Sinjai, Jumat (26/10/18).

“Di Sinjai capaian imunisasi MR baru mencapai 65 persen dimana seyogyanya sudah mencapai 95 persen. Olehnya itu kepada orang tua yang mempunyai anak usia 9 bulan -15 tahun untuk mendapatkan imunisasi campak dan rubella,” katanya dihadapan orang tua murid peserta Dokter Kecil. 

Menurut dr.  Dedeth sapaan Kepala Dinkes Sinjai, pencapaian target lebih dari 95% diperlukan untuk memutus mata rantai penularan penyakit dan melindungi kelompok umur yang tidak mendapatkan imunisasi tetapi rentan terhadap Campak dan Rubella seperti bayi dan ibu hamil. 

Pelaksanaan imunisasi MR di daerah ini belum mencapai target karena salah satunya polemik kehalalan tentang vaksin MR, sehingga orang tua keberatan anaknya diimunisasi.

"Tapi saya kira polemik itu sudah selesai dan vaksin ini halal dan aman bagi anak-anak kita," katanya. 

Pemberian imunisasi ini dilakukan di sekolah-sekoah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan. Selain di sekolah, imunisasi ini juga digelar di puskesmas/posyandu setempat. (AaNd) 

Sembilan Ranperda Akan Dibahas Ditingkat Pansus

MC-SINJAI, Sebanyak delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang dibuat Pemerintah Kabupaten Sinjai, diserahkan kepada DPRD Sinjai dan satu Ranperda inisiatif diserahkan ke Pemkab melalui rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Sinjai, Kamis (25/10/18) pagi.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Sinjai, Abdul Haris Umar dan dihadiri para wakil dan anggota DPRD, Sekda Sinjai, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sinjai, para Kepala OPD, Kepala Bagian, camat, dan undangan.

Dalam pidatonya, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa menyampaikan bahwa penyerahan ranperda ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang lahir karena adanya ide dan kebijakan baru kebutuhan pencapaian sasaran perencanaan pembangunan daerah serta adanya tuntunan penyesuaian terhadap lingkungan yang sesuai dengan asas penyelenggaraan otonomi daerah dan tugas pembantuan yang mengharuskan pemerintah daerah menyiapkan rancangan dasar untuk menjadi dasar hukum.

"Ranperda yang kami serahkan merupakan wujud dan komitmen dari pemerintah daerah untuk senantiasa mengedepankan akuntabilitas dalam perumusan setiap kebijakan," katanya. 

Bupati sangat berharap dengan kesediaan anggota DPRD yang membahas 8 ranperda ini kelak akan diperoleh masukan kritik dan saran yang tidak hanya memberikan legitimasi sebagai dasar hukum penyelenggaraan pemerintah daerah tetapi juga akan memberikan rasa adil kepada masyarakat, mengatur hak dan kewajiban masyarakat, memberikan perlindungan hak warga serta dapat mensejahterakan masyarakat.

Adapun Ranperda yang akan diserahkan yakni Rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 12 tahun 2010 tentang pajak hotel, ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 13 tahun 2010 tentang pajak restoran, ranperda tentang penyidik pegawai negeri sipil, ranperda tentang badan permusyawaratan desa, ranperda tentang kearsipan.

Selain itu,  juga ranperda tentang tentang penyerahan sarana umum, ranperda tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi, ranperda tentang pengelolaan air limbah domestik dan ranperda inisiatif DPRD Sinjai tentang pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat.

Rapat paripurna yang dirangkaikan dengan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sinjai ini selanjutnya akan dikaji dan dibahas bersama ditingkat panitia khusus (pansus). (AaNd) 

Atasi Air Asin, PDAM Buat Bendungan Sementara, Ini Kata Bupati Sinjai

MC-SINJAI, Musim kemarau yang melanda Kabupaten Sinjai membuat warga kesulitan air bersih,  bahkan beberapa waktu lalu air PDAM terasa asin akibat sumber air baku di Sungai Tangka bercampur dengan air aut. 

