Trending

Pemkab Sinjai akan Gelar Musrenbang Kecamatan

MC-SINJAI, Guna menyusun program yang akan dilaksanakan pada anggaran 2018, Pemerintah  Kabupaten Sinjai akan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan. 

Sekertaris Bappeda Sinjai, DRS. A. Ilham Abubakar saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Studio Radis Suara Bersatu FM  mengatakan bahwa, Musrenbang tingkat kecamatan dijadwalkan akan digelar pada tanggal 2 hingga 16 Februari 2017.

Musrenbang Kecamatan diselenggarakan untuk membahas dan menyepakati hasil-hasil Musrenbang dari tingkat desa/kelurahan yang akan menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang bersangkutan.

“Dalam pelaksanaan musrenbang ini merupakan rekapitulasi hasil musrembang di tingkat desa/kelurahan yang telah dilaksanakan dan SKPD harus hadir dalam musrembang ini," katanya. 

Setelah itu kata Ilham akan dilakukan Forum gabungan SKPD yang nantinya akan membahas usulan musrembang kecamatan dan akan disinkronkan dengan program masing-masing SKPD. Sedangkan untuk musrembang tingkat kabupaten direncanakan pada awal pekan bulan maret 2017.

Ilham berharap Musrenbang bukan hanya dianggap sebagai kegiatan rutin, tetapi lebih dari itu penting untuk membahas dan menyepakati baik usulan rencana kegiatan pembangunan kecamatan yang menjadi kegiatan prioritas  maupun menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan, berdasarkan tugas dan fungsi SKPD kabupaten. (AaNd)

Lembaga IHI Sinjai Dirikan Kantor Biro Di Seluruh Kecamatan

MC-SINJAI, Setelah didirikan pada tahun 2016 lalu, Institut Hukum Indonesia (IHI) Kabupaten Sinjai melakukan pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan. Hal ini ditandai dengan pelantikan pengurus Biro Kecamatan Yayasan IHI Sinjai, yang dikukuhkan oleh Kepala Daerah IHI Sinjai, Asdar Palewai, bertempat di Gedung Pertemuan Sinjai, Senin (30/1).

Kepala Daerah IHI Sinjai , Asdar Palewai mengatakan bahwa pembentukan Kantor Biro di sembilan kecamatan merupakan pola pengembangan jaringan kelembagaan IHI dan untuk mempermudah akses informasi yang ada dipelosok desa.

"Target kami selanjutnya adalah membentuk Pimpinan cabang di setiap desa sehingga akses informasi dapat diketahui seluruh masyarakat," katanya.

Dewan Pembina IHI dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Wilayah IHI Propinsi Sulsel, M. Arfan Sahabuddin menyampaiakn apresiasi kepada kantor Perwakilan yayasan IHI Sinjai yang dalam kuun waktu relatif aingkat mampu mwmbangun jaringan kerja dengan membentuk pengurus kantor perwakilan kecamatan.

"Diantara beberapa kantor perwakilan yang telah terbentuk, kantor perwakilan di Sinjai yang paling  aktif dan dinamis," ungkapnya.

Sementara itu Asisten I Administrasi Pemerintahan Setdakab Sinjai, Drs. A. Halilintar Badong dalam arahannya mengatakan bahwa pemkab  Sinjai sangat mendukung kehadiran organisasi hukum ini di Sinjai dan siap menjalin kerjasama dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat Sinjai.  (AaNd)

Disdik Propinsi Sulsel Bentuk UPTD di Sinjai

MC-SINJAI, Sebanyak 26 Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di Bumi panrita Kitta sudah tidak dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten melainkan sudah dibawah kendali Dinas Pendidikan Propinsi Sulsel.

Hal ini seusai dengan amanat undang-undang nomor 23 tahun 2014 diaman semua pegawai negeri sipil yang berada di sekolah SMA dan SMK sudah beralih ke pemerintah Propinsi. 

Untuk mempermudah pengawasan dan pelayanan SMA di daerah, telah di bentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di masing-masing Kabupaten termasuk di kabupaten Sinjai. Di Sinjai sendiri Kepala UPTD saat ini dijabat sementara oleh Drs. Muh. Ali Musa dan berkantor di SMAN 1 Sinjai Utara.

Pelaksana tugas UPTD Wilayah Sinjai,  Drs. Muh. Ali Musa saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/1) mengatakan bahwa untuk masa transisi ini, pihaknya menjabat sebagai kepala UPTD sambil menunggu pelantikan pejabat definif yang tidak lama lagi akan dikukuhkan.

"Berdasarkan arahan dari Gubernur, pelaksana tugas Kepala UPTD diserahkan kepada Ketua MKKS masing-masing Kabupaten dan kebetulan saya selaku Ketua MKKS Sinjai dan diberi amanah untuk sementara menjabat kepala UPTD," katanya.

UPTD ini, kata Ali Musa yang juga selaku Kepala SMAN 1 Sinjai ini  bertugas mengawasi dan memberikan pelayanan administrasi kepada semua sekolah SMA/SMK yang ada di Sinjai.

Di Kabupaten Sinjai sedikitnya 495 guru  yang beralih menjadi Pegawai Pemerintah Propinsi Sulsel dan telah menerima SK peralihan tersebut.

Setelah dialihkan menjadi pegawai Pemprov, tanggung jawab terkait gaji dan tunjangan juga berada di anggaran Propinsi. "Semuanya sudah dianggarkan di APBD propinsi, baik gaji maupun tunjangan, termasuk juga mendapatkan pakasi seperti pegawai propinsi lainnya," kata Ali Musa. (AaNd)

Warga Minta Jangkauan Siaran SB FM Diperluas

MC-SINJAI, Kiprah Radio Suara Bersatu FM (SB FM) dalam menyapa masyarakat Sinjai lewat beragam program siarannya sudah mendapat tempat dihati pendengar. 

Walaupun dalam realitas masih terdengar keluhan  masyarakat  agar radio milik Pemerintah ini terus memperluas jangkauan dan lebih variatif disetiap program acara.

Ketua Jurnalis Peduli Sinjai (JPS) Syamsul Bahri dalam kegiatan silaturahmi bersama Kadis Kominfo dan Persandian, Kamis (26/1) mengatakan bahwa SB FM yang memiliki sejumlah program yang menarik untuk didengar dan merupakan media hiburan bagi warga agar kiranya meningkatkan kualitas audio serta jangkauan siarannya.

