Trending

Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Penyakit DBD

MC-SINJAI, Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan menjalankan program 3 M plus, yaitu menguras, menimbun dan menutup wadah penampungan air serta memodifikasi bahan bekas menjadi barang yang bermanfaat.

Kepala  Dinas Kesehatan Sinjai, dr.A. Suryanto Asapa saat ditemui, Jumat (2/2/18) mengatakan bahwa cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit DBD adalah dengan mencegah nyamuk aedes aegypti berkembang biak.

Untuk itu, warga diminta untuk menutup rapat-rapat penampungan air bersih/air hujan, agar nyamuk aedes aegypti tidak dapat meletakkan telurnya sehingga tidak menjadi jentik dan berkembang menjadi nyamuk dewasa.

Selain itu, Dinas Kesehatan saat ini tengah membagikan abate ke masyarakat dan gencar mensosialisasikan kepada masyarakat luas agar waspada terhadap DBD.
  
“Tak kalah penting, masyarakat dihimbau untuk lebih aktif melakukan gotong royong, membersihkan lingkungan tempat tinggal secara teratur,” ungkapnya.

Sejauh ini, masih ada anggapan dari sebagian masyarakat, pencegahan DBD melalui upaya pengasapan (fogging).

Menurut dr. Dedeth sapaan Akrab Kadis Kesehatan Sinjai, anggapan itu kurang tepat, karena penggunaan fogging yang salah akan menjadi racun dan hanya membunuh nyamuk dewasa saja dan merupakan upaya pengendalian jika ada kasus penderita penyakit slagar tidak meluas.

“Meski ada tindakan pengasapan atau juga bubuk abate, namun program 3 M jauh lebih efektif untuk mencegah timbulnya penyakit DBD,” ungkapnya. (AaNd)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

About

Distributed By My Blogger Themes | Designed By Seo Blogger Templates