Mengatasi hal tersebut,  PDAM Sinjai telah membuat bendungan sementara dan berhasil mengatasi hal tersebut. 

Direktur PDAM Sinjai,  Suratman menuturkan kondisi ini setiap tahun terjadi saat memasuki musim kemarau, apalagi belum ada tanggul permanen.

”Persoalan ini sejak dulu sudah kami usulkan ke Dinas PSDA Sulsel untuk pembuatan bangunan permanen penahan air laut, bahkan sudah diukur dan disurvei, namun sampai sekarang kami kurang tahu kenapa belum terealisasi,” tuturnya. 

Hal ini juga diungkapkan oleh Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa ketika melakukan peninjauan lokasi bendungan Sungai Tangka di Kelurahan Lamatti Rilau,  Rabu (24/10/18).

Menurut Bupati, ini adalah merupakan upaya sementara yang dilakukan PDAM mengingat tahun depan sumber air baku dari Sungai Balantieng sudah beroperasi dan sudah melayani warga kota Sinjai. 

"Kondisi seperti ini terjadi tiap musim kemarau,  pemerintah sebenarnya ingin mengatasi secara cepat persoalan ini dengan membangun bendungan permanen,  tetapi tahun depan air baku dari Balangtieng sudah beroperasi jadi sia-sia kalau kita bangun bendungan permanen karena air dari Sungai Tangka ini akan jadi cadangan saja jika air dari Sungai Balantieng sudah berfungsi, " urainya. (AaNd) 

Bupati Minta PDAM Buat Master Plan Jaringan Pipa Distribusi Air

MC-SINJAI, Sumber air baku PDAM yang berasal dari Sungai Balangtieng Kecamatan Sinjai Borong ditargetkan beroperasi pada tahun 2019 dan akan melayani enam kecamatan,  termasuk Kecamatan Sinjai Utara. 

Beroperasinya sumber air baku yang memiliki kecepatan debit air  hingga 700 liter/detik diharapkan menjadi solusi warga Sinjai yang kesulitan air bersih khususnya warga yang ada di Kota Sinjai. 

Namun saat ini kondisi pipa distribusi air yang ada di Kota Sinjai sudah memprihatinkan, selain usianya yang sudah tua juga sudah mengalami beberapa kerusakan. 

Olehnya itu Bupati Sinjai A. Seto GadhiSta Asapa meminta kepada pihak PDAM untuk membuat master plan jaringan pipa distribusi untuk mengganti pipa yang sudah karatan. 

"Menurut informasi bahwa pipa distribusi yag ada saat ini di kota Sinjai sudah mencapai usia 30 tahun lebih,  sudah banyak yang rusak dan berlubang sehingga perlu diganti agar distribusi air betul-betul maksimal hingga ke pelanggan, " katanya saat meninjau bak penampungan Air PDAM di Kelurahan Lamatti Rilau,  Rabu (24/10/18).

Bupati menambahkan bahwa meski aliran air bersih sudah lancar namun pipa distribusi air yang digunakan mengalami kerusakan maka kualitas air yang  sampai ke pelanggan tidak maksimal. 

"Kami dari Pemda harus bersiap jika sumber air baku Balantieng sudah berfungsi karena tidak ada gunanya jika debit airnya tinggi tetapi kita tidak bisa salurkan secara maksimal karena pipa sudah ada yang berlubang dan rusak, " tambahnya.  (AaNd) 

Disparbud Gelar FGD Penyusunan Dokumen PPKD

MC-SINJAI, Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Focus group discussion (FGD) dalam rangka penyusunan dokumen pokok pikiran kebudayaan daerah (PPKD) Sinjai, Selasa (24/10/2018) di Ruang Pola Kantor bbupati Sinjai.