Informasi ini menurutnya dia peroleh dari warga Sinjai yang tinggal dipelosok desa. "Warga yang tinggal dipelosok desa, media hiburannya hanya radio, namun beberapa desa di Sinjai tidak menjangkau siaran Suara Bersatu," kata Jurnalis Tribun Timur ini.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai, H. Firdaus mengucapkan terima kasih atas saran dan masukan tersebut dan akan menindaklanjuti dengan mengkordinasikan pihak teknisi radio.

"Insya Allah kami akan konsultasikan dengan teknisi radio agar jangkauan radio ini dapat diterima di seluruh desa yang ada di Sinjai," ujarnya. (AaNd).

H. Firdaus : Media Miliki Peranan Dalam Pembangunan Daerah

MC-SINJAI, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai, H. Firdaus menggelar silaturahmi dan tatap muka dengan awak media yang bertugas di Sinjai, bertempat di Ruang Kerja Kadis Kominfo dan  Persadian Sinjai, Kamis (26/1).

H. Firdaus mengatakan bahwa  media mempunyai peranan yang sangat penting buat kemajuan pembangunan, tanpa media semua yang dilakukan tidak dapat diketahui oleh masyarakat luas. Namun demikian kerjasama yang baik antara media dengan pemkab  juga dapat memberikan arti positif lewat pemberitaan.

"kami inginkan agar segala informasi tentang pemerintah daerah dapat dinformasikan kepada seluruh masyarakat melalui pemberitaan dimedia, sehingga silaturahmi ini penting sebab tanpa media masyarakat tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh pemerintah," ungkapnya.

H. Firdaus juga menyatakan, pihaknya siap menjembatani apa yang diperlukan oleh rekan media dalam hal pemberitaan. Bahkan pihaknya juga menyampaikan, akan mengkatifkan kembali Media Center bagi para wartawan untuk  mempermudah informasi.

Silaturahmi ini dihadiri oleh seluruh wartawan media cetak maupun online, Kasubag Publikasi dan hubungan Media S Humas Setdakab Sinjai, Usman Balo, dan Pejabat Lingkup   Diskominfo dan Persandian Sinjai. (AaNd)

Sinjai Peroleh DAK Rp. 154 Milyar

MC-SINJAI, Tahun 2017 ini, Kabupaten Sinjai memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp154 miliar untuk berbagai kegiatan pembangunan.

"Dana Alokasi Khusus sebanyak itu dialokasikan di sejumlah dinas. Kami bersyukur meski jumlahnya berkurang dibanding tahun lalu," kata Sekertaris Daerah Sinjai, H. Taiyeb A. Mappasere, usai memimpin rapat evaluasi DAK, di Ruang kerjanya, Rabu (26/1).

Taiyeb mengatakan, DAK sebanyak itu dialokasikan pemerintah pusat untuk sejumlah kegiatan pembangunan, baik dalam pembangunan fisik maupun nonfisik.

Untuk pembangunan fisik, jelas dia, dianggarkan untuk berbagai pembangunan infrastruktur seperti proyek pembangunan dan perawatan jalan, sarana pertanian, sedangkan untuk nonfisik seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Pos anggaran DAK tersebut, kata Sekda tersebar di dinas-dinas terkait, sesuai dengan tupoksi masing-masing. Seperti di Dinas Kesehatan sebanyak Rp. 40 Milyar yang ditikberatkan pada penyediaan fasilitas kesehatan di seluruh puskesmas.

Sementara untuk di Dinas Pendidikan, mengalami penurunan dari sebelumnya Rp. 20 Milyar menjadi Rp. 4 Milyar yang dipengaruhi pengalihan SMA/SMK ke pihak Pemerintah Propinsi.

Meski jumlah DAK untuk tahun  ini mengalami pengurangan atau penurunan dibandingpada tahun 2016 lalu yang jumlahnya sebesar kurang lebih dari Rp 200 Milyar, Sekda berharap instansi pengelola dana DAK agar  memaksimalkan pemanfaatan dana tersebut.

"Saya harap SKPD untuk bergerak lebih cepat, memaksimalkan pemanfaatan dana perimbangan dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan unsur kemanfaatan dari pembangunan tersebut," ucapnya. (AaNd)

Tahun ini Target PAD TPI Lappa 600 Juta Rupiah

MC-SINJAI, Pemerintah Kabupaten Sinjai, menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi hasil tangkapan ikan di Kompleks Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa tahun 2017 sebesar Rp 600 juta.

"Tahun ini target PAD yang dibebankan kepada kami sebesar Rp 600 juta, dan kami optimistis bisa merealisasikannya,' kata Kepala UPTD TPI Lappa Muh. Yusuf, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/1).

Menurut dia, berbagai usaha yang dilakukan untuk meningkatkan PAD, dengan menerapkan sistem manajemen yang rapi, mulai dari memperketat pencatatan setiap penjualan hasil tangkapan nelayan sampai dengan pengawasan kapal yang bersandar di TPI Lappa.

"Jumlah personil kami sebanyak 37 orang yang dibagi dalam beberapa kelompok/shift, dan inilah yang melakukan pencatatan setiap hari," katanya.

Yusuf menambahkan, kendala yang dihadapi selama ini yakni banyaknya kapal milik warga Sinjai yang lebih memilih keluar daerah lain seperti ke Bali, Kupang dan NTB sebab mereka beralasan biaya operasional yang lebih sedikit dan diberikan fasilitas tempat tinggal.

"Ada sekitar 5 ribuan nelayan kita yang mencari ikan di daerah lain dan ini tentu mempengaruhi realisasi PAD kita di TPI Lappa" ujarnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Sinjai, Ir, Sultan H. Tare mengatakan bahwa TPI Lappa merupakan salah satu sumber PAD primadona saat ini. Target PAD tahun ini menurun dibanding tahun lalu, sehingga pihaknya optimis dapat merealisasikan  target tersebut. 

Terkait realisasi PAD 2016,  telah tercapai Rp 511,1 juta atau 78,64 persen dari target yang ditetapkan Rp 650 juta. (AaNd)

PKBM Todilaling Gelar Lomba Mewarnai

MC-SINJAI, Sebagai salah satu program kerja di tahun 2017 dalam peningkatan kapasistas pendidik dan kreativitas anak, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Todilaling melaksanakan lomba mewarnai gambar tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Se- Kabupaten Sinjai, bertempat di Gedung Sinjai Bersatu, Rabu (25/1).

