Trending

Budidaya Kelinci, Berawal Dari Hobi Yang Menjadi Ladang Bisnis

MC-SINJAI, Berternak bagi sebagian orang mungkin suatu hal yang merepotkan dan sering dipandang tidak menjanjikan sebagai peluang bisnis yang menguntungkan.

Padahal apabila jeli, lewat berternak banyak orang yang sukses dibisnis ini. Yang menjadi masalahnya adalah sejauh mana kita memanfaatkan peluang atau bidang hewan apa yang kita akan geluti untuk dikembangbiakan.

Muh Aris pemilik ternak kelinci yang berlokasi di Kelurahan Sangiaseri Kecamatan Sinjai Selatan telah menggeluti bisnis ternak kelinci selama 10 tahun.

Saat ditemui, Ahad (10/9) Muh. Aris mengatakan bahwa mulanya ia hanya gemar memelihara kelinci dan seiring waktu ia memberanikan diri untuk menjadikan hobby tersebut menjadi lahan bisnis.

Aris mengatakan sekarang ini setidaknya setiap bulan ia mampu meraih keuntungan jutaan rupiah dari bisnis kelinci tersebut.

"Sekarang ini jumlah keselurahan ada sekitar 150 ekor baik itu kelinci lokal maupun kelinci hias," jelasnya.

Berbagai jenisnya antara lain Holland lop, fuzy lop, Netherland dwarf, new Zealand, Himalaya, Himalaya mini, lion head,  Rex, mini Rex Himalaya dan lokal.

Kelinci tersebut dijual mulai dari harga Rp. 50 ribu per ekor hingga jutaan rupiah/ekor. Sedangkan pembeli bukan hanya berasal dari Sinjai melainkan dipasarkan hingga di Propinsi Sulawesi Tenggara.

Selain para pembeli yang datang langsung untuk membeli, Aris yang juga berprofesi sebagai PNS ini memasarkan kelinci drngan memanfaatkan media online.

Dikatakan Aris, untuk merawat kelinci tidak rumit, yang penting kebersihan kandang menjadi nomor satu. 

Mengingat kelinci sangat rentan dengan penyakit yang disebabkan lingkungan yang kotor.


“Kebersihan kandang utama, sehari sekali harus dibersihkan, penyakit yang paling sering menyerang hanya korengan, itu kalau kandangnya tidak bersih," jelasnya. (AaNd/AK)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

About

Distributed By My Blogger Themes | Designed By Seo Blogger Templates