Kepala Disparbud Sinjai Drs. Yuhadi Samad menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh masukan dan saran terkait penyusunan pokok pikiran kebudayaan daerah Sinjai sehingga nantinya menghasilkan suatu dokumen yang dapat menggambarkan kondisi faktual dan permasalahan kebudayaan yang dihadapi oleh Sinjai dalam upaya kemajuan kebudayaan beserta rekomendasinya.

Sementara itu Bupati yang diwakili oleh Sekda Sinjai Drs. Akbar yang membuka kegiatan jni menyampaikan bahwa perkembangan dunia yang sangat pesat membutuhkan upaya untuk meningkatkan kesadaran dalam melindungi, mengembangkan, memanfaatkan dan membina keragaman budaya sebagai identitas bangsa.

"Dengan hadirnya undang-ndang kemajuan budaya sebagai regulasi diharapkan dapat menghidupkan dan membangun kesadaran masyarakat bahwa budaya merupakan investasi terbaik dimasa mendatang", terangnya. 

Turut hadir dalam kegiatan ini yakni kepala OPD, Kabag Setdakab, Perwakilan dari SMP Dan SMA ,tokoh pemuda, tokoh agama, Budayawan,  Seniman, para Camat dan Lurah. (Ls/Ak/sL)

Bupati Tinjau Lokasi Pengolahan Air PDAM Sinjai

MC-SINJAI, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa melakukan peninjauan pengeolagan PDAM Sinjai di tiga tempat yakni Pengolahan air baku Sungai Tangka di Kelurahan Lamatti Rilau Sinjai Utara, SPAM IKK Tellulimpoe dan SPAM IKK Sinjai Selatan,  Rabu (24/10/18).

Kunjungan ini untuk melihat secara langsung proses pengolahan air hingga penjernihan serta mencari solusi terkait berbagai permasalahan yang sering dikeluhkan oleh pelanggan PDAM Sinjai. 

Andi Seto mengakui bahwa kondisi PDAM Sinjai saat ini masih perlu banyak pembenahan seperti tempat pengolahan dan penjernihan air yang belum memadai. 

Khususnya pelanggan yang berada di Kota Sinjai, menurutnya debit air saat ini baru mencapai 80 liter/detik sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air bagi seluruh warga Kota Sinjai harusnya mencapai 180 liter/detik.

"ini yang kami carikan solusinya, apa yang selalu menjadi keluhan warga terkait air bersih semoga segera teratasi,  tentunya dengan memanfaatkan anggaran dari pemerintah daerah,  maupun bantuan dari propinsi dan pusat mudah-mudahan semua dapat kita atasi, " jelasnya. 

Bupati juga berharap sumber air baku dari Balantieng Kecamatan Sinjai Borong yang ditargetkan beroperasi pada tahun depan dapat mengatasi permasalahan air bersih di Kabupaten Sinjai. 

Dalam peninjauan ini Bupati Sinjai didampingi oleh Direktur PDAM Sinjai Suratman,  Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Ir.  H. Ishak,  Kabag Humas Setdakab Sinjai,  Muh.  Sabir Syur dan Sekertaris Dinas Kesehatan Sinjai Irwan Syuaib.  (AaNd) 

Bupati Harap Bantuan Tidak Diperjualbelikan

MC-SINJAI, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa menghadiri acara penyerahan bantuan konversi BBM ke LPG 3 Kg untuk nelayan kecil di Kabupaten Sinjai yang bertempat di Balai Pertemuan Kompleks PPI Lappa, Selasa (23/10/18).

Acara ini dihadiri oleh Anggota DPRD RI Komisi VII Ir.Hj.Yuliani Paris, Wakil Ketua DPRD Sinjai Jamaluddin Asnawi, Para Staf Ahli Setdakab Sinjai, pimpinan OPD dan para Camat. 

Kepala Dinas Perikanan Sinjai, Ir.Sultan H.Tare dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah nelayan tangkap Kabupaten Sinjai sebanyak 8.544 orang, jumlah kapal 2.014 unit dengan jenis alat tangkap yang digunakan adalah purse seine, bagan, jaring insang, pancing tonda, pancing ulur serta pole and line.