Ketua PKBM Todilaling Hj.Ernawati Madi saat ditemui mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada anak dalam berimajinasi dan berkreativitas lewat gambar dan warna. 

"Kita harapkan dengan lomba ini ada bakat dari anak-anak kita dalam seni mewarnai gambar sehingga kedepan ini dapat dikembangkan dan menjadi sesuatu hal yang bermanfaat dan dapat mengukir prestasi dalam bidang seni tersebut," jelasnya.

Sedikitnya sekitar 300 peserta yang ikut dalam kegiatan ini, baik dari murid kelompok bermain maupun Taman kanak-kanak (TK) yang ada di Sinjai.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini, masing-masing peserta didampingi guru dan orang tuanya  tampak antusias mengikuti lomba tersebut. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan beasiswa dan hadiah kepada setiap pemenang. 

Selain itu, PKBM Todilaling juga menggelar lomba melengkapi/mewarnai gambar tingkat Sekolah dasar (SD).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Drs. Andi Halilintar Badong memberi apresiasi kepada pihak penyelenggara. "Kegiatan tersebut  menjadi nilai tambah dalam mengemban  tugas sebagai pendidik PAUD, TK, Dan Kelompok bermain," katanya. (AaNd)

Kuota Haji Kembali Normal, Daftar Tunggu Jadi 18 Tahun

MC-SINJAI, Bagi masyarakat di Kabupaten Sinjai yang masuk daftar tunggu Calon Jemaah Haji (CJH) satu hingga dua tahun mendatang, kini tak perlu khawatir lagi. Pasalnya kuota Haji Kabupaten Sinjai kembali dinormalkan mulai 2017 ini.

Pasalnya, tahun ini pemerintah Arab Saudi menambah kuota haji Indonesia sebesar 52.200 jemaah, termasuk Sulsel sekitar 1.444 jemaah. Hal ni disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah  Kemenag Sulsel, Drs. H. Abd. Wahid Thahir,  saat menghadiri Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Halaman kantor Kemenag Sinjai, baru-baru ini.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Sinjai H. Syamsul Bahri, saat ditemui Selasa (24/1) di Ruang Kerjanya, mengatakan bahwa jika ini diberlakukan maka Untuk kabupaten Sinjai yang sebelumnya mendapat potongan kuota 20 persen sebanyak 185 orang kini kembali normal menjadi 232 orang.

"Kami masih menunggu kepastian pengembalian kuota haji pada tahun ini dari Kemenag pusat. Karena saat ini baru disampaikan secara lisan dari Pak Presiden belum ada surat edaran resmi dari Kemenag," katanya.

Dengan pengembalian kuota ini,  daftar tunggu haji yang sebelumnya mencapai 23 tahun dengan jumlah 4.262 jemaah maka daftar tunggu otomatis berkurang menjadi 18 tahun.

“Kuotanya Sinjai bertambah 47 jemaah dan sudah kembali normal yang sebelumnya hanya 185 jemaah karena ada pemotongan 20 persen dari pemerintah Arab Saudi,” tambahnya.

 H. Syamsul bahri berharap, penambahan kuota haji tersebut benar-benar terealisasi. Sebab, antusiasme masyarakat yang ingin menunaikan rukun islam kelima tersebut selalu meningkat. (AaNd)

Sinjai Fokus Pengembangan Industri Perikanan

MC-SINJAI, Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (PPESDM) Sinjai menggelar Ekspose Rancangan pengembangan Industri  Kabupaten (RPIK) bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Jumat (20/1).

Kegiatan ini dibuka oleh Sekertaris Daerah Sinjai, H. Taiyeb A. Mappasere dan dihadiri oleh Kepala PPESDM Sinjai, Drs. Akbar Mukmin dan beberapa Kepala SKPD dan Camat Lingkup Pemkab Sinjai.

H. Taiyeb A. Mappasere dalam sambutannya mengatakan bahwa ekspose ini merupakan referensi pemerintah daerah dalam menyusun dokumen perencanaan khususnya terkait pegembangan  industri di Kabupaten Sinjai.

Sementara itu, narasumber dari Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Zulkifli Syamsir dalam pemaparannya mengatakan bahwa rencana pembangunan industri kecil di Sinjai pada tahun 2015-2035 ada 4 komoditas yakni  perikanan, rumput laut, kopi dan kakao.

Khusus di sektor perikanan, dimana Sinjai merupakan salah satu penghasil ikan terbesar di Sulsel. Pemilihan sektor ini dinilai sangat tepat sebab sejalan dan terkoneksi dengan rencana pembangunan industri di tingkat nasional dan propinsi yang juga menitikberatkan pada sektor perikanan.

"Jadi pemilihan sektor perikanan sebagai fokus dalam pengembangan industri di Kabupaten Sinjai merupakan langkah yang sangat tepat sebab hal ini sejalan dengan rencana pengembangan industri di tingkat nasional dan Propinsi Sulsel," jelas mantan Birokrat ini.

Seiring dengan hal tersebut, Kementrian Perindustrian RI akan membangun fasilitas pusat pengembangan olahan industri perikanan di Kelurahan Lappa. (AaNd)

Bebaskan Lahan Warga, Pemda Sinjai Siapkan Dana Rp. 4,3 Milyar

MC-SINJAI, Pemerintah Kabupaten Sinjai akan menjadikan  Muara Sungai tangka di Kelurahan Lappa sebagai kawasan wisata kuliner. Dalamnya nanti akan dibangun ruang terbuka hijau (RTH) lengkap dengan fasilitas umum dan sarana bermain anak. 

Wakil Bupati Sinjai H. Andi fajar Yanwar mengatakan untuk tahap awal Pemkab Sinjai mengaloaksikan anggaran sebesar Rp. 4 Milyar lebih untuk pembebasan lahan.

Dana ini berasal dari belanja modal dalam  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2016.

Pembebasan lahan ini katanya dengan mempertimbangkan langkah dan prosedur yang sesuai dengan aturan berlaku, termasuk harga lahan yang harus sesuai dengan harga yang berlaku secara umum di wilayah tersebut.

Pembangunan fisik mega proyek ini akan direncanakan mulai tahun ini dengan sumber anggaran dari APBN, APBD propinsi dan APBD Kabupaten. (AaNd)

Tahun 2016, Angka Perceraian di Sinjai Capai 291


MC-SINJAI, Tahun 2016, angka perceraian di  Kabupaten Sinjai mencapai 291 kasus dari 459 total perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Sinjai selama setahun. Kebanyakan kasus perceraian itu atas gugatan si perempuan.