"Penerima terbanyak di Kecamatan Pulau Sembilan, dan tiga kecamatan lain yang menerima yaitu Sinjai Utara, Sinjai Timur dan Tellulimpoe, kami berharap semoga 2019 masih ada untuk diusulkan untuk Kabupaten Sinjai, kami laporkan kurang lebih 1000 yang kami usulkan dan hanya 253 orang yang disetujui, jadi masih banyak nelayan yang membutuhkan bantuan konversi gas ke elpiji," jelasnya.

Adapun para  penerima konversi BBM ke LPG di Kabupaten Sinjai yaitu sebanyak 253 orang yang tersebar pada 11 (sebelas) desa dan kelurahan di 4 (empat) kecamatan yang ada di Kabupaten Sinjai.

Ir.Hj.Yuliani Paris selaku anggota Komisi VII DPR RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa sekarang ini sedang menyusun undang-undang Energi Baru Terbarukan (EBT).

"Tahun lalu kami telah meresmikan listrik tenaga mikro hidro yang mencakup enam desa dalam konsep energi baru terbarukan dan tahun ini sepakat dengan kementerian ESDM untuk 13.670 untuk listrik di pulau pulau di Pangkep, penerangan jalan maupun sumur bor,"jelasnya.

Bupati Sinjai mengharapkan bantuan ini dimanfaatkan sesuai peruntukannya sehingga nelayan kecil tidak tergantung lagi dengan kebutuhan BBM (Bensin) karena dengan adanya bantuan LPG tersebut dapat lebih irit bila dibandingkan dengan penggunaan BBM.

"Bantuan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dapat digunakan sebaik mungkin dan diharapkan tidak dipindah tangankan atau diperjualbelikan karena bantuan ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para nelayan kecil di Kabupaten Sinjai dan kami harapkan pula agar bantuan ini dapat diberikan/dibantu untuk nelayan kecil di Kabupaten Sinjai di tahun yang akan datang sehingga nelayan Sinjai dapat menikmati program konversi BBM ke LPG 3 Kg,"tegas Bupati. (AaNd) 

Rapat Bamus Sepakati Paripurna Penyerahan Ranperda Digelar Kamis Lusa

MC-SINJAI, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kabupaten Sinjai menggelar Rapat Badan Musyawarah (Bamus)  terkait jadwal penyampaian sembilan (9) Rancangan Peraturan Daerah dari Pemerintah Kabupaten ke DPRD Sinjai, Selasa (23/10/18) di Ruang Rapat DPRD Sinjai. 

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Sinjai,  Jamaluddin Asnawi dan dihadiri oleh Sekda Sinjai Drs. Akbar, Sekertaris DPRD Sinjai,  Lukman Mannan dan para Anggota Bamus DPRD Sinjai. 

Jamaluddin menyampaikan bahwa dalam penyerahan ranperda ini wajib dihadiri oleh Bupati Sinjai selaku Kepala Daerah sehingga rapat digelar untuk mengetahui kesiapan Bupati Sinjai dalam menghadiri acara paripurna nantinya. 

Sekda Sinjai Drs. Akbar mengatakan bahwa berdasarkan kesiapan Bupati,  pihaknya mengusulkan agar rapat paripurna nantinya dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 25 Oktober 2018 pukul 10.00 wita. 

"Karena hari Rabu besok itu agenda penting juga yakni pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK yang dihadiri oleh Ibu Gubernur Sulsel, dan pada malam harinya lepas sambut Kapolres," katanya. 

Berdasarkan usulan tersebut,  seluruh peserta rapat menyepakati bahwa Rapat Paripurna penyerahan Ramperda akan dilaksanakan pada hari kamis tanggal 25 Oktober 2018 pukul 10.00 wita. 

Adapun Ranperda yang akan diserahkan yakni Rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 12 tahun 2010 tentang pajak hotel, ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 13 tahun 2010 tentang pajak restoran, ranperda tentang penyidik pegawai negeri sipil, ranperda tentang badan permusyawaratan desa, ranperda tentang kearsipan.

Selain itu,  juga ranperda tentang tentang penyerahan sarana umum, ranperda tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi, ranperda tentang pengelolaan air limbah domestik dan ranperda tentang pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat yang merupakan inisiatif DPRD Sinjai. (AaNd) 

Pengungsi Gempa Asal Palu Capai 1.120 Jiwa, Pemkab Bentuk Tim

Kabid Pemberdayaan,  Perlindungan dan Jamsos Dinas Sosial Sinjai Ilhamuddin S. Sos
MC-SINJAI, Pasca bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi Sulawesi Tengah, pengungsi terus mengalir ke Sulawesi Selatan (Sulsel), salah satunya di Kabupaten Sinjai. 

Dinas Sosial Kabupaten Sinjai saat ini mencatat ada sekitar 1.120 jiwa pengungsi asal Sulawesi Tengah yang tersebar di seluruh Kecamatan di Sinjai. 

Kepala Bidang Pemberdayaan Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sinjai Ilhamuddin S. Sos saat ditemui di Ruang kerjanya,  Selasa (23/10/18) mengatakan bahwa dalam masa tanggap darurat ini pihaknya terus menyalurkan sejumlah bantuan bagi para pengungsi. 

Bahkan langkah selanjutnya,  Pemerintah Daerah telah membentuk tim dari masing-masing OPD untuk mengkoordinir para pengungsi yang ada ditiap kecamatan.

"Pemkab mengambil langkah karena kita tidak tahu sampai kapan dia akan kembali ke Palu atau mungkin ada yang ingin tinggal di Sinjai. Kita sementara berkoordinasi dengan desa untuk mendata mereka siapa yang mau tinggal dan siapa yang mau kembali," jelasnya. 

Selain itu  berdasarkan laporan,  salah seorang pengungsi meninggal dunia karena sakit yang diderita sejak kedatangannya dari Palu. 

"Kemarin kita dapat informasi ada salah seorang yang meninggal,  dia itu memang sudah sakit sejak datang dari Palu,  kita rawat disini dan masuk di Rumah sakit tapi tuhan berkehendak lain, " katanya. 

Ilhamuddin menambahkan bahwa kebutuhan yang mendesak diperlukan oleh para pengungsi saat ini adalah makanan sehari-hari seperti beras,  air mineral dan sebagainya,  sedangkan pakaian pihaknya saat ini masih memiliki banyak stok di Kantor Dinsos Sinjai. 

"Kami masih banyak stok pakaian bekas disini dan saat ini kami sementara melakukan sortir untuk memilah pakaian mana yang layak disalurkan, " jelasnya.  (AaNd) 

Rutan Sinjai Siapkan Perpustakan Bagi Napi

Warga Binaan Rutan Sinjai menyempatkan waktunya untuk membaca buku dari perpustakaan
MC-SINJAI, Untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan dan memberikan referensi bagi warga binaan sebagai bekal dalam mendapatkan pengetahuan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas dari masa hukuman, Rumah Tahanan Kelas IIB Sinjai menyediakan fasilitas perpustakaan. 

Untuk membantu penyediaan buku tersebut, Rutan Sinjai bekerjasama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sinjai.

Kepala Rutan Kelas IIB Sinjai, Ince Muh.Rizal, Selasa (23/10/18) mengatakan bahwa perpustakaan ini untuk memfasilitasi warga binaan guna meningkatkan minat baca, juga bagian dari program pembinaan kepribadian.

Adapun buku-buku yang tersedia di Rutan Sinjai meliputi buku keagamaan, Buku pengetahuan umum maupun buku pembinaan.