Humas Pengadilan Agama Sinjai Drs.H. Abdul Jabbar mengungkapkan berdasarkan data yang ada, pada tahun 2016 lalu jumlah perkara perceraian yang diterima sebanyak 291 perkara. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2015 lalu , yaitu 262 perkara.

Dikatakan, dari jumlah tersebut, 220 diajukan pihak istri (cerai gugat) sedangkan 71 perkara diajukan oleh suami (cerai talak). Adapun profesinya didominasi oleh Petani dan pengusaha.

Mengenai faktor tingginya angka perceraian itu, menurut Jabbar yang paling dominan ialah ketidakharmonisan sebanyak 147 kasus, tidak ada tanggung jawab ada 99 kasus, krisis akhlak ada 36 kasus dan beberapa faktor lain seperti adanya pihak ketiga dan poligami yang tidak sehat.

Selain kasus perceraian, beberapa perkara yang diterima Pengadilan Agama Sinjai yakni itsbat nikah 109 perkara, dispensasi kawin 44 perkara, penetapan ahli waris 6 perkara, harta bersama dan wali adal 2 perkara serta warisan dan pengangkatan anak masing-masing 1 perkara. (AaNd)

Perkuat Sinergitas, DPRD Gelar Raker Bersama Mitra Kerja

MC-SINJAI, Setelah terbentuknya Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) yang baru, DPRD Sinjai bersama mitra kerja SKPD melakukan rapat kerja dalam rangka mensinergikan antara eksekutif dan legislatif.

Ketua Komisi I DPRD Sinjai Musawir mengatakan bahwa dengan berlakunya OPD berdasarkan peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2016, beberapa SKPD mengalami perubahan nomenklatur dan struktur organisasi.

Sehingga kata dia, tujuan dari pertemuan ini yakni untuk memperkuat sinergitas dan komunikasi antara kedua lembaga serta untuk mendengarkan tupoksi SKPD sesuai kelembagaan baru.

"Dengan kelembagaan baru, kita di DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan, perlu mengetahui tugas dari masing-masing SKPD karena ada yang mengalami perubahan," katanya.

Bukan hanya Komisi I, akan tetapi Komisi II dan III juga melakukan hal serupa bersama mitra kerja masing-masing. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing kepala SKPD memaparkan tupoksi dari struktur organisasi yang baru serta program utama di tahun 2017. (AaNd)

Tahun ini TPI Lappa Dikelola Dinas Perikanan Sinjai

MC-SINJAI, Puluhan pengusaha dan nelayan ikan menghadiri pertemuan yang digagas oleh Dinas Perikanan Sinjai dalam rangka mensosialisasikan terkait pengalihan pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa yang kini dikelola oleh Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai. 

Kepala Dinas Perikanan Sinjai, Ir. Sultan H. Tare mengatakan bahwa mulai tahun ini TPI Lappa yang sebelumnya dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah  kini ditangani oleh Dinas Perikanan Sinjai. Hal ini untuk memudahkan koordinasi antara para nelayan dengan instansi tersebut.

Sultan mengharapkan kepada seluruh pengusaha maupun nelayan yang beraktivitas dalam kawasan tersebut agar kiranya dapat bersinergi dengan baik khususnya dalam menata kawasan TPI ini menjadi lebih baik.

"Kita harapkan semua pihak dapat bersinergi dalam rangka pengembangan TPI Lappa baik menyangkut masalah keindahan, kenyamanan dan  PAD dapat lebih meningkat," jelasnya.

Pengalihan ini disambut baik oleh para pengusaha ikan dan berharap kepada instansi tersebut dapat menata kawasan ini dengan baik sehingga kedepan kawasan ini menarik minat para pengunjung yang datang ke Sinjai.

Rapat yang berlangsung di Aula Pertemuan Dinas Perikanan Sinjai, Selasa (17/1) ini dihadiri oleh Kepala UPTD TPI Lappa Muh. Yusuf Mappaompo, Babikantibmas dan Babinsa kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara. (AaNd)

Januari Ini, 26 Pasutri di Sinjai Minta Cerai

MC-SINJAI, Angka perceraian di Kabupaten Sinjai hingga pertengahan bulan Januari 2017 terus mengalami tren kenaikan. Data dari Pengadilan Agama (PA) Sinjai, sedikitnya sudah ada 26 perkara cerai yang diterima.

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Sinjai, Drs. Abdul Jabbar saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (17/1)  mengatakan bahwam dibanding awal tahun sebelumnya, memang ada kenaikan perkara yang ditangani Pengadilan Agama Sinjai.

Dari jumlah tersebut terdiri dari 24 pengajuan kasus (Cerai Gugat) cerai yang diajukan oleh pihak istri, 2 pengajuan kasus (Cerai Talak) cerai yang diajukan oleh pihak suami, dan 7 sisanya pengajuan untuk urusan, dispensasi kawin, itsbat nikah dan lain sebagainya.

Jabbar menuturkan faktor umum yang menjadi pemicunya adalah ketidakharmonisan dan permasalahan pemenuhan tanggung jawab dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

"Saya rasa sekarang ini perempuan sudah mempunyai kesadaran hukum, sekarang ini mereka mempunyai akses apapun melalui internet. Dulu mungkin mereka memendamnya tapi sekarang mereka sudah mempunyai wadah untuk menyelesaikan permasalahanya itu," ujarnya.

Pengadilan Agama Sinjai sudah mengusahakan mediasi untuk pencegahan terjadinya perceraian, mediasi ini diadakan kasus yang dianggap ringan.  Namun untuk mendamaikan mereka sangat sulit sebab kedatangannya ke Pengadilan Agama sudah mantap untuk bercerai. (AaNd)

Kemenag Sinjai Kini Miliki Website

MC-SINJAI, Kementerian Agama Kabupaten Sinjai secara resmi memiliki website setelah acara launching yang dilaksanakan pada rangkaian acara ramah tamah dalan rangka HAB Kemenag Ke 71 Kemenag Sinjai, Ahad (15/1) di halaman Kantor Kemenag Sinjai.

Proses peresmian ditandai dengan penekanan tombol oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Abd Wahid didampingi Wakil Bupati Sinjai, Kepala Kantor Kemenag dan Kasubag TU, dimana website tersebut menggunakan situs resmi yang subdomainnya dari Pusat informasi dan humas Sekertariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia melalui tim kerja website dari GURUTAgroup.

Kakanwil mengatakan dengan adanya website ini diharapkan dapat memudahkan mensosialiasikan visi dan misi serta program kerja Kementerian Agama ke masyarakat dan juga kepada Pemerintah Daerah.

Kakanwil juga menghimbau kepada jajarannya untuk tidak tertinggal dalam hal teknologi informasi, karena saat ini sudah sedemikian mudah untuk memiliki dan menggunakannya. "Peluncuran website ini dalam rangka melaksanakan program tentang keterbukaan informasi yang telah tercantum dalam program kerja Kantor Kemenag apalagi Setiap kegiatan yang menyangkut tupoksi kita haruslah publikasikan sehingga dapat diketahui oleh masyarakat," harapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sinjai H. Mudarak Dahlan mengatakan sebagai bagian dari usaha pemenuhan pelayanan prima kepada masyarakat yang berbasis teknologi tentu menuntut kita untuk lebih kreatif dan aktif.

Menurutnya, langkah tersebut diambil merupakan wujud kepedulian Kemenag Sinjai dalam memberikan akses informasi melalui media teknologi internet kepada masyarakat dari berbagai kalangan.

Launching website Kemenag Sinjai merupakan Kabupaten ketiga setelah Kemenag Kabupaten Gowa dan Takalar dengan tim kerja yang sama dibawah koordinator Tim kerja website GURUTAgroup. (AaNd)

Pemkab Gelar Rapat Persiapan Penyusunan LKPJ 2016

MC-SINJAI, Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar rapat koordinasi  persiapan penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD)  tahun anggaran 2016, bertempat di Ruang Pertemuan Gedung B  Kantor Bupati Sinjai, Senin (16/1)

Kepala Bagian Pemerintahan Sekertariat Daerah Sinjai, Drs. Yuhadi Samad yang memimpin rapat ini menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memenuhi kewajiban konstitusional kepala daerah dalam menyampaikan pertanggungjawaban penyelenggaran pemerintah daerah selama satu tahun anggaran sesuai undang-undang nomor 23 tahun 2014.

"Dalam rangka penyusunan laporan tahun anggaran 2016 yang harus selesai Maret 2017 maka perlu dilakukan rapat koordinasi antara tim penyusunan data dari masing-masing SKPD apalagi dengan adanya kelembagaan baru ini sehingga perlu adanya sinergitas dan komunikasi antar SKPD" jelas Yuhadi.

Dia mengatakan, rapat  ini penting dilaksanakan agar tidak terjadi keterlambatan dalam penyampaian data yang terkait dengan penyusunan laporan. Data yang disampaikan juga harus dilengkapi dengan dokumen pendukung yang sah.

"Kita harapkan di awal tahun ini tim data sudah mulai bergerak untuk mengumpulkan data dan dokumen pendukung dalam menysun LKPJ dan diharapkan paling lambat pertengahan maret semua data dan dokumen pendukungnya yang diminta telah terkumpul semua," Harap Mantan Camat Sinjai Utara ini.

Rapat ini dihadiri oleh Kasubag Pemerintahan Umum dan Evaluasi Kinerja Pemerintahan, Andi Veronika Amier dan diikuti oleh tim penyusun LKPJ dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sinjai. (AaNd)

Ratusan Siswa di Sinjai Ikuti Simulasi SBMPTN

MC-SINJAI, Sebagai bekal sebelum menghadapi ujian masuk perguruan tinggi, sebanyak 580 siswa kelas 3 SMA/sederajat di Kabupaten Sinjai mengikuti simulasi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dilaksanakan oleh Khalifa Institute bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin Makassar, bertempat di Gedung Pertemuan Sinjai, Ahad (15/1).

Pantia Pelaksana, Nurul Fatimahtul Izzah saat ditemui mengatakan bahwa, tujuan simulasi ini adalah untuk memberikan gambaran kepada siswa tentang metode soal dan petunjuk dalam proses penerimaan mahasiswa di Perguruan Tinggu Negeri.

"Kita sengaja memberikan simulasi dalam mengerjakan soal ini agar mereka tidak kaku lagi dalam mengerjakan soal pada tes masuk nantinya," jelasnya.

Dalam simulasi ini terdiri dari tiga jenis soal kejuruan yakni IPC, saintek dan sosial humanior (soshum) dengan bentuk soal berupa tes kompetensi dasar serta tes kemampuan dan kompetensi akademik.

Khalifa Institute sebagai lembaga nonformal yang berpusat di Kota Makassar melakukan simulasi ini secara serentak di 21 kabupaten/kota di Sulsel dengan target peserta 16 ribu siswa. (AaNd)

BABINSA KODIM 1424 SINJAI BANTU PETANI PERBAIKI JALAN TANI DI DESA BONTO LEMPANGAN SINJAI BARAT

MC-SINJAI,Akses Jalan merupakan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan oleh warga. Desa yang akses jalan menuju ketempat tersebut terputus atau susah dijangkau, maka secara tidak langsung daerah tersebut bakal terisolir dan dampaknya berpengaruh bagi perekonomian masyarakat yang tinggal di tempat tersebut. Maka dari itu akses jalan bagi masyarakat sangat penting, karena merupakan salah satu faktor pendukung bagi pertumbuhan perekonomian. 

Salah satunya dengan memperlebar akses jalan pertanian, Babinsa desa Boto lempangan Koramil 1424-02/Sinjai Barat, Serda Babut, bersama Kepala desa Boto Lempangan, Mansur dan warga dusun Karampuang melaksanakan karya bakti pelebaran jalan akses pertanian sepanjang 500 meter dan lebar 4 meter yang menghubung area pertanian di Dusun Karampuang Desa Boto Lempangan kecamatan Sinjai Barat kabupaten Sinjai, (Sabtu, 14/01/2017).  

Menurut Mansur, Kades Boto Lempangan, kegiatan seperti ini tentunya sangat membantu warga, apalagi akses jalan merupakan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan para petani, dulunya hanya bisa di lewat motor roda saja dan sekarang dengan adanya pelebaran jalan, kendaran roda empat bisa masuk menuju ke area pertanian tersebut.