Kedepan program gemar membaca bagi warga binaan melalui perpustakaan ini, dilaksanakan guna tercapainya tujuan sistem pemasyarakatan melalui program bimbingan kepribadian bagi WBP.

"Ini juga sebagai wujud nyata penyertaan 3 unsur pembinaan pemasyarakatan (Petugas, WBP dan Masyarakat) untuk menciptakan pola pembinaan yang semakin baik dalam mencapai tujuan sistem pemasyarakatan yaitu mengembalikan narapidana agar dapat kembali berperan aktif di masyarakat”, pungkasnya. (AaNd) 

Bupati Sinjai Hadiri Rapimda Penyelenggaraan PTSP Prima 2018

MC-SINJAI, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menghadiri Rapat Koordinasi Pimpinan Dalam Rangka Penyelenggaraan PTSP Prima Tahun 2018. Acara ini dibuka secara resmi oleh wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Makassar, Rinra Hotel, senin (22/10)

dalam acara ini hadir para bupati dan wali kota se Sulsel, Pimpinan KPK Republik Indonesia, Staf ahli Kemendagri, Ketua DPRD provinsi Sulawesi Selatan,  Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Ketua Pengadilan Tinnggi Sulsel, Kapolda Sulsel, Ketua DPRD Sesulsel, Sekretaris Daerah Sinjai, Para Kepala OPD. Provinsi Sulawesi Selatan. dan Kepala dinas Perijinan (PTSP) Sesulsel.

Rapat Pimpinan Daerah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Prima Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 138 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.

Staf Ahli Menteri Dalam Negeri RI Drs. Hamdani, MM,MSi.Ak mewakili Mendagri menyatakan bahwa tujuan penyelenggaraan irapat pimpinnan daerah ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam rangka penyelenggaraan PTSP Prima sehingga Memudahkan publik khususnya sistim online. Saat ini Indonesia masuk 6 besar pemakai internet didunia ini artinya pelayanan online sudah menjadi sutu kebutuhan.

Wakil Gubernur Sulsel Ir. Sudirman Sulaiman menyatakan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dibackup oleh Peraturan Perundang undangan sehingga perlu adanya suatu sistim pelayanan  yang standar dan sam untuk kab/kota dan berlaku secara menyeluruh, dengan demikian Transparansi, efektifitas dan efisiensi dalam pelayanan prima PTSP akan tercapai, ungkap A. Sudirman 

Pimpinan KPK Laode M. Syarif menyatakan Ada 2 hal yang sangat sarat dan rawan korupsi. yaitu pengadaan barang/jasa dan Perizinan. 

"Diera digital ini kemudhan untuk mengakses perizinan semakin mudah dan cepat diakses begitupula dengan pengadaan barang dan jasa, oleh karena semua siatim  dibuat dan dikendalikan oleh manusia, jadi pada prinsipnya persoalan korupsi itu kembali pada diri pribadi masing-masing," ujar Laode.

Pada Rakorpimda Penyelenggaraan PTSP Prima ini, Bupati Sinjai A.Seto Gadishta Asapa Bersama Bupati/Walikota kabupaten/kota lainnya melakukan penandatanganan MoU Bersama dengan dengan Kanwil DJP Sulsel dan Kanwil BPN Sulsel tentang kemudahan dan percepatan dalam pelayanan perizinan berusaha terintegrasi yang terkait sektor perpajakan dan koordinasi dalam upaya optimalisasi penerimaan pajak pusat, pajak daerah dan retribusi. (AaNd) 

DLHK Sinjai Gelar Pendampingan Inisiasi Operasional IPLT

MC-SINJAI, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sinjai menggelar koordinasi awal pendampingan  Inisiasi operasional instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT)  di Aula Kantor DLHK Sinjai,  Senin (22/10/18).

Kegiatan ini menghadirkan Kasubdin Air Limbah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, serta beberapa perangkat daerah terkait. 

Kepala DLHK Sinjai Arifuddin mengatakan bahwa pendampingan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas sumber daya manusia pengelola IPLT yang ada di Sinjai. 