Serda Babut menjelaskan kegiatan karya bakti ini disamping untuk memupuk dan mempererat Kemanunggalan TNI-Rakyat juga sebagai wujud nyata dari implementasi “Sumpah Prajurit” dimana anggota TNI dituntut untuk peka dan tanggap terhadap kesulitan yang dihadapi rakyat serta bertindak cepat dan tepat untuk mengatasinya.(Zakaria Ridwan)

KOMUNITAS MOTOR MIO SINJAI TOURING DI MANAADO

MC-SINJAI,Lantas Polres Sinjai yang diwakili Kanit dikyasa AIPTU. Agus Santoso melepas secara resmi rombongan Touring jelajah trans Sulawesi Komunitas sepeda motor extrem mio Sinjai (XMISS)dan Ikatan Yamaha Matic Sinjai (IYAMSI) di Sumber Rezeki Motor Yamaha Jalan Andi Pettarani Sinjai Utara. Sabtu, (14/1/2017).

AIPTU. Agus Santoso dalam hal ini mewakili Kasat lantas Sinjai mengatakan ini sebagai kepedulian Lantas Sinjai terhadap bikers karena komunitas ini peduli keselamatan lalu lintas,dan juga berharap agar komunitas ini kembali dengan selamat.

Sementara itu Ketua xtreme mio Sinjai Ismail berharap agar 6 orang yang ikut dalam rombongan ini didoakan diperjalanan dan nantinya komunitas ini akan kembali pada tanggal 14 februari rencana juga akan mengunjungi tempat wisata di manado.

" Kegiatan ini bertujuan yang paling utama adalah menguatkan semangat brotherhood, dan menjalin tali silaturrahmi sesama bikers, " Ujarnya.(Zakaria Ridwan)

Mapala PTM Sinjai Gelar KBLH

MC-SINJAI, Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Perguruan Tinggi Muhammadiyah  (PTM) Sinjai menggelar Kemah Bakti Lingkungan Hidup (KBLH) bertempat di Kecamatan Sinjai Timur. 

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten 3 Administrasi Keuangan Setdakab Sinjai , Drs.H. Akmal di Aula Kantor Camat Sinjai Timur, jumat (13/1) dan dihadiri oleh Sekertaris Camat Sinjai Timur, Syahrul Paesa, Danramil Sinjai Timur, Kapten Inf Muh Bakri dan Ketua Umum Mapala PTM Sulsel.

Ketua Mapala PTM Sinjai, Marjuli mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini selain untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas pencinta alam, juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal pelestarian lingkungan.

Berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan hingga tanggal 17 januari ini yakni, orienteering kota, seminar lingkungan hidup, dan penghijauan.

Sementara itu Asisten III setdakab Sinjai H. Akmal memberi apresiasi terhdap kegiatan ini sebab merupakan upaya generasi pemuda dalam mendukung pelestarian lingkungan.

"Lingkungan kita saat ini kerusakannya sudah parah dan kalau bukan kesadaran dari kita semua untuk membenahinya, siapa lagi. Jadi kegiatan ini patut kita apresiasi," tuturnya.

Kegiatan yang bertema 'Hutan Sebagai Penyangga Kehidupan' ini tidak hanya diikuti oleh komunitas pencinta alam di Sinjai tetapi juga berbagai elemen komunitas pencinta lingkungan dari kabuapten lain yang ada di Sulsel dan Sulawesi Tenggara. (AaNd)

Menahan Laju Harga Cabai,Babinsa Kassi Buleng Dampingi Petani Panen Cabai

MC-SINJAI,Akhir-akhir ini harga Cabai dipasaran meningkat tajam dikarenakan kurangnya pasokan Cabai dari para Petani dan faktor cuaca. Untuk mengantisipasi kenaikan harga tersebut Pemerintah bersama TNI mencanangkan Gerakan Nasional Penanaman 50 juta Pohon Cabai di Pekarangan untuk menstabilkan harga Cabai tersebut. 

Wujud kegiatan Kodim 1424/Sinjai khususnya Babinsa dalam rangka menahan laju harga komoditi tersebut di wilayah binaannya adalah mendampingi para petani panen Cabai agar hasilnya tidak dijual ketengkulak, salah satunya di Kelompok Tani Batu Memmung dusun Batu desa Kassi Buleng kecamatan Sinjai Borong kabupaten Sinjai, (Kamis, 12/01/2017).  

injai Borong, Sertu Syamsuddin melaksanakan pendampingan Panen Cabai bersama Kepala desa Kassi Buleng, Bahar dan Ketua Kelompok Tani Batu Memmung, Asis beserta anggotanya di lahan seluas 1 Ha dengan hasil panen pertama tersebut kurang lebih 100 Kg.(Zakaria Ridwan)

Waspadai Curnak Warga Diminta Aktifkan Kembali Siskamling

MC-SINJAI,Akhir-akhir ini sering terjadi Pencurian Ternak di Kabupaten Sinjai khususnya di desa Barania kecamatan Sinjai Barat. Salah satunya ternak sapi milik Puang Caco yang ditemukan sudah menjadi bangkai dan terpotong beberapa bagian yang ditemukan tak jauh dari rumahnya di dusun Pusanti desa Barania,mewaspadai agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, pada hari ini, (Rabu, 11/01/2017) dilaksanakan Rapat Koordinasi yang membahas tentang peningkatan Keamanan di desa

Rapat yang dipimpin Langsung  Camat Sinjai Barat, Andi Paris, Aks, turut hadir pada kegiatan tersebut Danramil 1424-02/Sinjai Barat, Kapten Inf Baharuddin. S, Kapolsek Sinjai Barat diwakili Aiptu Amrullah, Kades Barania, Firman, SH, Babinsa Barania Sertu Munawir, para kepala dusun dan Tokoh Masyarakat, yang dipusatkan di Aula pertemuan desa Barania kecamatan Sinjai Barat kabupaten Sinjai.

Dalam arahannya Danramil Sinjai Barat  Kapten Inf Baharuddin. S menyampaikan agar tidak terjadi pencurian ternak, aparat keamanan dalam hal ini TNI-Polri akan melakukan upaya preventif, dimana bentuk tindakan ini adalah melakukan patroli kedaerah-daerah di wilayah Sinjai Barat yang rawan pencurian ternak sapi, selain itu juga melakukan tindakan represif yaitu menindak dengan tegas pelaku kejahatan, serta melakukan tindakan prentif, yaitu melaksanakan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya Sistem Keamanaan Lingkungan.(Zakaria Ridwan)

Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional,Babinsa Biji Nangka Genjot Petani

MC-SINJAI,Program membangun ketahanan pangan Indonesia ditargetkan dapat tercapai selama 3 tahun, dengan demikian diharapkan pada saat itu Indonesia telah mencapai kondisi swasembada pangan. Kodim 1424/Sinjai dalam hal ini Babinsa terus mengawal dan mendampingi para petani untuk mensukseskan program swasembada pangan nasional tersebut Selasa, (10/01/2017). 

Sertu Ramli Babinsa Desa Biji Nangka Koramil 1424-06/Sinjai Borong mengatakan banyak hal yang dilakukan dalam pendampingan Babinsa terhadap petani diantaranya Percetakan sawah baru, pembangunan irigasi, pengawalan bantuan pemerintah berupa benih, Pupuk bahkan alsintan agar benar benar dapat dipastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada petani, pendampingan pengolahan lahan, sistem tanam, penanggulangan hama tanaman hingga panen dan tentunya selalu bersinergi dengan Instansi terkait PPL dilapangan karena mereka yang lebih memahami dalam hal pertanian.

 Salah satunya di Kelompok Tani Bungae II desa Biji Nangka kecamatan Sinjai Borong kabupaten Sinjai. Babinsa Desa Biji Nangka Koramil 1424-06/Sinjai Borong, Sertu Ramli melaksanakan pendampingan penanaman padi seluas 2 Hektar bersama Ketua Kelompok Tani Bungae II, Ibrahim dan anggota Kelompok Tani.(Zakaria Ridwan) 

Pengusaha Rugi Akibat Pemadaman Listrik

MC-SINJAI, Pemadaman listrik yang terjadi akhir-akhir ini, berdampak besar kepada aktivitas masyarakat sehari-hari khususnya kalangan pengusaha yang sebagian besar usahanya membutuhkan beban listrik.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya aduan dan keluhan pelanggan listrik yang disampaikan ke Kantor PLN Sinjai.

Supervisor Teknik PLN Sinjai Rudi saat ditemui mengakui hal tersebut. Menurutnya, sejak adanya pemadaman listrik secara bergiliran ini banyak pelanggan yang menyampaikan aduan.

"Pengaduan dari pelanggan meningkat sejak pemadaman ini dan mereka adalah rata-rata dari kalangan pebisnis," katanya.

Meski banyak aduan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak sebab pemadaman ini bersumber dari pembangkit yang ada di Jeneponto.

Sementara itu, salah seorang pengusaha H. Ilman ketika ditemui di Kantor PLN Sinjai mengaku usahanya sangat terganggu akibat pemadaman ini dan mengakibatkan usahanya merugi.

Ia berharap Pemadaman listrik ini segera bisa diatasi dan berharap kepada PLN Sinjai agar diinformasikan sebelumnya kepada masyarakat terkait jadwal pemadaman listrik. (AaNd)

Harga Cabai Rawit di Sinjai Melonjak

MC-SINJAI, Harga cabai rawit terus mengalami lonjakan harga yang signifikan di sejumlah Pasar Tradisional di Kabupaten Sinjai, Bahkan Di Pasar Sentral Sinjai harga cabai rawit  menembus angka Rp 50.000/Kg.

“Beberapa pekan lalu harga cabai rawitnya masih Rp 30-35 ribu per kilogram.tapi  Sekarang sudah Rp 40-55 ribu per kilogram,” kata Hj. Marwiyah salah seorang pedagang di Pasar Sentral Sinjai, Kamis (12/1).

Ditanya mengenai penyebab kenaikan harga, Marwiyah menyebut pasokan yang terbatas karena hanya dipasok dari Kecamatan Sinjai Barat dan Sinjai Borong. Selain itu, alur distribusi cabai rawit dari petani hingga ke pengecer memerlukan waktu yang lama sehingga pengecer juga menaikkan harga agar tidak merugi.

Sedangkan untuk harga cabai keriting juga mengalami sedikit kenaikan dari harga Rp. 15 ribu/kilogram menjadi Rp. 20 ribu/kilogram. Untuk cabai besar harga tetap berada pada kisaran Rp. 30 ribu/kilogram.

Sementara itu Rasina salah seorang pedagang lainnya mengatakan bahwa kenaikan harga cabai ini dipengaruhi oleh pasokan yang terbatas. Dimana menurut ia, cabai yang diproduksi di Kecamatan Sinjai Barat sebagian didistribusikan ke Kabupaten lain.

Tingginya harga cabai di pasaran, seharusnya ikut menguntungkan para petani. Namun faktanya mereka justru meradang karena adanya permainan di tengkulak.

Untuk harga komoditas lainnya, seperti telur  juga mengalami kenaikan harga yang sebelumnya dijual Rp 35-37 ribu/rak naik menjadi Rp 40 ribu/rak, bawang merah dan bawang putih tetap stabil pada kisaran harga 35-40 ribu/kilogram. (AaNd)

Seringnya Listrik Padam, Ini Penjelasan PLN Sinjai

MC-SINJAI, Sejumlah wilayah di Kabupaten Sinjai  mengalami listrik padam, sejak Sabtu lalu. Bahkan kondisi tersebut terjadi sepanjang hari dan hampir merata di seluruh kecamatan di Sinjai.

Akibatnya, aktivitas warga menjadi lumpuh, utamanya di seluruh Kantor Lingkup Pemkab Sinjai dan di Pasar Sentral Sinjai.

Akibat kondisi tersebut,  PLN Ranting Sinjai melalui Supervisor Teknik, Rudi saat ditemui di kantornya, Rabu (11/1), menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan karena ini diluar dari kehendak kami ,"ungkapnya.

Rudi menjelaskan penyebab terjadinya pemadaman listrik secara bergilir ini disebabkan PLN mengalami defisit daya sebesar 150 MW yang diakibatkan tidak beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bosowa Energy di Kabupaten Jeneponto.

Tidak beroperasinya PLTU tersebut akibat kondisi batu bara yang basah dan lengket saat diproses di mesin penggilingan, sehingga PLTU tak mendapat suplai bahan bakar yang memadai.

"Suplai bahan bakar berupa batu bara dari kalimantan mengalami masalah sebab tidak berkualitas akibat basah sehingga PLTU disana kesulitan bahan bakar," ujarnya.