"Pada dasarnya kita siap lakukakn, ini ditandai dengan terbangunnya IPLT yang merupakan bantuan dari Kementerian PUPR,  disamping itu Pemda pada tahun ini telah mengganggarkan biaya operasional dan penyedotan tinja serta pemkab juga menyiapkan regulasi terkait pengelolaan air limbah, " katanya. 

Konsultan Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja Kemetenterian PUPR, Ardiansyah mengatakan bahwa pendampingan ini untuk membantu pemerintah daerah dalam mengoperasikan IPLT agar infrastruktur yang terbangun dapat dimanfaatkan dengan optimal serta dapat mendukung pelaksanaan layanan lumpur tinja di Kabupaten Sinjai. (AaNd) 

Siswa SMAN 5 Sinjai Demo Tuntut Kepala Sekolah Dicopot

MC-SINJAI, Aksi unjuk rasa besar-besaran dilakukan siswa SMAN 5 Sinjai, Senin (22/10/48) di Jalan H. A. Latief Sinjai merupakan buntut kekecewaan terhadap kepemimpinan kepala sekolah.

Para siswa kompak demo menuntut kepala sekolah Drs Aliyuddin dicopot dari jabatannya lantaran diduga tidak transparan dalam pengelolaan dana BOS khususnya anggaran kegiatan ekstrakurikuler (Eskul) 

Informasinya, demo ini dipicu lantaran anggaran kegiatan ekskul tidak dicairkan sehingga hal ini dinilai tidak berpihak kepada siswa yang berprestasi. 

Para siswa seakan terkekang tidak dapat mengekspresikan kemampuannya di bidang non akademik di kegiatan ekstrakurikuler.

"Mintanya berprestasi tapi tidak didukung anggaran mana bisa. Minta dana untuk kegiatan pertandingan futsal dan lainnya selalu tidak boleh," keluh salah seorang siswa. 

Sementara itu Kepala SMAN 5 Sinjai Drs. Aliyuddin saat dikonfirmasi terkait hal ini menjelaskan bahwa berdasarkan aturan baru Permendikbud nomor 1 tahun 2018 penggunaan dana BOS tidak boleh lagi digunakan untuk pembinaan diluar sekolah termasuk lomba atau pertandingan yang diikuti siswa. 

"Saya tidak ingin melanggar dari juknis yang ada sebab akan berdampak hukum,  jadi saya rela dicopot dari Kepala Sekolah daripada melanggar juknis yang ada, " tegasnya. 

Hingga berita ini diturunkan, siswa masih enggan untuk masuk di kelas dan masih berkumpul di Halaman SMAN 5 meminta agar Kepala SMAN 5 memberikan penjelasan. 

Aksi ini dikawal ketat aparat keamnan dari Polres Sinjai dan Satuan Polisi Pamong Praja serta turut hadir dari Dinas Pemberdayaan Perempuan,  Perlindungan Anak,  Pengendalian Penduduk dan KB Sinjai yang ikut menenangkan para siswa. (AaNd) 

Sinjai Kembali Raih Juara I Stand Terbaik Pada Pekan Raya Sulsel 2018

MC-SINJAI, Pekan Raya Sulsel (PRS) tahun 2018 dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Sulsel ke 349 resmi ditutup oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulsel, Drs. Syafruddin Rahim, Minggu (21/10/18) di Hotel Four Points By Sheraton Makassar.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang mewakili Kabupaten Sinjai dalam PRS ini, kembali berhasil meraih juara I sebagai stand terbaik. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Disparbud Sinjai, A. Mandasini Saleh.

"Alhamdulillah, Sinjai kembali menjadi Pemenang 1 Stand Terbaik pada Pekan Raya Sulsel 2018. Terima kasih kerjasama dan dukungannya semua pihak yang terlibat. Terkhusus Bapak Bupati Sinjai, Wakil Bupati, Sekda, OPD dan Pemerintah Kabupaten Sinjai dan sangat terkhusus untuk Tim Kreatif Disparbud Sinjai," jelasnya.

Andi Mandasini berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi ajang promosi wisata dan dalam upaya menggairahkan usaha kreatif di daerah sehingga berdampak positif bagi ekonomi masyarakat.

Penerimaan sebagai stand terbaik I ini diserahkan oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel, Drs. Syafruddin Rahim kepada Kepala Disparbud Sinjai Drs. Yuhadi Samad.

Sementara, Syafruddin Rahim memberikan apresiasi kepada semua peserta termasuk kabupaten/kota yang terlibat dalam pelaksanaan pameran ini.

“Diharapkan tahun depan pameran Pekan Raya Sulsel akan lebih meriah lagi sehingga bisa sejajar dengan acara serupa di tingkat nasional,” ujarnya.

Pekan Raya Sulsel merupakan event perdagangan yang dipadukan dengan hiburan yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat makassar dan daerah-daerah lain di Sulawesi Selatan. (AaNd)

Wakil Bupati Sinjai dan Bikers Teken MoU Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Wakil Bupati Sinjai menerima cinderama dari Ketua Umum TOC
MC-SINJAI, Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Tiger Owner Club (TOC)  Sinjai yang ke 10 tahun atau 1 dekade, di Lapangan Gelora Massa,  Kelurahan Balangnipa Sinjai,  Sabtu (20/10/18) malam. 

Dalam sambutannya Wakil Bupati menghapkan agar semua bikers yang hadir dari segala penjuru  bisa mendapat ketenangan, keamanan selama berada di Sinjai dan tetap menjaga kesehatan dan keselamatan dalam perjalanan nanti bila kembali kedaerahnya masing masing.

Dalam kesempatan tersebut,  Andi Kartini melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)  komitmen bersama Biker sebagai pelopor keselamatan berlalulintas. 

Kegiatan yang menampilkan pertunjukan musik ini dihadiri oleh beberapa Club Bikers TOC yang berasal dari Bandung, Surabaya, Samarinda, Sulawesi Barat, Jember,Wajo, Soppeng dan dari berbagai daerah lainnya.  (AaNd) 

Bupati Kunjungi Stand Sinjai Pameran Pekan Raya Sulsel

MC-SINJAI, Bupati Sinjai, A. Seto Gadhista Asapa berkunjung ke stand pameran Kabupaten Sinjai, Sabtu (20/10/18). Pameran ini dilaksanakan dalam rangka Pekan Raya Sul-Sel Tahun 2018 di Four Points by Sheraton Hotel, Makassar. 

Dalam kunjungannya, Bupati Sinjai menyempatkan diri menikmati kopi manipi dan penganan tradisional ditemani oleh Ketua DPRD Kabupaten Sinjai Abd. Hafis Umar, Sekretaris Daerah Sinjai Drs. Akbar,  Kadisparbud Sinjai Yuhadi Samad,  Kadis Peternakan dan Keswan Sinjai drh. Aminuddin Zainuddin, serta Ketua KPU Sinjai Muh. Naim. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sinjai menyampaikan bahwa selain pengembangan industri kecil, pemerintah juga perlu memberi perhatian kepada peluang pasar yang potensial. Jika pasarnya jelas, maka hasil produksi IKM akan terjual dalam jumlah banyak. 

"Dengan memperhatikan potensi pasar, maka keberlangsungan IKM dan peningkatan penghasilan masyarakat akan lebih terjamin. Tidak ada lagi IKM yang gulung tikar karena sepinya permintaan pasar," katanya. 

Selain jajaran Pejabat Pemda Kabupaten Sinjai, stand pameran Sinjai juga dikunjungi oleh Kepala Dispenda Provinsi Sulawesi Selatan Tautoto Tanaranggina. (AaNd) 

About

Distributed By My Blogger Themes | Designed By Seo Blogger Templates