Terkait kondisi tersebut kata Rudi, upaya penanganan gangguan terus dilakukan dan  sampai saat ini, pihak PLN masih berkoordinasi dengan PT Bosowa Energy (pemilik PLTU Jeneponto). (AaNd)

Mati Lampu, Pedagang Nyalakan Genset

MC-SINJAI, Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Sinjai sejak pukul 9.30 WITA bukan hanya melumpuhkan segala aktivitas para pegawai di Lingkup Pemkab Sinjai, akan tetapi pedagang yang berada di Sentral Sinjai juga merasakan dampak yang sama.

Dari pantauan Media Center di Pasar Sentral Sinjai, Selasa (10/1) pagi, para pedagang mengeluhkan padamnya listrik yang mengakibatkan beberapa lapak kelihatan gelap dan menimbulkan hawa yang panas.

Akibatnya sebagian pedagang khususnya pemilik butik dan toko pakaian terpaksa menyalakan genset untuk memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen.

"Kalau kita tidak pakai genset, maka pakaian yang kami pajang tidak kelihatan dan pembeli hanya lewat saja," keluh salah seorang pedagang butik yang enggan disebut namanya.

Para pedagang berharap kepada pihak PLN agar tidak melakukan pemadaman dalam waktu lama, sebab hal tersebut dapat mempegaruhi penghasilan mereka. (AaNd)

Sosialisasi Dana Desa,Komandan Kodim 1424 Sinjai Ingatkan Anggotanya

MC-SINJAI,Bintara Pembina Desa atau Babinsa dituntut berperan aktif, dalam mengontrol dan memberikan masukan terkait pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD). Hal ini penting karena Babinsa juga adalah mitra kerja pemerintah desa. 

Hal ini ditekankan Dandim 1424 Sinjai, Letkol Czi Gunawan Susianto, saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi dana desa di Aula Makodim Sinjai, Jumat (6/1/2016) pagi. “Babinsa dapat mengingatkan kepala desa agar mengelola dengan baik, transparan dan akuntabel dana desa-nya.” kata Dandim 1424 Sinjai.

Hadir sebagai pemateri pada sosialisasi ini adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, A. Zainal Arifin.(Zakaria Ridwan)

KONI Sulsel Puji Kinerja KONI Sinjai

MC-SINJAI, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Propinsi Sulsel memberikan apresiasi khusus terhadap KONI Kabupaten Sinjai karena berhasil menyelenggarakan berbagai program yang telah dilaksanakan selama tahun 2016 lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum II KONI Propinsi Sulsel, Drs. H. Ambas Syam ketika menghadiri Rapat Anggota KONI Sinjai, beberapa waktu lalu.

Menurut Ambas, KONI Sinjai merupakan salah satu pengurus olahraga di Sulsel yangh memiliki kinerja yang baik dan berprestasi khususnya dalam hal pembinaan atlet. "Saya salut dengan kinerja pengurus KONI Sinjai dan ini harus tetap dipertahankan, sebab adanya kerjasama yang baik dengan Bupati, DRPD dan masyarat pencinta olahraga di Sinjai,"katanya.

Ambas menambahkan, perkembangan olahraga di Sinjai juga kian tahun mengalami peningkatan hal ini dibuktikan dengan pola pembinaan atlet yang baik serta sarana olahraga juga semakin meningkat.

Selain itu Ambas juga memuji prestasi yang dimiliki atlet-atlet Sinjai dalam setiap Pekan Olahraga Daerah (porda) yang dilaksanakan, dimana katanya Sinjai mampu selalu berada di peringkat 10 besar dalam setiap event olahraga empat tahunan tersebut. (AaNd)

Selama 2016, Satreskrim Polres Sinjai Selesaikan 171 Kasus

MC-SINJAI, Polres Sinjai berhasil menyelesaikan 171 kasus dari 254 jumlah kasus  tindak pidana yang terjadi Di kabupaten Sinjai selama tahun 2016. Demikian diungkapkan Kasat Reskrim Sinjai, AKP Sardan saat ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Menurut AKP Sardan dibanding dengan tahun 2015 lalu, jumlah tindak pidana atau kasus yang ada di tahun 2016 mengalami peningkatan.  Kasus penganiayaan biasa kata dia, cukup mendominasi sepanjang tahun 2016.  Meski beberapa kasus masih kerap terjadi seperti pencurian, kekerasan terhadap anak, penipuan dan narkoba.

Kasus lain yang menonjol adalah persetubuhan dibawah umur ada 10 tersangka, kasus perjudian dengan 13 tersangka, pencurian ternak 5 tersangka, perbuatan cabul 4 tersangka dan berbagai kasus lainnya.

Sementara Untuk kasus korupsi yang ditangani oleh Polres Sinjai pada tahun 2016 hanya 1 kasus dan saat ini belum dilakukan pelimpahan kepada Kejaksaan sebab masih menunggu hasil audit. (AaNd)

Jelang Kenaikan Tarif STNK,Warga Antri di Samsat

MC-SINJAI,Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia, yang akan menerapkan tarif baru penerbitan dan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serentak secara nasional mulai 6 Januari 2017.

Antrian warga di Kantor Samsat Sinjai hingga Kamis (5/1/2017) pukul 14.00 wita, masih mengular hingga di halaman kantor yang bersebelahan dengan Bank Sulselbar ini.

“Saya baru sekitar 30 menit antri untuk perpanjangan STNK, tapi sebagian besar sudah ada yang antri berjam-jam di depan loket Samsat,” kata warga Lappa, Jon, saat ditemui di depan pintu masuk kantor Samsat.

Pemerintah yang menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tertanggal terbit 6 Desember 2016 dan berlaku 30 hari setelah diterbitkan, akan menggantikan peraturan lama yakni PP Nomor 50 Tahun 2010.

Dengan berlakunya PP 60/2016 ini, terdapat penambahan jenis PNBP yang mulai berlaku seperti tarif Pengesahan STNK, Penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor Pilihan, STRP & TNRP (lintas batas) dan Penerbitan SIM golongan C1 dan C2.

Untuk biaya penerbitan STNK roda dua dan roda tiga naik menjadi Rp100 ribu yang sebelumnya Rp50 ribu. Roda empat atau lebih dari sebelumnya Rp75 ribu menjadi Rp200 ribu. Sementara untuk pengesahan STNK, yang sebelumnya gratis, dengan disahkannya PP ini maka akan berbayar Rp25 ribu untuk roda dua dan empat, dan Rp50 ribu bagi roda empat atau lebih.(Zakaria Ridwan)

About

Distributed By My Blogger Themes | Designed By Seo Blogger Templates